alexametrics
23.2 C
Madura
Thursday, January 20, 2022

Lima Rumah Rusak Diterjang Ombak

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Muthar, 70, baru selesai memperbaiki rumahnya. Namun, warga Warga Dusun Jungtoro’ Daja, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Sumenep, itu harus berpikir untuk membangun lagi. Sebab, bangunan itu diterjang ombak pada Senin dini hari (6/12).

Selain rumah milik Muthar, ombak merusak rumah Misnal, Hedi, Nisa, dan Nur Laila. Mereka sama-sama warga Dusun Jungtoro’ Daja, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten.

Muthar menyampaikan, kelima rumah milik warga rusak parah akibat dihantam ombak besar pada Senin (6/12). Tepatnya pukul 00.15. Saat orang sedang nyenyak tidur, angin kencang dan ombak besar menerjang pesisir utara Madura. Seperti Pasongsongan, Ambunten, dan sekitarnya. ”Kami mengetahui rumah rusak ini keesokan harinya,” terang Muthar kemarin (7/12).

Baca Juga :  Janji Segera Tangani Jaringan Listrik Rusak

Muthar menuturkan, rumahnya menghadap selatan. Ombak menerjang dari belakang malam itu. Kerusakan rumah ditaksir mencapai Rp 200.000 juta. Sedangkan kerugian lima rumah tersebut diperkirakan mencapai setengah miliar rupiah. ”Padahal, rumah ini baru selesai kami perbaiki,” ungkap lelaki sepuh itu, sembari menahan kesedihan.

Polsek Ambunten berkoordinasi dengan forpimka untuk mengerahkan anggota. Mereka membantu warga terdampak memperbaiki dan membersihkan reruntuhan bangunan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abd. Rahman Riadi mengatakan, instansinya sudah ke lokasi. BPBD membantu warga terdampak dengan memberikan bingkisan berupa sembako. ”Sudah kami beri bantuan untuk kebutuhan makan, termasuk terpal dan peralatan makan,” katanya.

Warga terdampak diminta mengajukan melalui aplikasi isu tanggap untuk mendapat bantuan berupa keuangan. Selain data pribadi berupa KTP, KK, dan foto rumah, warga harus memiliki rekening bank.

Baca Juga :  Sepuluh Kepala OPD Kedaluwarsa

”Ditransfer langsung ke rekeningnya, tapi tidak boleh pakai rekening orang lain. Harus milik pribadi,” jelas Rahman. (c3)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Muthar, 70, baru selesai memperbaiki rumahnya. Namun, warga Warga Dusun Jungtoro’ Daja, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Sumenep, itu harus berpikir untuk membangun lagi. Sebab, bangunan itu diterjang ombak pada Senin dini hari (6/12).

Selain rumah milik Muthar, ombak merusak rumah Misnal, Hedi, Nisa, dan Nur Laila. Mereka sama-sama warga Dusun Jungtoro’ Daja, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten.

Muthar menyampaikan, kelima rumah milik warga rusak parah akibat dihantam ombak besar pada Senin (6/12). Tepatnya pukul 00.15. Saat orang sedang nyenyak tidur, angin kencang dan ombak besar menerjang pesisir utara Madura. Seperti Pasongsongan, Ambunten, dan sekitarnya. ”Kami mengetahui rumah rusak ini keesokan harinya,” terang Muthar kemarin (7/12).

Baca Juga :  Rumah Warga Tergenang Banjir

Muthar menuturkan, rumahnya menghadap selatan. Ombak menerjang dari belakang malam itu. Kerusakan rumah ditaksir mencapai Rp 200.000 juta. Sedangkan kerugian lima rumah tersebut diperkirakan mencapai setengah miliar rupiah. ”Padahal, rumah ini baru selesai kami perbaiki,” ungkap lelaki sepuh itu, sembari menahan kesedihan.

Polsek Ambunten berkoordinasi dengan forpimka untuk mengerahkan anggota. Mereka membantu warga terdampak memperbaiki dan membersihkan reruntuhan bangunan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abd. Rahman Riadi mengatakan, instansinya sudah ke lokasi. BPBD membantu warga terdampak dengan memberikan bingkisan berupa sembako. ”Sudah kami beri bantuan untuk kebutuhan makan, termasuk terpal dan peralatan makan,” katanya.

Warga terdampak diminta mengajukan melalui aplikasi isu tanggap untuk mendapat bantuan berupa keuangan. Selain data pribadi berupa KTP, KK, dan foto rumah, warga harus memiliki rekening bank.

Baca Juga :  Gelombang Laut Masih Tinggi

”Ditransfer langsung ke rekeningnya, tapi tidak boleh pakai rekening orang lain. Harus milik pribadi,” jelas Rahman. (c3)

Most Read

Artikel Terbaru