Kamis, 02 Dec 2021
Radar Madura
Home / Sampang
icon featured
Sampang

Tabrakan Beruntun, Satu Keluarga Meninggal

19 Oktober 2021, 17: 28: 58 WIB | editor : Abdul Basri

Tabrakan Beruntun, Satu Keluarga Meninggal

RUSAK PARAH: Kondisi mobil dinas TNI Mitsubishi Trada yang terparkir di halaman belakang kantor Satlantas Polres Sampang kemarin. (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

  SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Situasi Jalan Raya Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Sampang, mendadak gempar Minggu malam (17/10). Sebab, terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan. Perinciannya, 4 mobil dan 2 motor.

Kecalakaan tersebut mengakibatkan satu keluarga meninggal. Diduga, pemicu utamanya adalah mobil dinas (mobdin) TNI Mitsubishi Trada dengan nopol 8749 V. Kronologinya, sekitar pukul 18.10 Minggu (17/10), mobdin TNI Mitsubishi Trada yang dikendarai Prabu Usman Ali, 22, asal Asrama Yonif 516 Pamekasan, melintas dari timur.

Saat itu, kendaraan bernopol 8749 V tersebut melaju beriringan dengan mobdin truk TNI nopol 9986 V. Dua mobdin itu hendak menuju Surabaya.

Baca juga: Nilai ANBK Hambat Pemetaan Sekolah

            Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), Mitsubishi Trada 8749 V terlalu ke kanan sehingga melebihi garis markah teng. Akibatnya, mobil tersebut menyerempet Suzuki Ertiga M 1223 AM yang melaju dari arah berlawanan.

Untungnya, mobil Suzuki Ertiga yang dikemudikan Imam Supriadi, 42, warga Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, segera menghindar. Nahasnya, Mitsubishi Trada 8749 V malah menghantam pikap boks L300 DS M 8798 HB yang dikemudikan Hamidi, 45, asal Desa Tanjung, Kecamatan Camplong.

Akibatnya, pikap yang melaju di belakang Suzuki Ertiga tersebut terguling karena hantaman keras. Saat terguling, pikap ditabrak motor Yamaha Mio M 2669 D yang dikemudikan Fathorosi, 37, asal Desa Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Tak berakhir di situ, setelah menabrak pikap, Mitsubishi Trada 8749 V kembali menabrak Honda Vario L 5425 CH yang dikendarai Nasir, 28, dan istrinya, Zumna, 21, serta anaknya, Hamsi, 3.

Satu keluarga asal Desa Plampaan, Kecamatan Camplong, Sampang, ditabrak dan terseret ke bahu jalan. Mitsubishi Trada 8749 V akhirnya berhenti setelah menabrak pagar rumah milik Muslimah, warga setempat.

Kasatlantas Polres Sampang AKP A. Nasution yang diwakili Kanit Laka Lantas Iptu Eko Puji Waluyo membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut. Menurut dia, kecelakaan itu mengakibatkan seluruh pengemudi Honda Vario meninggal.

Dia mengatakan, awalnya yang meninggal anaknya, Hamsi, yang masih berumur 3 tahun. Menurut dia, anak tersebut meninggal di TKP. Sementara kedua orang tuanya mengalami luka parah dan dilarikan ke Puskesmas Camplong.

Pada pukul 23.00, nyawa Zumna tak tertolong. Satu setengah jam kemudian, tepatnya pukul 00.30, ayahnya, Nasir, juga meninggal. ”Anaknya duluan, lalu ibu dan ayahnya menyusul,” terangnya.

Sementara kondisi pengemudi Mitsubishi Trada, Suzuki Ertiga, dan Yamaha Mio sehat. Hanya, pengemudi pikap boks L300 DS mengalami luka ringan dan dirawat di Puskesmas Camplong. ”Sejumlah barang bukti sudah kami amankan di kantor,” tutup Eko.

(mr/iqb/rus/bas/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia