24 C
Madura
Saturday, January 28, 2023

Tragis! Mulut Berbusa, Istri Temukan Suami Meninggal di Tambak

BANGKALAN – Warga Kecamatan Socah Rabu pagi (20/2) digegerkan penemuan mayat di tambak Desa Bilaporah. Mayat tersebut diidentifikasi bernama M Akip, 55, warga Dusun Bandeng Timur, Desa Keleyan, Kecamatan Socah.

Akip diketahui meninggal di tambaknya sendiri. Informasinya, sejak dini hari, Akip pamit ke keluarganya mengambil ikan di tambak. Sekitar pukul 04:00, Akip menghubungi Musynatun (istrinya, Red) dan mengabari segera pulang. Tapi, Akip tidak kunjung tiba di rumah.

Khawatir terjadi sesuatu, kemudian Musynatun bersama anaknya yaitu Asmaul Husna, 24, kemudian menyusul ke tambak. Kekhawatiran sang istri cukup beralasan mengingat Akip sebelumnya mengidap vertigo.

Setiba di tambak, Musynatun dan Asmaul Husna terkejut mendapati Akip tergeletak di saluran air dalam kondisi tidak sadarkan diri. Dari mulut Akip keluar busa. Keduanya berusaha menolong, tapi Akip tidak terselamatkan.

Baca Juga :  Pastikan Ditangani Sesuai Kaidah Agama

AKP Moh Widji Santoso, Kasubbaghumas Polres Bangkalan menjelaskan, setelah dibawa dari tambak, jenazah langsung dikebumikan. “Pihak keluarga sudah iklas dan menolak divisum. Mereka juga tidak mau menempuh jalur hukum,” ujarnya. (Julian Isna)

BANGKALAN – Warga Kecamatan Socah Rabu pagi (20/2) digegerkan penemuan mayat di tambak Desa Bilaporah. Mayat tersebut diidentifikasi bernama M Akip, 55, warga Dusun Bandeng Timur, Desa Keleyan, Kecamatan Socah.

Akip diketahui meninggal di tambaknya sendiri. Informasinya, sejak dini hari, Akip pamit ke keluarganya mengambil ikan di tambak. Sekitar pukul 04:00, Akip menghubungi Musynatun (istrinya, Red) dan mengabari segera pulang. Tapi, Akip tidak kunjung tiba di rumah.

Khawatir terjadi sesuatu, kemudian Musynatun bersama anaknya yaitu Asmaul Husna, 24, kemudian menyusul ke tambak. Kekhawatiran sang istri cukup beralasan mengingat Akip sebelumnya mengidap vertigo.


Setiba di tambak, Musynatun dan Asmaul Husna terkejut mendapati Akip tergeletak di saluran air dalam kondisi tidak sadarkan diri. Dari mulut Akip keluar busa. Keduanya berusaha menolong, tapi Akip tidak terselamatkan.

Baca Juga :  Uruk Lahan Tambak, Warga Bangkalan Dikeroyok 8 Orang Hingga Kritis

AKP Moh Widji Santoso, Kasubbaghumas Polres Bangkalan menjelaskan, setelah dibawa dari tambak, jenazah langsung dikebumikan. “Pihak keluarga sudah iklas dan menolak divisum. Mereka juga tidak mau menempuh jalur hukum,” ujarnya. (Julian Isna)

Artikel Terkait

Kegiatan Positif Ditunggu Masyarakat

Usulkan Penambahan Nominasi

Empat Perusahaan Hentikan Pembelian

Most Read

Artikel Terbaru

/