alexametrics
28.6 C
Madura
Friday, May 20, 2022

Bang BW, Selamat Mengabdi di Tanah Para Raja

Hari ini (23/9), bertempat di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, AKBP H Budi Wardiman atau biasa saya sapa Bang Haji BW resmi diganti AKBP Didit Bambang Wibowo.

 

SESUAI Telegram Kapolri Nomor: ST/2317/IX/KEP/2019 yang dikeluarkan 2 September 2019, Bang BW dipromosikan menjadi Wakil Komandan Satuan (Wadansat) Brimob Polda Maluku.

Catatan saya, Bang BW adalah Kapolres Sampang Ke-43. Menjabat sejak 17 Januari 2018. Pengganti pejabat sebelumnya, AKBP H Tofik Sukendar yang kini ikut dimutasi menjadi Kabagwatpers Biro SDM Polda Jatim.

Selain para senior yang ada di Polda Jatim, Bang BW merupakan sosok yang membantu mengenalkan saya kepada beberapa Kapolres di Madura dan Kapolres lainnya di Jawa Timur. Maklum, alumnus Akpol 1997.

Saat itu, Kapolres Sumenep dijabat seangkatannya, yaitu AKBP Fadillah Zulkarnaen. Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo dan Kapolres Bangkalan Boby Pa’ludin Tambunan (kini menjadi Kapolres Jombang) merupakan junior Bang BW.

Baca Juga :  Genangan Bukan Kenangan

Dulu, sejak saya diarahkan senior meliput berita hukum kriminal (kumkrim), kemitraan dengan aparat penegak hukum (APH) terajut dengan baik. Termasuk dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sampang.

Seingat saya, awal-awal belajar menulis berita kumkrim dulu, Kapolres Sampang saat itu dijabat Agusli Rasyid. Kapolres Sampang ke-32 yang menjabat Wadir Polair Polda Jatim sebelum pensiun Agustus lalu.

Kapolres Sampang Ke-33 adalah M. Syamsul Hidayat. Lalu secara maraton diganti Suharyo Hadi Dharma, H Mujiono, H Yudi Sumartono, H Agus Santosa, Solehan, Imran Edwin Siregar, Yudo Nugroho Sugianto, dan H Budi Mulyanto.

Dari sekian nama tersebut, Kombes Suharyo Hadi Dharma lebih dulu menghadap Sang Khalik. Tepatnya, pada Sabtu (6/1/2018). Jabatan terakhir almarhum, Analisis Kebijakan (Anjak) Madya Aslog Mabes Polri.

Kehadiran mereka, tentunya mewarnai perjalanan karir saya. Hingga kini, tali silaturahmi masih terajut dengan beberapa mantan Kapolres Sampang tersebut. Sebagian berdinas di polda dan sisanya di Mabes Polri.

Baca Juga :  Ubah Nama

Kembali ke Bang BW, saya mengucapkan selamat mengabdi di ”Tanah Para Raja”. Tetap menjadi ”Walet Hitam” yang setia, tabah, dan waspada. Saya optimistis, Bang BW sebentar lagi menjabat Dansat (diaminin ya Bang BW, heee…).

Selama ini, saya menganggap Bang BW sebagai kakak asuh sekaligus sahabat. Saya pasti mengingat ajaran Bang BW. Kita sepakat ya bahwa ”pujian itu racun”. Saya berdoa, Tuhan membalas kebaikan Bang BW.

Bang BW jangan lupa, jarak tempuh Surabaya–Maluku menggunakan pesawat cuma 150 menit. Hampir sama dengan jarak tempuh Mapolres Sampang ke Mapolda Jatim. Bedanya, pakai mobil dan pesawat. Artinya, janji itu pasti terealisasi, Bang (uppppsss…).

Saya juga mengucapkan selamat datang dan mengabdi di Kota Bahari kepada Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo. Berbekal pengalaman di Trenggalek, saya yakin kian sukses. Bismillah dan Amin. Salam.

- Advertisement -

Hari ini (23/9), bertempat di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, AKBP H Budi Wardiman atau biasa saya sapa Bang Haji BW resmi diganti AKBP Didit Bambang Wibowo.

 

SESUAI Telegram Kapolri Nomor: ST/2317/IX/KEP/2019 yang dikeluarkan 2 September 2019, Bang BW dipromosikan menjadi Wakil Komandan Satuan (Wadansat) Brimob Polda Maluku.


Catatan saya, Bang BW adalah Kapolres Sampang Ke-43. Menjabat sejak 17 Januari 2018. Pengganti pejabat sebelumnya, AKBP H Tofik Sukendar yang kini ikut dimutasi menjadi Kabagwatpers Biro SDM Polda Jatim.

Selain para senior yang ada di Polda Jatim, Bang BW merupakan sosok yang membantu mengenalkan saya kepada beberapa Kapolres di Madura dan Kapolres lainnya di Jawa Timur. Maklum, alumnus Akpol 1997.

Saat itu, Kapolres Sumenep dijabat seangkatannya, yaitu AKBP Fadillah Zulkarnaen. Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo dan Kapolres Bangkalan Boby Pa’ludin Tambunan (kini menjadi Kapolres Jombang) merupakan junior Bang BW.

Baca Juga :  Minggat Kunci Sukses Nasir

Dulu, sejak saya diarahkan senior meliput berita hukum kriminal (kumkrim), kemitraan dengan aparat penegak hukum (APH) terajut dengan baik. Termasuk dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sampang.

Seingat saya, awal-awal belajar menulis berita kumkrim dulu, Kapolres Sampang saat itu dijabat Agusli Rasyid. Kapolres Sampang ke-32 yang menjabat Wadir Polair Polda Jatim sebelum pensiun Agustus lalu.

Kapolres Sampang Ke-33 adalah M. Syamsul Hidayat. Lalu secara maraton diganti Suharyo Hadi Dharma, H Mujiono, H Yudi Sumartono, H Agus Santosa, Solehan, Imran Edwin Siregar, Yudo Nugroho Sugianto, dan H Budi Mulyanto.

Dari sekian nama tersebut, Kombes Suharyo Hadi Dharma lebih dulu menghadap Sang Khalik. Tepatnya, pada Sabtu (6/1/2018). Jabatan terakhir almarhum, Analisis Kebijakan (Anjak) Madya Aslog Mabes Polri.

Kehadiran mereka, tentunya mewarnai perjalanan karir saya. Hingga kini, tali silaturahmi masih terajut dengan beberapa mantan Kapolres Sampang tersebut. Sebagian berdinas di polda dan sisanya di Mabes Polri.

Baca Juga :  Halangi Penegakan Hukum Kasus Narkoba, Kapolres Siapkan Sanksi Pidana

Kembali ke Bang BW, saya mengucapkan selamat mengabdi di ”Tanah Para Raja”. Tetap menjadi ”Walet Hitam” yang setia, tabah, dan waspada. Saya optimistis, Bang BW sebentar lagi menjabat Dansat (diaminin ya Bang BW, heee…).

Selama ini, saya menganggap Bang BW sebagai kakak asuh sekaligus sahabat. Saya pasti mengingat ajaran Bang BW. Kita sepakat ya bahwa ”pujian itu racun”. Saya berdoa, Tuhan membalas kebaikan Bang BW.

Bang BW jangan lupa, jarak tempuh Surabaya–Maluku menggunakan pesawat cuma 150 menit. Hampir sama dengan jarak tempuh Mapolres Sampang ke Mapolda Jatim. Bedanya, pakai mobil dan pesawat. Artinya, janji itu pasti terealisasi, Bang (uppppsss…).

Saya juga mengucapkan selamat datang dan mengabdi di Kota Bahari kepada Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo. Berbekal pengalaman di Trenggalek, saya yakin kian sukses. Bismillah dan Amin. Salam.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Lebaran Ajang Perkuat Ukhuwah

Manusia dan Alam

Madura Darurat Radikalisme

Desa Organik: Harapan atau Peluang

Puasa dan Etika Lingkungan

Most Read

Artikel Terbaru

/