Senin, 25 Oct 2021
Radar Madura
Home / Sumenep
icon featured
Sumenep

Tes SKD CASN Akhir Bulan

16 September 2021, 17: 32: 30 WIB | editor : Abdul Basri

Tes SKD CASN Akhir Bulan

MEGAH: Mahasiswa berada di Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura yang bakal ditempati tes SKD CASN Sumenep kemarin. (JUNAIDI PONDIYANTO/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) CASN Sumenep 2021 mulai menemui titik terang. Pemerintah resmi umumkan jadwal tes yang bakal digelar selama lima hari untuk pendaftar CPNS maupun PPPK.

Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Sumenep Alqaf Harto Maryono menyampaikan, pelaksanaan SKD CPNS dan PPPK bakal digelar tanggal 23–27 bulan ini. Setiap hari ada tiga sesi. Kecuali untuk Jumat yang bakal dihelat untuk dua sesi.

Setiap sesi disediakan kapasitas untuk 102 peserta. Semua kegiatan digelar sesuai prosedur protokol kesehatan ketat. Termasuk peserta yang diwajibkan melampirkan hasil swab atau rapid antigen dan sudah divaksin.

Baca juga: Pemdes Jangkong Utamakan Layanan Masyarakat

Pada kegiatan ini, pendaftar PPPK dijadwalkan hari terakhir tes yakni Senin (27/9). Pihaknya meminta peserta menyiapkan diri. Mulai dari melengkapi syarat mengikuti ujian hingga memaksimalkan waktu untuk belajar.

Alqaf mengimbau peserta tidak percaya siapa pun yang menjamin kelulusan. Sebab, seleksi berbasis komputer dan transparan. Peserta bisa langsung mengetahui nilai hasil ujian sebelum meninggalkan ruang seleksi.

”Jangan percaya calo atau siapa pun yang mengiming-imingi kelulusan. Cukup fokus saja belajar agar mendapatkan hasil yang diharapkan,” imbaunya.

Pelaksanaan seleksi berlokasi di Gedung Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura. Persiapan demi persiapan masih terus dilakukan. Termasuk, berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Sumenep. Sebab, kegiatan ini akan melibatkan tim dari dinas kesehatan apabila ada peserta yang terkonfirmasi Covid-19.

”Kami sudah koordinasikan dengan dinas kesehatan agar nanti juga ada pendampingan dari tenaga kesehatan bagi peserta yang positif korona,” jelas Alqaf.

(mr/jun/luq/bas/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia