alexametrics
22.8 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Galeri UKM Belum Bisa Sumbang PAD

PAMEKASAN – Pengelolaan galeri yang menjual hasil usaha kecil menengah (UKM) perlu dimaksimalkan. Selain bisa membantu masyarakat, keberadaan galeri tersebut diharapkan juga bisa menyumbang terhadap pendapatan anggaran daerah (PAD).

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM) Pamekasan A. M. Yulianto menjelaskan, keberadaan galeri memang belum bisa menyumbang PAD. Dia berdalih galeri tersebut baru dioperasikan 2016. ”Pada prinsipnya saya siap galeri bisa menyumbang PAD. Sebab PAD kita tahun lalu melebihi terget. Tapi, untuk bisa menyumbang PAD itu kan ada aturannya,” terang pria yang akrab disapa Jon tersebut.

Dia menjelaskan, galeri itu diwujudkan untuk menampung hasil UKM. Sebab banyak pelaku UKM yang telah memproduksi poduk. Produk mereka bisa dipasarkan melalu galeri. Karena itu, hasil produksi UKM itu masih menggunakan sistem titip.

Baca Juga :  Pemkab Bangkalan Sulit Wujudkan Pasar Bertaraf Nasional

”Ternyata ada sekitar seratus delapan produk UKM yang sudah memiliki legalitas. Produk mereka perlu kita bantu untuk dipasarkan. Dengan harapan menjadi pionir perkembangan produksi UKM,” terangnya.

Gedung yang semula ditempati klinik koperasi itu juga dimanfaatkan untuk galeri. Hal itu sudah seizin Bupati (nonaktif) Pamekasan Achmad Syafii pada 2016. ”Gedung itu ada dua laintai. Lantai dasar ditempati galeri dan lantai dua klinik koperasi,” pungkasnya.

- Advertisement -

PAMEKASAN – Pengelolaan galeri yang menjual hasil usaha kecil menengah (UKM) perlu dimaksimalkan. Selain bisa membantu masyarakat, keberadaan galeri tersebut diharapkan juga bisa menyumbang terhadap pendapatan anggaran daerah (PAD).

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM) Pamekasan A. M. Yulianto menjelaskan, keberadaan galeri memang belum bisa menyumbang PAD. Dia berdalih galeri tersebut baru dioperasikan 2016. ”Pada prinsipnya saya siap galeri bisa menyumbang PAD. Sebab PAD kita tahun lalu melebihi terget. Tapi, untuk bisa menyumbang PAD itu kan ada aturannya,” terang pria yang akrab disapa Jon tersebut.

Dia menjelaskan, galeri itu diwujudkan untuk menampung hasil UKM. Sebab banyak pelaku UKM yang telah memproduksi poduk. Produk mereka bisa dipasarkan melalu galeri. Karena itu, hasil produksi UKM itu masih menggunakan sistem titip.

Baca Juga :  Ruko Pasar Anom Baru Blok A Murah

”Ternyata ada sekitar seratus delapan produk UKM yang sudah memiliki legalitas. Produk mereka perlu kita bantu untuk dipasarkan. Dengan harapan menjadi pionir perkembangan produksi UKM,” terangnya.

Gedung yang semula ditempati klinik koperasi itu juga dimanfaatkan untuk galeri. Hal itu sudah seizin Bupati (nonaktif) Pamekasan Achmad Syafii pada 2016. ”Gedung itu ada dua laintai. Lantai dasar ditempati galeri dan lantai dua klinik koperasi,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/