Selasa, 26 Oct 2021
Radar Madura
Home / Pamekasan
icon featured
Pamekasan

Anggaran TMMD Rp 2 M Lebih

08 Oktober 2021, 20: 24: 20 WIB | editor : Abdul Basri

Anggaran TMMD Rp 2 M Lebih

CEK LOKASI: Tim Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-112 bersama Forkopimda Pamekasan melihat pengerjaan di Desa Rangperang Daya, Kecamatan Proppo, kemarin. (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Tim Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-112 turun ke Pamekasan kemarin (7/10). Kedatangan tim ini untuk meninjau pembangunan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Rangperang Daya, Kecamatan Proppo. Total anggaran mencapai Rp 2 miliar lebih.

Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-112 Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto menyampaikan, pihaknya menggelar kegiatan TMMD setiap tahun. Tahun ini ada ada dua bentuk kegiatan. Yakni, diterapkan dalam bentuk fisik dan nonfisik.

Kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, baik bidang pertanian, penyalahgunaan narkoba, serta yang lainnya. ”Tujuannya, agar masyarakat sehat dan mengerti hukum,” tuturnya.

Baca juga: Tempat Lomba MTQ Jatim Tersebar di 12 Titik

Sementara kegiatan fisik di antaranya pemasangan paving jalan, pembuatan tandon serta pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu). Pihaknya meminta agar semua pengerjaan tuntas. Sebab, masih ada sejumlah pengerjaan yang belum selesai.

”Sasaran fisik di bawah 50 persen. Waktu kita tinggal beberapa hari, minta tolong Pak Dandim segera diselesaikan,” pintanya.

Nugroho Budi Wiryanto berpesan agar memupuk semangat gotong royong dengan masyarakat. Sebab, kemanunggalan TNI dengan masyarakat adalah suatu keharusan yang tidak bisa ditinggalkan.

Selain itu, pihaknya meminta agar meningkatkan kepedulian untuk merawat hasil TMMD. Baik untuk kegiatan fisik dan nonfisik. Nugroho Budi Wiryanto juga mengajak masyarakat agar tidak lengah di tengah pandemi. Yakni, dengan cara disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). ”Kita perlu waspada karena Covid-19 masih ada,” imbaunya.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengapresiasi semangat kerja TNI. Dia melihat kegotongroyongan dalam merealisasikan program TMDD luar biasa. Kerja sama dengan masyarakat terbangun dengan baik.

Menurutnya, biasanya sasaran lokasi TMMD berada di dua hingga tiga desa. Namun karena pandemi, tahun ini hanya bisa terealisasi di Desa Rangperang Daya. ”Saya sering ikut blusukan dan meninjau langsung setiap proses pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh peserta TMMD,” ujarnya.

(mr/bil/luq/bas/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia