alexametrics
21.5 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Pemkab Pamekasan Belum Terima Laporan Usaha Karaoke

PAMEKASAN – Pemkab Pamekasan telah mengeluarkan kebijakan agar tempat karaoke di Kota Gerbang Salam ditutup sementara. Pengusaha bisa kembali mengoperasikan jika memenuhi ketentuan sesuai dengan peraturan bupati (perbup) baru.

Ada beberapa ketentuan dalam perbup tersebut. Di antaranya, ruang karaoke harus transparan dan saklar lampu harus berada di luar ruangan. Para pemandu lagu diwajibkan berpakaian sopan.

Para pengusaha siap memenuhi ketentuan tersebut agar masyarakat tidak bisa berbuat mesum atau tidak sopan. Dengan demikian, tidak ada lagi protes dari masyarakat. Sampai saat ini pemkab belum mengetahui tempat karaoke yang kembali beroperasi atau tidak.

Pemkab belum menerima laporan sejak ditutup beberapa bulan lalu. ”Tapi yang jelas hal itu sudah ada perbupnya,” terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pamekasan Achmad Sjaifuddin.

Baca Juga :  Iklim Investasi Tak Terpengaruh

Anggota DPRD Pamekasan Iskandar mengingatkan pengusaha karaoke mematuhi ketentuan perbup. Jika tidak, dikahwatirkan kembali mendapatkan protes dari masyarakat. ”Perbup yang baru harus dipatuhi biar tidak terjadi polemik. Beberapa ketentuan di dalamnya harus dipenuhi,” katanya. 

 

PAMEKASAN – Pemkab Pamekasan telah mengeluarkan kebijakan agar tempat karaoke di Kota Gerbang Salam ditutup sementara. Pengusaha bisa kembali mengoperasikan jika memenuhi ketentuan sesuai dengan peraturan bupati (perbup) baru.

Ada beberapa ketentuan dalam perbup tersebut. Di antaranya, ruang karaoke harus transparan dan saklar lampu harus berada di luar ruangan. Para pemandu lagu diwajibkan berpakaian sopan.

Para pengusaha siap memenuhi ketentuan tersebut agar masyarakat tidak bisa berbuat mesum atau tidak sopan. Dengan demikian, tidak ada lagi protes dari masyarakat. Sampai saat ini pemkab belum mengetahui tempat karaoke yang kembali beroperasi atau tidak.


Pemkab belum menerima laporan sejak ditutup beberapa bulan lalu. ”Tapi yang jelas hal itu sudah ada perbupnya,” terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pamekasan Achmad Sjaifuddin.

Baca Juga :  Petronas Kunjungi Kantor Radar Madura

Anggota DPRD Pamekasan Iskandar mengingatkan pengusaha karaoke mematuhi ketentuan perbup. Jika tidak, dikahwatirkan kembali mendapatkan protes dari masyarakat. ”Perbup yang baru harus dipatuhi biar tidak terjadi polemik. Beberapa ketentuan di dalamnya harus dipenuhi,” katanya. 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Ribuan Honorer K-2 Tak Tertampung CPNS

Pemilih Berdaulat, Negara Kuat

Artikel Terbaru

/