alexametrics
20.8 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Gandeng SKK Migas Dorong Perekonomian Masyarakat

Sektor minyak dan gas (migas) juga menjadi perhatian Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Kampus ini mendorong agar potensi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Pulau Garam.

 

UTM menggelar kuliah umum bertema Peran Industri Hulu Migas dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat selasa (14/11). Acara tersebut bekerja sama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jabanusa.

Materi disampaikan Humas SKK Migas Jabanusa Ami Herawati. Selain itu, dari kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) juga menjadi narasumber.

Mereka adalah Humas Kangean Energi Indonesia (KEI) Hanip Soeprapto, Hartono selaku External Relations Team Leader Santos, Field Manager Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) Muchamad Yani, Senior Head of Relation  Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) Hamim Tohari, dan Senior Manager Corporate Affairs and Administration Petronas Andiono Setiawan.

Baca Juga :  Selama Libur Lebaran BNI Siapkan Dana Kas Rp 132 M

Humas SKK Migas Jabanusa Ami Herawati menjelaskan, SKK Migas dan KKKS dalam melaksanakan kegiatan industri migas selalu berinteraksi dengan semua pihak. Salah satunya akademisi yang diwakilkan UTM. Tujuannya, mendukung kelancaran kegiatan di wilayah operasi migas.

Menurut dia, UTM merupakan salah satu mitra yang sangat strategis dalam membantu menyampaikan informasi industri hulu migas kepada masyarakat. ”Di benak kami, akademisi sangat netral dalam menilai suatu kebijakan,” katanya.

Industri hulu migas diminta mengedepankan tindakan nyata dalam bekerja. Dengan demikian, dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.

SKK Migas akan terus melakukan sosialisasi industri hulu migas kepada semua stakeholder. ”Pastinya kami akan melakukan yang terbaik untuk percepatan pembangunan di Madura,” tegasnya.

Baca Juga :  Triwulan Pertama 2022, Negara Terima Rp 62 Triliun

Sementara itu, Rektor UTM Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si., mengatakan,  ada beberapa bentuk kerja sama lembaganya dengan SKK Migas Jabanusa dan anggota KKKS. Di antaranya, pendampingan terkait migas, pengembangan penelitian dan riset, pelatihan, fasilitasi program, dan beasiswa. ”Kami akan gandeng SKK Migas untuk percepatan pembangunan Madura,” ucapnya.

Bagi Syarif, SKK Migas Jabanusa dan KKKS mempunyai peran strategis untuk percepatan pembangunan Madura. Sebab, potensi migas yang ada di Madura sangat melimpah.

”Dengan memahami potensi dan peran strategis migas akan memberikan solusi untuk percepatan pembangunan Madura. Kami optimistis ke depan pembangunan di Madura akan berkembang pesat,” paparnya. 

 

Sektor minyak dan gas (migas) juga menjadi perhatian Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Kampus ini mendorong agar potensi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Pulau Garam.

 

UTM menggelar kuliah umum bertema Peran Industri Hulu Migas dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat selasa (14/11). Acara tersebut bekerja sama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jabanusa.


Materi disampaikan Humas SKK Migas Jabanusa Ami Herawati. Selain itu, dari kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) juga menjadi narasumber.

Mereka adalah Humas Kangean Energi Indonesia (KEI) Hanip Soeprapto, Hartono selaku External Relations Team Leader Santos, Field Manager Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) Muchamad Yani, Senior Head of Relation  Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) Hamim Tohari, dan Senior Manager Corporate Affairs and Administration Petronas Andiono Setiawan.

Baca Juga :  Bakal Kembangkan Pojok Baca Kejujuran

Humas SKK Migas Jabanusa Ami Herawati menjelaskan, SKK Migas dan KKKS dalam melaksanakan kegiatan industri migas selalu berinteraksi dengan semua pihak. Salah satunya akademisi yang diwakilkan UTM. Tujuannya, mendukung kelancaran kegiatan di wilayah operasi migas.

Menurut dia, UTM merupakan salah satu mitra yang sangat strategis dalam membantu menyampaikan informasi industri hulu migas kepada masyarakat. ”Di benak kami, akademisi sangat netral dalam menilai suatu kebijakan,” katanya.

Industri hulu migas diminta mengedepankan tindakan nyata dalam bekerja. Dengan demikian, dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.

SKK Migas akan terus melakukan sosialisasi industri hulu migas kepada semua stakeholder. ”Pastinya kami akan melakukan yang terbaik untuk percepatan pembangunan di Madura,” tegasnya.

Baca Juga :  118. 878 Rumah Tak La‎yak Huni

Sementara itu, Rektor UTM Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si., mengatakan,  ada beberapa bentuk kerja sama lembaganya dengan SKK Migas Jabanusa dan anggota KKKS. Di antaranya, pendampingan terkait migas, pengembangan penelitian dan riset, pelatihan, fasilitasi program, dan beasiswa. ”Kami akan gandeng SKK Migas untuk percepatan pembangunan Madura,” ucapnya.

Bagi Syarif, SKK Migas Jabanusa dan KKKS mempunyai peran strategis untuk percepatan pembangunan Madura. Sebab, potensi migas yang ada di Madura sangat melimpah.

”Dengan memahami potensi dan peran strategis migas akan memberikan solusi untuk percepatan pembangunan Madura. Kami optimistis ke depan pembangunan di Madura akan berkembang pesat,” paparnya. 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/