Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UMM Lahirkan Lulusan Bermental Pemenang

A
Penulis: Administrator❯
umm-lahirkan-lulusan-bermental-pemenang
umm-lahirkan-lulusan-bermental-pemenang


MALANG - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengadakan wisuda secara daring dan luring dengan protokol kesehatan (prokes) ketat di Hall Dome UMM. Wisuda ke-101 itu diikuti 2.488 wisudawan dan digelar dalam enam gelombang di sepanjang Oktober–November. Prosesi wisuda yang dihadiri tokoh-tokoh nasional itu membahas tantangan serta kesempatan yang harus dihadapi para wisudawan.



Dalam sambutannya, Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. menilai, Kampus Putih telah hadir dengan solusi-solusi menarik. Satu di antaranya adalah beragam aktivitas yang selaras dengan program pemerintah, yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). ”Mahasiswa dibekali program pertukaran pelajar luar negeri, pengabdian di seluruh penjuru Indonesia, hingga magang bersertifikat,” katanya.



Menurut dia, kampus dengan predikat akreditasi unggul tersebut juga telah membentuk Centre of Excellent (CoE) berbasis prodi yang disiapkan untuk membuka jalan kesuksesan bagi mahasiswa. Program tersebut tidak hanya memfasilitasi mereka dalam mengembangkan wawasan berbasis prodi yang dipilih. Namun, juga aktivitas berdasar potensi.



”Berbagai kelas profesional telah kami bangun sejak lama. Mulai dari kelas profesional unggas, udang, welding inspector, dan kelas lainnya. Semua ini dilakukan untuk mendukung serta membantu para mahasiswa dalam memenangkan rangkaian tantangan di masa depan. Selain itu, saudara-saudara juga harus memiliki mental pemenang agar mampu meraih mimpi dan cita-cita," tegas Fauzan.



Pada kesempatan yang sama, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P. mendorong wisudawan untuk memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Hal itu tidak lepas dari pengakuan nasional dan internasional yang dimiliki UMM. Selain itu, wisudawan harus segera meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, terutama di bidang teknologi digital.



”Tantangan ke depan akan semakin berat. Saudara harus bersaing bukan hanya dengan sarjana dari perguruan tinggi lain, melainkan juga rekan-rekan dari SMK dan SMA. Maka, saudara mau tidak mau harus memiliki mental pemenang. Salah satu caranya, meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan,” ungkap Muhadjir.



Saat pelaksanaan wisuda gelombang kelima, Dr. (H.C.) Ir. Airlangga Hartarto, MBA, M.M.T. selaku Menko Bidang Perekonomian menyampaikan, persentase kewirausahaan Indonesia masih berada di kisaran 3,7 persen. Perlu upaya khusus untuk meningkatkan angka tersebut menjadi 5 persen atau lebih. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah memperbanyak inkubator-inkubator usaha di perguruan tinggi seperti di UMM.



Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA selaku komisaris utama Bank Muamalat Indonesia saat sambutan dalam wisuda ke-101 gelombang empat memaparkan pentingnya peran transformasi digital di era sekarang. Mulai dari pengembangan layanan hingga sumber daya manusia (SDM) yang harus segera memahami teknologi dengan baik.



”Kami ingin saudara-saudara wisudawan dapat memanfaatkan kesempatan yang ada di depan mata. Berbenah diri, meningkatkan kemampuan, dan memahami teknologi adalah sebuah keharusan. Semoga Saudara-Saudara mampu mentransformasikan dan mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi secara digital,” imbuhnya.



Tantangan dan kesempatan juga dijelaskan oleh Grant Wu selaku Vice President Indonesia China Business Council. Terutama, peluang-peluang di sektor industri Indonesia yang kini sedang berkembang pesat. Menurut Grant Wu, satu cara yang patut dicoba adalah memaksimalkan kekayaan sumber daya yang dimiliki Nusantara. Khususnya, peningkatan kemampuan dari masing-masing individu.



Selain tiga tokoh tersebut, ada beberapa pemateri yang hadir di wisuda ke-101 UMM. Salah satunya, alumnus UMM yang kini menjadi Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, S.Psi; Ketum PWM Jatim KH. Dr. Saad Ibrahim; Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII. Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA; dan I Wayan Susena selaku presiden dan CEO PT Aerofood Indonesia. Turut hadir Direktur Utama PT Asia Teknik Rubber Industri (ATRI) Ir. H. Sukardi. (*/par)



Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wabup Fauzan Puji Olimpiade Literasi dan Numerasi, Berharap Digelar secara Berkelanjutan

Wabup Fauzan Puji Olimpiade Literasi dan Numerasi, Berharap Digelar secara Berkelanjutan

Olimpiade Literasi dan Numerasi merupakan indikator untuk mengukur kemampuan siswa. Untuk itu, Wabup Fauzan berharap kompetisi yang digagas oleh JPRM tersebut bisa berkelanjutan dan pesertanya terus bertambah.

Pastikan Kompetisi Berjalan Profesional, JPRM Tegaskan Komitmen Sukseskan Bahlil Mini Soccer

Pastikan Kompetisi Berjalan Profesional, JPRM Tegaskan Komitmen Sukseskan Bahlil Mini Soccer

Sugianto mengatakan, JPRM berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati. Pelaksanaan pertandingan membutuhkan kesiapan dari berbagai unsur yang terlibat.

Berkontribusi dalam Membangun Literasi Publik

Berkontribusi dalam Membangun Literasi Publik

di tengah derasnya arus informasi, JPRM mampu menjalankan tanggung jawab jurnalistik dengan menghadirkan informasi yang menyejukkan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer