Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Narasi, Vibrasi, dan Komplikasi

H
Abrari Alzael, mantan Wartawan Jawa Pos Radar Madura, Budayawan
Abrari Alzael, mantan Wartawan Jawa Pos Radar Madura, Budayawan

Advertisement

Oleh Abrari Alzael

 

DUA puluh lima tahun yang lalu, 2001, tak pernah membayangkan gelombang elektromagnetik selesat ini. Informasi dan komunikasi ketika itu, begitu landai, menjejeri silaturahmi-jurnalistik sedemikian akrab.

Advertisement

Populasi media, begitu juga kru di dalamnya, belum seepidemi seperti saat ini. Masih ada jeda bagi publik untuk menunggu, malam hari, atau esok pagi, untuk sekadar tahu, ada apa di republik ini, di sekitar kita berdomisili.

Bagi jurnalis saat itu (terutama saya ketika masih berada di JPRM), menggunakan kamera poket, analog, ada rol film di dalamnya.

Mendekati deadline, di mana berita harus dilengkapi foto, jurnalis di era itu, tergopoh ke studio foto.

Film di dalam kamera, dipotong, dicetak untuk gambar yang diperlukan. Tidak selesai di sini, begitu dicetak, lalu di-scan, dan dikirim ke kantor pusat di Surabaya, melalui email.

Hal yang sama saat mengirim berita dan begitu repot-rumit karena akses internet tidak segampang hari ini.

Jurnalis saat itu, serasa berada dalam uji nyali, letih, dan melelahkan. Tetapi bagi yang menikmati karena jiwanya merasa homy di situ, insan pers berdamai dengan keadaan, serupa nrimo ing pandum dalam terminologi Jawa.

Keserbaterbatasan itu menancapkan kesederhanaan pada satu sisi, dan menanamkan peradaban di sisi yang lain. Output dari suasana kebatinan-jurnalistik di era itu, bahkan jauh sebelum itu, lahir jurnalis yang akseptabel.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kasus Rudapaksa Anak Jadi Atensi Pusat, Polres Sampang Bentuk Tim Khusus, Di-Back Up Polda Jatim Kejar 14 DPO

Kasus Rudapaksa Anak Jadi Atensi Pusat, Polres Sampang Bentuk Tim Khusus, Di-Back Up Polda Jatim Kejar 14 DPO

Kapolres Sampang AKBP Hartono mengatakan, tim khusus yang dilibatkan yakni dari tim intelijen, satreskrim, dan fungsi lainnya. Juga di-back up oleh Polda Jatim.

Sasar Satu Desa,  BPPKAD Sampang Lakukan Pemutakhiran Data Sismiop

Sasar Satu Desa, BPPKAD Sampang Lakukan Pemutakhiran Data Sismiop

Kepala BPPKAD Sampang Hurun Ien mengatakan, hasil pemutakhiran Sismiop tahun ini masih belum tuntas.

Somber Rajeh Jadi Magnet Wisata Alam di Sumenep, Ratusan Pengunjung Padati Destinasi Favorit Setiap Akhir Pekan

Somber Rajeh Jadi Magnet Wisata Alam di Sumenep, Ratusan Pengunjung Padati Destinasi Favorit Setiap Akhir Pekan

Destinasi ini mudah dijangkau, baik dari arah Kota Sumenep maupun dari jalur Prenduan bagi wisatawan yang datang dari wilayah barat Pulau Madura.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer