Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kepeng Sultan, Camilan Desa Berkelas Sultan

A
Penulis: Amin Bashiri❯
TELATEN: Evi Suciyanti memegang camilan Kepeng Sultan yang diproduksi di rumahnya, Senin (2/11).
TELATEN: Evi Suciyanti memegang camilan Kepeng Sultan yang diproduksi di rumahnya, Senin (2/11).

Advertisement


MOH. IQBAL, Sumenep, Jawa Pos Radar Madura


Advertisement

Dapur sederhana tak membatasi mimpi besar. Berbekal ketekunan menjaga kualitas dan cita rasa, Evi Suciyanti berhasil membawa Kepeng Sultan keluar dari lingkup pasar lokal.

Berawal dari camilan favorit masyarakat di lingkungan tempat tinggal, Kepeng Sultan produksi Dapur Mama Suci (DMS) kini berhasil menembus pasar luar daerah, seperti Jogjakarta dan Surabaya. 

Usaha rumahan milik Evi Suciyanti yang berlokasi di Desa Parsanga, Sumenep, itu terus berkembang dengan mengandalkan kualitas bahan baku dan cita rasa untuk menjaga kepercayaan pelanggan.

Advertisement

Usaha tersebut dirintis sejak 28 Maret 2010. Hingga kini, Kepeng Sultan terus melayani permintaan konsumen dari berbagai daerah, baik di dalam maupun luar Kabupaten Sumenep.

Pemilik Kepeng Sultan, Evi Suciyanti, mengungkapkan bahwa ide memulai usaha muncul karena kepeng saat itu menjadi salah satu camilan favorit masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. Melihat peluang tersebut, dia mencoba memproduksi kepeng untuk dipasarkan kepada masyarakat.

”Usaha ini awalnya lahir dari ide sederhana, yang melihat kepeng jadi camilan yang cukup disukai oleh masyarakat,” katanya.

Berbekal ketekunan, usaha yang awalnya dirintis dari dapur rumah itu perlahan berkembang. Kepeng Sultan kini tidak hanya dikenal konsumen sekitar, tetapi juga diminati pembeli dari sejumlah daerah di Jawa Timur hingga Jogjakarta.

”Yang pesan itu bukan hanya dari Sumenep, tapi banyak juga yang dari luar kabupaten,” ucap Suci.

Nama Dapur Mama Suci atau DMS diambil dari nama dirinya sendiri. Sementara itu, Kepeng Sultan menjadi identitas produk yang dipasarkan kepada konsumen. Nama Sultan sengaja disematkan agar produknya memiliki kesan lebih berkelas.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Herizal Edy Kusmanto, Perawat Asal Laden Mantap Jualan Kopi setelah 3 Bulan Belajar Meracik

Herizal Edy Kusmanto, Perawat Asal Laden Mantap Jualan Kopi setelah 3 Bulan Belajar Meracik

Ketertarikan Herizal terhadap kopi bermula saat diajak teman ngopi di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.

Dari Hobi Jadi Bisnis Kreatif: Raden Production Raup Keuntungan Jutaan Rupiah Tiap Bulan

Dari Hobi Jadi Bisnis Kreatif: Raden Production Raup Keuntungan Jutaan Rupiah Tiap Bulan

Seiring perkembangan usaha, permintaan terhadap jasa EO dinilai mengalami peningkatan signifikan.

Tiga Kunci UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global Menurut BRI

Tiga Kunci UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global Menurut BRI

BRI mendorong UMKM Indonesia menembus pasar global melalui penguatan pembiayaan, literasi keuangan, kapasitas usaha, dan akses bisnis.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer