alexametrics
21 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Inilah Jenis Kemasan Makanan Yang Harus Diketahui Sebelum Berbisnis Makanan

BANYAK hal yang harus dilakukan saat pertama kali memulai bisnis makanan, mulai dari pemilihan bahan makanan, bumbu makanan hingga kemasannya. Pemilihan jenis kemasan makanan ternyata tidak kalah penting untuk dilakukan saat merintis bisnis makanan lho! Memiliki kegunaan yang berbeda di setiap jenisnya, membuat kita sebagai pebisnis harus lebih berhati-hati lagi dalam pemilihan jenis kemasan atau packaging makanan. Apalagi banyak distributor yang sangat ketat dalam pemilihan produk makanan yang akan dijualkan, terlebih lagi soal kemasannya. Bahkan, jika Anda ingin membuat stiker label makanan pun, Anda harus mengetahui jenis kemasan apa yang dipakai.

 

Kesalahan dalam memilih kemasan dapat berdampak serius bagi bisnis Anda. Contohnya, bila makanan yang seharusnya dibungkus dalam kaleng namun dibungkus didalam plastik, maka bisa saja dapat menyebabkan makanan itu hilang cita rasanya atau bahkan lebih mudah kadaluarsa. Jangan sampai tiba-tiba Anda dituntut atau menderita kerugian besar karena ada seekor belatung yang berhasil masuk kedalam kemasan makanan Anda. Tidak mau sampai terjadi hal seperti itu kan? Oleh karena itu wajib untuk Anda pebisnis pemula yang ingin bergerak dibidang makanan untuk mengetahui jenis-jenis kemasan yang bisa dipakai untuk membungkus makanan.

 

Berikut Jenis Kemasan Untuk Bisnis Makanan

Dilansir dari situs Assembly.com, ada sekitar sembilan pilihan tipe packaging makanan yang harus Anda ketahui sebelum memulai bisnis.

 

Aseptic Processing

(Eagleflexible)

 

Kemasan ini cocok untuk jenis makanan yang steril dan harus tetap dalam keadaan steril. Contoh dari jenis makanan yang menggunakan kemasan ini yaitu cairan telur, susu, minuman dengan campuran susu, begitu juga makanan olahan lainnya dan perlu diawetkan dalam jangka waktu yang lama. Packaging Aseptic ini terbuat dari campuran kertas, polyethylene dan aluminum yang disertai sebuah lapisan polyethylene yang ketat didalamnya. Obat-obatan yang steril pun ada banyak yang dikemas dalam plastik atau kaca seperti jarum suntik dan vial.

Baca Juga :  Lahan Tiga Pasar Tradisional Tidak Bersertifikat

 

Nampan

(Gettyimages)

 

Untuk kemasan yang satu ini pastinya sudah sangat umum ditemukan untuk kemasan produk daging sapi, daging ikan, dan makanan laut. Bahkan benih tanaman serta produk minuman pun juga ada yang memakai kemasan ini. Bentuk dari nampan ini yaitu memiliki permukaan yang rata dengan pinggiran yang menjulang untuk menjaga agar makanan tidak tumpah, dan terbuat dari berbagai macam bahan seperti salah satunya adalah kertas karton.

 

Paper Bags

(Gettyimages)

 

Sama halnya dengan nampan, paper bag pun juga sangat umum kita temukan terutama di toko roti maupun kue kering. Paper bag ini fungsinya hanya untuk melindungi makanan dari udara luar yah! Jadi jangan berharap makanan tidak akan melempem bila ditaruh dalam kemasan ini.

 

Kotak

(Gettyimages)

 

Mengemas makanan dengan kotak ini akan memudahkan produsen untuk mengirim makanannya ke berbagai kota dengan keamanan yang terjaga. Umumnya, kotak ini berbahan logam, corrugated fiberboard atau kardus, dan juga kayu. Contoh makanan yang dikemas dengan kemasan kotak yaitu frozen pizza, sereal, dan oat.

 

Kaleng

(Gettyimages)

 

Ini merupakan kemasan yang paling bagus untuk mempertahankan keawetan makanan dan memberikan keamanan saat transportasi. Kaleng ini biasanya terbuat dari besi atau logam tipis lainnya seperti yang biasa kita lihat di supermarket bagian makanan kaleng.

 

Karton

(Gettyimages)

 

Sering kali orang salah mengira bahwa karton adalah kotak, karena karton juga terbuat dari kardus dan juga digunakan untuk kemudahan memindahkan makanan. Tipe karton untuk kemasan makanan ini dibagi menjadi empat yaitu karton untuk menaruh telur yang bentuknya menyerupai bentuk telur untuk menjaga agar telur tidak mudah bergeser ketika diangkat. Ada pula jenis karton aseptic yang biasanya digunakan untuk produk susu, jus buah, dan sup. Lalu, ada juga jenis karton yang berbentuk datar namun memiliki potongan dengan pola tertentu yang nantinya bisa dibentuk atau dilipat sendiri menjadi kemasan utuh oleh pemasok makanan. Dan yang terakhir, ada juga karton yang berbentuk kotak namun memiliki bagian atas yang bentuknya menyerupai atap pelana, dan biasanya ada tutup seperti tutup botol di sisi miring atasnya, biasanya kemasan jenis ini dapat kalian temukan pada produk susu dan minuman sari buah.

Baca Juga :  Penggunaan Geomembran Tak Merata

 

Kemasan Yang Fleksibel

(Gettyimages)

 

Seperti namanya kemasan ini bentuknya fleksibel, bentuknya seperti paper bag namun memiliki zipper di bagian sisi atas agar lebih mudah untuk dibuka dan ditutup kembali. Biasanya kemasan ini terbuat dari kertas dengan lapisan plastik maupun plastik.

 

Palet

(Gettyimages)

 

Biasanya palet ini digunakan untuk memindahkan makanan dengan jumlah yang besar dengan forklift. Kumpulan produk biasanya disusun ke atas agar dapat menempati seluruh permukaan palet lalu kemudian dilapisi lagi dengan pelindung supaya aman untuk dipindahkan.

 

Wrappers

(Gettyimages)

 

Bungkusan ini biasanya terbuat dari plastik dan digunakan untuk membungkus makanan satu per satu seperti yang biasa kalian temukan pada bungkus permen, coklat dan lain-lain.

 

Itulah sembilan jenis kemasan yang sering ditemukan pada produk makanan di supermarket. Bagi Anda yang ingin berbisnis makanan jangan lupa untuk membuat desain stiker makanan Anda semenarik mungkin yah! Agar banyak pembeli yang tertarik untuk memakan makanan yang Anda jual.

 

 

 

 

BANYAK hal yang harus dilakukan saat pertama kali memulai bisnis makanan, mulai dari pemilihan bahan makanan, bumbu makanan hingga kemasannya. Pemilihan jenis kemasan makanan ternyata tidak kalah penting untuk dilakukan saat merintis bisnis makanan lho! Memiliki kegunaan yang berbeda di setiap jenisnya, membuat kita sebagai pebisnis harus lebih berhati-hati lagi dalam pemilihan jenis kemasan atau packaging makanan. Apalagi banyak distributor yang sangat ketat dalam pemilihan produk makanan yang akan dijualkan, terlebih lagi soal kemasannya. Bahkan, jika Anda ingin membuat stiker label makanan pun, Anda harus mengetahui jenis kemasan apa yang dipakai.

 

Kesalahan dalam memilih kemasan dapat berdampak serius bagi bisnis Anda. Contohnya, bila makanan yang seharusnya dibungkus dalam kaleng namun dibungkus didalam plastik, maka bisa saja dapat menyebabkan makanan itu hilang cita rasanya atau bahkan lebih mudah kadaluarsa. Jangan sampai tiba-tiba Anda dituntut atau menderita kerugian besar karena ada seekor belatung yang berhasil masuk kedalam kemasan makanan Anda. Tidak mau sampai terjadi hal seperti itu kan? Oleh karena itu wajib untuk Anda pebisnis pemula yang ingin bergerak dibidang makanan untuk mengetahui jenis-jenis kemasan yang bisa dipakai untuk membungkus makanan.


 

Berikut Jenis Kemasan Untuk Bisnis Makanan

Dilansir dari situs Assembly.com, ada sekitar sembilan pilihan tipe packaging makanan yang harus Anda ketahui sebelum memulai bisnis.

 

Aseptic Processing

(Eagleflexible)

 

Kemasan ini cocok untuk jenis makanan yang steril dan harus tetap dalam keadaan steril. Contoh dari jenis makanan yang menggunakan kemasan ini yaitu cairan telur, susu, minuman dengan campuran susu, begitu juga makanan olahan lainnya dan perlu diawetkan dalam jangka waktu yang lama. Packaging Aseptic ini terbuat dari campuran kertas, polyethylene dan aluminum yang disertai sebuah lapisan polyethylene yang ketat didalamnya. Obat-obatan yang steril pun ada banyak yang dikemas dalam plastik atau kaca seperti jarum suntik dan vial.

Baca Juga :  Galeri UKM Belum┬áBisa Sumbang PAD

 

Nampan

(Gettyimages)

 

Untuk kemasan yang satu ini pastinya sudah sangat umum ditemukan untuk kemasan produk daging sapi, daging ikan, dan makanan laut. Bahkan benih tanaman serta produk minuman pun juga ada yang memakai kemasan ini. Bentuk dari nampan ini yaitu memiliki permukaan yang rata dengan pinggiran yang menjulang untuk menjaga agar makanan tidak tumpah, dan terbuat dari berbagai macam bahan seperti salah satunya adalah kertas karton.

 

Paper Bags

(Gettyimages)

 

Sama halnya dengan nampan, paper bag pun juga sangat umum kita temukan terutama di toko roti maupun kue kering. Paper bag ini fungsinya hanya untuk melindungi makanan dari udara luar yah! Jadi jangan berharap makanan tidak akan melempem bila ditaruh dalam kemasan ini.

 

Kotak

(Gettyimages)

 

Mengemas makanan dengan kotak ini akan memudahkan produsen untuk mengirim makanannya ke berbagai kota dengan keamanan yang terjaga. Umumnya, kotak ini berbahan logam, corrugated fiberboard atau kardus, dan juga kayu. Contoh makanan yang dikemas dengan kemasan kotak yaitu frozen pizza, sereal, dan oat.

 

Kaleng

(Gettyimages)

 

Ini merupakan kemasan yang paling bagus untuk mempertahankan keawetan makanan dan memberikan keamanan saat transportasi. Kaleng ini biasanya terbuat dari besi atau logam tipis lainnya seperti yang biasa kita lihat di supermarket bagian makanan kaleng.

 

Karton

(Gettyimages)

 

Sering kali orang salah mengira bahwa karton adalah kotak, karena karton juga terbuat dari kardus dan juga digunakan untuk kemudahan memindahkan makanan. Tipe karton untuk kemasan makanan ini dibagi menjadi empat yaitu karton untuk menaruh telur yang bentuknya menyerupai bentuk telur untuk menjaga agar telur tidak mudah bergeser ketika diangkat. Ada pula jenis karton aseptic yang biasanya digunakan untuk produk susu, jus buah, dan sup. Lalu, ada juga jenis karton yang berbentuk datar namun memiliki potongan dengan pola tertentu yang nantinya bisa dibentuk atau dilipat sendiri menjadi kemasan utuh oleh pemasok makanan. Dan yang terakhir, ada juga karton yang berbentuk kotak namun memiliki bagian atas yang bentuknya menyerupai atap pelana, dan biasanya ada tutup seperti tutup botol di sisi miring atasnya, biasanya kemasan jenis ini dapat kalian temukan pada produk susu dan minuman sari buah.

Baca Juga :  Ibadah Jamaah Umrah Mideast Tour Lancar

 

Kemasan Yang Fleksibel

(Gettyimages)

 

Seperti namanya kemasan ini bentuknya fleksibel, bentuknya seperti paper bag namun memiliki zipper di bagian sisi atas agar lebih mudah untuk dibuka dan ditutup kembali. Biasanya kemasan ini terbuat dari kertas dengan lapisan plastik maupun plastik.

 

Palet

(Gettyimages)

 

Biasanya palet ini digunakan untuk memindahkan makanan dengan jumlah yang besar dengan forklift. Kumpulan produk biasanya disusun ke atas agar dapat menempati seluruh permukaan palet lalu kemudian dilapisi lagi dengan pelindung supaya aman untuk dipindahkan.

 

Wrappers

(Gettyimages)

 

Bungkusan ini biasanya terbuat dari plastik dan digunakan untuk membungkus makanan satu per satu seperti yang biasa kalian temukan pada bungkus permen, coklat dan lain-lain.

 

Itulah sembilan jenis kemasan yang sering ditemukan pada produk makanan di supermarket. Bagi Anda yang ingin berbisnis makanan jangan lupa untuk membuat desain stiker makanan Anda semenarik mungkin yah! Agar banyak pembeli yang tertarik untuk memakan makanan yang Anda jual.

 

 

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/