28 C
Madura
Monday, May 29, 2023

Transaksi AgenBRILink Capai Rp 855 Triliun dalam 8 Bulan

BALI – Akses layanan keuangan yang mudah menjadi salah satu isu prioritas dalam Trade Investment & Industry Working Group (TIIWG) Road to G20: SOE International Conference di Bali pada 17–18 Oktober 2022. Acara tersebut bertujuan membangun pemahaman, kepercayaan, dan dukungan pada transformasi BUMN. Juga mendorong peranan BUMN dalam pemulihan dan pertumbuhan ekonomi global.

Khususnya di Indonesia, akses layanan keuangan kerap terganjal  kondisi geografis yang menantang sehingga masyarakat tidak dapat menikmati layanan bank dengan mudah. Melihat kondisi ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk konsisten mengikis keterbatasan akses layanan keuangan. Salah satunya melalui AgenBRILink.

Layanan branchless banking ini menjadi andalan masyarakat untuk bertransaksi. Dapat dilihat dari volume transaksi AgenBRILink pada periode Januari–Agustus 2022 yang telah mencapai Rp 855 triliun.

Baca Juga :  Terus Berinovasi Digital, Qlola by BRI Tambah Sejumlah Fitur Baru

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, AgenBRILink menjadi wujud nyata inisiatif BRI dalam menghadirkan layanan yang dekat dengan masyarakat. Menurut dia, kehadiran AgenBRILink selaras dengan isu prioritas Presidensi G20 untuk mempercepat peningkatan inklusi keuangan. ”Upaya BRI ditunjukkan salah satunya melalui layanan keuangan di daerah-daerah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal),” jelas Sunarso.

AgenBRILink telah membantu masyarakat untuk memproses 709 juta transaksi atau meningkat 106 persen year on year (YoY) pada periode Januari–Agustus 2022. Agen BRILink juga memberikan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Sharing economy atau fee yang diterima Agen BRILink di seluruh Indonesia pada periode Januari–Agustus 2022 diestimasikan mencapai Rp 1,8 triliun hingga Rp 2,7 triliun.

Baca Juga :  Ekspansi Bisnis UMKM Berlanjut Dengan Optimisme Yang Meningkat

 

Strategi ke Depan

Agen Laku Pandai milik BRI ini juga menjadi salah satu sumber pertumbuhan bisnis BRI yang menunjukkan kinerja impresif. BRI berhasil mengumpulkan dana murah (CASA) lewat AgenBRILink sebesar Rp 18,95 triliun hingga Agustus 2022 atau tumbuh 112 persen YoY.

Sunarso menyebut bahwa perseroan telah menyiapkan strategi dalam menumbuhkembangkan kinerja AgenBRILink. Hal tersebut tertuang dalam strategi BRILink 2.0 dengan peningkatan fokus pada aspek produktivitas melalui pemberdayaan komunitas agen. Mendorong agen tidak hanya sebagai toko semata, tetapi juga logistik dan remitansi, serta menjadikan AgenBRILink sebagai pendukung integrasi ultra mikro serta mendorong cross selling produk. (*/luq/par)

BALI – Akses layanan keuangan yang mudah menjadi salah satu isu prioritas dalam Trade Investment & Industry Working Group (TIIWG) Road to G20: SOE International Conference di Bali pada 17–18 Oktober 2022. Acara tersebut bertujuan membangun pemahaman, kepercayaan, dan dukungan pada transformasi BUMN. Juga mendorong peranan BUMN dalam pemulihan dan pertumbuhan ekonomi global.

Khususnya di Indonesia, akses layanan keuangan kerap terganjal  kondisi geografis yang menantang sehingga masyarakat tidak dapat menikmati layanan bank dengan mudah. Melihat kondisi ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk konsisten mengikis keterbatasan akses layanan keuangan. Salah satunya melalui AgenBRILink.

Layanan branchless banking ini menjadi andalan masyarakat untuk bertransaksi. Dapat dilihat dari volume transaksi AgenBRILink pada periode Januari–Agustus 2022 yang telah mencapai Rp 855 triliun.


Baca Juga :  BRI Proaktif Ungkap Pelaku Pembuat dan Penyebar APK Palsu

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, AgenBRILink menjadi wujud nyata inisiatif BRI dalam menghadirkan layanan yang dekat dengan masyarakat. Menurut dia, kehadiran AgenBRILink selaras dengan isu prioritas Presidensi G20 untuk mempercepat peningkatan inklusi keuangan. ”Upaya BRI ditunjukkan salah satunya melalui layanan keuangan di daerah-daerah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal),” jelas Sunarso.

AgenBRILink telah membantu masyarakat untuk memproses 709 juta transaksi atau meningkat 106 persen year on year (YoY) pada periode Januari–Agustus 2022. Agen BRILink juga memberikan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Sharing economy atau fee yang diterima Agen BRILink di seluruh Indonesia pada periode Januari–Agustus 2022 diestimasikan mencapai Rp 1,8 triliun hingga Rp 2,7 triliun.

Baca Juga :  BPJamsostek Madura Cairkan Klaim Rp 88,2 Miliar

 

Strategi ke Depan

- Advertisement -

Agen Laku Pandai milik BRI ini juga menjadi salah satu sumber pertumbuhan bisnis BRI yang menunjukkan kinerja impresif. BRI berhasil mengumpulkan dana murah (CASA) lewat AgenBRILink sebesar Rp 18,95 triliun hingga Agustus 2022 atau tumbuh 112 persen YoY.

Sunarso menyebut bahwa perseroan telah menyiapkan strategi dalam menumbuhkembangkan kinerja AgenBRILink. Hal tersebut tertuang dalam strategi BRILink 2.0 dengan peningkatan fokus pada aspek produktivitas melalui pemberdayaan komunitas agen. Mendorong agen tidak hanya sebagai toko semata, tetapi juga logistik dan remitansi, serta menjadikan AgenBRILink sebagai pendukung integrasi ultra mikro serta mendorong cross selling produk. (*/luq/par)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/