alexametrics
20.1 C
Madura
Thursday, July 7, 2022

Nasi Jagung Sayur Maronggi, Menu Sederhana yang Merakyat

PAMEKASAN – Ada menu yang cukup familier di lidah orang Madura. Yakni, nasi jagung sayur maronggi. Meski sederhana, makanan ini sangat digemari di semua kalangan. Mulai orang tua hingga anak muda.

Meski identik dengan makanan rakyat, nasi jagung sayur maronggi atau daun kelor sering ditemukan di perkotaan. Biasanya, yang menyediakan makanan rakyat tersebut adalah warung atau rumah makan sederhana.

Salah satu yang menjual sajian makanan turun-temurun itu adalah warung milik Ari Mustriyanti di Jalan Kabupaten, Kota Pamekasan. Walaupun menunya sederhana, banyak yang mencari.

Selama Ramadan, warung tersebut menyediakan nasi jagung sayur maronggi untuk buka puasa dan sahur. ”Nasi jagung sering dicari masyarakat. Mereka merasa lebih nikmat dengan nasi jagung plus kuah daun kelor atau maronggi,” kata Mustriyanti kemarin (20/5).

Baca Juga :  Kuah Kaldu Kokot Lebih Kental, Rasa┬áSuper Mantap

Sejak dulu, nasi jagung menjadi salah satu makanan pokok di Pulau Garam. Menu tersebut juga biasa dibuat ibu rumah tangga di rumah-rumah. Selain jagung, ada campuran beras putih.

Nasi jagung sayur maronggi biasanya disajikan dengan bumbu atau sambal yang dicampur dengan irisan mangga. Bumbu tersebut membuat rasa makanan tradisional itu semakin nikmat.

Nasi jagung sayur maronggi biasanya disajikan dengan ikan laut. Ada ikan tongkol, pare dan ikan laut lainnya di toko tersebut. Pembeli tinngal memilih makan sendiri sesuai dengan selerasnya masing-masing.

PAMEKASAN – Ada menu yang cukup familier di lidah orang Madura. Yakni, nasi jagung sayur maronggi. Meski sederhana, makanan ini sangat digemari di semua kalangan. Mulai orang tua hingga anak muda.

Meski identik dengan makanan rakyat, nasi jagung sayur maronggi atau daun kelor sering ditemukan di perkotaan. Biasanya, yang menyediakan makanan rakyat tersebut adalah warung atau rumah makan sederhana.

Salah satu yang menjual sajian makanan turun-temurun itu adalah warung milik Ari Mustriyanti di Jalan Kabupaten, Kota Pamekasan. Walaupun menunya sederhana, banyak yang mencari.


Selama Ramadan, warung tersebut menyediakan nasi jagung sayur maronggi untuk buka puasa dan sahur. ”Nasi jagung sering dicari masyarakat. Mereka merasa lebih nikmat dengan nasi jagung plus kuah daun kelor atau maronggi,” kata Mustriyanti kemarin (20/5).

Baca Juga :  Pekerja IKM Tak Terjamin Asuransi

Sejak dulu, nasi jagung menjadi salah satu makanan pokok di Pulau Garam. Menu tersebut juga biasa dibuat ibu rumah tangga di rumah-rumah. Selain jagung, ada campuran beras putih.

Nasi jagung sayur maronggi biasanya disajikan dengan bumbu atau sambal yang dicampur dengan irisan mangga. Bumbu tersebut membuat rasa makanan tradisional itu semakin nikmat.

Nasi jagung sayur maronggi biasanya disajikan dengan ikan laut. Ada ikan tongkol, pare dan ikan laut lainnya di toko tersebut. Pembeli tinngal memilih makan sendiri sesuai dengan selerasnya masing-masing.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/