alexametrics
23.2 C
Madura
Thursday, January 20, 2022

Anggaran TPP Capai Rp 63 Miliar

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di linkungan Pemkab Pamekasan tidak perlu khawatir. Sebab, tahun ini anggaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) sudah disiapkan. Yakni, Rp 63 miliar.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pamekasan Totok Hartono menyampaikan, TPP diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan PNS. Selain itu, diharapkan dapat memotivasi PNS dalam menjalankan tugas pemerintahan. Pemberian TPP juga disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.

Pada tahun anggaran 2021, TPP PNS dialihkan untuk penanganan Covid-19. Menurut Totok, hal itu tidak melanggar regulasi. Sebab secara keuangan, daerah memang tidak mampu.

”TPP itu dapat diberikan kepada PNS sebagai tambahan penghasilan. Tapi kalau keuangan tidak mampu, ya bisa saja tidak dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga :  RKH Abd. Hamid Baqir Tinggalkan Piagam Tri Sakti dan Panca Bakti

Tahun ini Pemkab Pamekasan memastikan, TPP bakal disalurkan lagi. Bahkan, hal itu disampaikan langsung oleh bupati Pamekasan saat sambutan pada apel awal bulan bersama semua PNS.

”Tahun lalu tidak ada (TPP) karena di-refocusing. Tahun ini kita sudah menganggarkan. Yang ada di pos anggaran sekitar Rp 63 miliar,” beber Totok.

Mantan kepala DPUPR itu menjelaskan, TPP diberikan per bulan. Nominal yang diterima setiap PNS tidak sama. Sebab, disesuaikan dengan kinerja dan kehadiran.

Totok menegaskan, penyaluran TPP mengikuti regulasi pemerintah pusat. Sejak pandemi Covid-19, ada regulasi baru dalam penyaluran TPP. Yakni, harus mendapat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

”Semoga tidak ada kejadian istimewa lagi seperti tahun kemarin sehingga tidak ada refocusing lagi. Kita berdoa semoga virus yang baru tidak menyebar,” harapnya. (bil/rus)

Baca Juga :  Tak Setor Surat Cuti, Bupati Bisa Disanksi

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di linkungan Pemkab Pamekasan tidak perlu khawatir. Sebab, tahun ini anggaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) sudah disiapkan. Yakni, Rp 63 miliar.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pamekasan Totok Hartono menyampaikan, TPP diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan PNS. Selain itu, diharapkan dapat memotivasi PNS dalam menjalankan tugas pemerintahan. Pemberian TPP juga disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.

Pada tahun anggaran 2021, TPP PNS dialihkan untuk penanganan Covid-19. Menurut Totok, hal itu tidak melanggar regulasi. Sebab secara keuangan, daerah memang tidak mampu.

”TPP itu dapat diberikan kepada PNS sebagai tambahan penghasilan. Tapi kalau keuangan tidak mampu, ya bisa saja tidak dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Satu Lagi Pasien Sembuh dari Korona

Tahun ini Pemkab Pamekasan memastikan, TPP bakal disalurkan lagi. Bahkan, hal itu disampaikan langsung oleh bupati Pamekasan saat sambutan pada apel awal bulan bersama semua PNS.

”Tahun lalu tidak ada (TPP) karena di-refocusing. Tahun ini kita sudah menganggarkan. Yang ada di pos anggaran sekitar Rp 63 miliar,” beber Totok.

Mantan kepala DPUPR itu menjelaskan, TPP diberikan per bulan. Nominal yang diterima setiap PNS tidak sama. Sebab, disesuaikan dengan kinerja dan kehadiran.

Totok menegaskan, penyaluran TPP mengikuti regulasi pemerintah pusat. Sejak pandemi Covid-19, ada regulasi baru dalam penyaluran TPP. Yakni, harus mendapat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

”Semoga tidak ada kejadian istimewa lagi seperti tahun kemarin sehingga tidak ada refocusing lagi. Kita berdoa semoga virus yang baru tidak menyebar,” harapnya. (bil/rus)

Baca Juga :  Merasa Terhina oleh Pernyataan Bupati

Most Read

Artikel Terbaru