alexametrics
19.4 C
Madura
Thursday, August 18, 2022

Penggunaan Geomembran Tak Merata

SAMPANG – Serapan garam yang masih rendah dirasakan petani di Sampang. Salah satu penyebabnya karena hasil produksi petani masih di bawah standar. Penggunaan geomembran yang tidak merata menjadi alasan.

Sulaiman, 45, warga Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang, menuturkan, sebagian petani menggunakan geomembran. Hanya golongan petani mapan dan modal besar. ”Mayoritas garam yang belum terjual kualitas (kw) 2 dan kw 3,” katanya.

Kabid Perikanan Budi Daya Dinas Perikanan Sampang Moh. Mahfud menjelaskan, petani harus tergabung dalam kelompokuntuk mendapatkan bantuan.Tahun ini sekitar 150kelompokdiajukan mendapatkan geomembran.

”Kami bersama DPRD sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait rencana impor garam,” katanya.

Baca Juga :  Kesulitan Biaya Gunakan Geomembran

SAMPANG – Serapan garam yang masih rendah dirasakan petani di Sampang. Salah satu penyebabnya karena hasil produksi petani masih di bawah standar. Penggunaan geomembran yang tidak merata menjadi alasan.

Sulaiman, 45, warga Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang, menuturkan, sebagian petani menggunakan geomembran. Hanya golongan petani mapan dan modal besar. ”Mayoritas garam yang belum terjual kualitas (kw) 2 dan kw 3,” katanya.

Kabid Perikanan Budi Daya Dinas Perikanan Sampang Moh. Mahfud menjelaskan, petani harus tergabung dalam kelompokuntuk mendapatkan bantuan.Tahun ini sekitar 150kelompokdiajukan mendapatkan geomembran.


”Kami bersama DPRD sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait rencana impor garam,” katanya.

Baca Juga :  Wereng Cokelat Bisa Turunkan Produksi Padi Hingga 10-50 Persen

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/