Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Di sela-sela festival berlangsung, Komunitas Inisiatif Bangkalan hadir di lokasi. Namun, keberadaan mereka tidak dalam rangka mengikuti lomba, tetapi mengumpulkan sampah sepanjang jalan garis start hingga garis finis.
Wakil Koordinator Komunitas Inisiatif Bangkalan Ardhan Izzanul Moeniri mengatakan, dari pelaksanaan Festival Musik Patrol dan Daul Dug-Dug Kamtibmas, dimungkinkan banyak sampah berserakan di lokasi. Karena itu, pihaknya hadir untuk memungut sampah-sampah tersebut. ”Kami mengumpulkan sampah yang ada di sepanjang jalan, mulai dari garis start hingga finis,” katanya.
Menurut Ardhan, sejauh ini masih banyak yang belum sadar untuk membuang sampah pada tempatnya. Dengan begitu, mendengar ada lomba Musik Patrol dan Daul Dug-Dug Kamtibmas, dirinya bersama anggota komunitas yang lain mendatangi lokasi. ”Setiap ada kegiatan keramaian di Bangkalan, kami selalu mengikutinya,” ujarnya.
Ardhan mengajak masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Tujuannya, agar masyarakat Kota Salak sedikit demi sedikit mulai memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan. ”Salah satunya dengan cara membuang sampah pada tempatnya,” imbaunya.
Dia menyebutkan, anggota Komunitas Inisiatif Bangkalan yang diturunkan saat digelar Festival Patrol dan Daul Dug-Dug Kamtibmas yakni 15 orang. Sepanjang jalan, mulai dari garis start hingga finis, anggota Komunitas Inisiatif mengumpulkan 12 karung plastik sampah. ”Itu kami kumpulkan agar tidak ada sampah yang berserakan lagi di jalan,” ucapnya. (bai/daf)
Advertisement
Advertisement
Radar MaduraIkuti
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement

