Selasa, 30 Nov 2021
Radar Madura
Home / Bangkalan
icon featured
Bangkalan

BEM FKis UTM Gelar Trunojoyo Islamic Festival

Millenials Islamic Talks Jadi Pembuka

22 November 2021, 15: 49: 20 WIB | editor : Haryanto

BEM FKis UTM Gelar Trunojoyo Islamic Festival

KENANG-KENANGAN: Panitia menyerahkan cenderamata kepada pemateri Trunojoyo Islamic Festival, Sabtu (20/11). (BEM FKis UTM for RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Trunojoyo Islamic Festival (Trif) resmi dibuka di Gedung Pertemuan Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Sabtu (20/11). Kegiatan yang digelar Badan Esektutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keislaman (FKis) itu berlangsung semarak.

Millenial Islamic Talks dengan tema ”Akulturasi Nilai-nilai Islami dan Teknologi demi Resiliensi Millenial” menjadi pembuka dari serangkaian kegiatan Trif. Acara tersebut menghadirkan Habib Husein Jacfar Al-Hadar, S.Fil.I., M.Ag (penulis dan dai milenial) dan Husain Basyaiban (selebgram dan dai milenial) sebagai pembicara.

Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 150 peserta. RKH. Muhammad Nasih Abdullah Aschal, pengasuh Ponpes Syaikhona Kholil Demangan Bangkalan, dan Pimpinan Fakultas Keislaman juga hadir.

Baca juga: Komisi VII DPR RI Siap Kawal Program Jargas

BEM FKis UTM Gelar Trunojoyo Islamic Festival

SEMANGAT: Panitia dan narasumber foto bersama usai acara, Sabtu (20/11). (BEM FKis UTM for RadarMadura.id)

”Event Trif ini merupakan salah satu program dari BEM Fkis UTM yang output dan tujuannya untuk mem-branding Fakultas Keislaman agar lebih dikenal lebih luas dan juga untuk meningkatkan potensi dari mahasiswa Fkis itu sendiri,” kata ketua pelaksana Trif, Salman Ishaqi.

Ada beberapa agenda dalam Trif. Pertama, opening yang dikemas dengan acara Millenial Islamic Talks dengan menghadirkan dua narasumber luar biasa. Juga ada MHQ tingkat nasional, MTQ tingkat regional, MSQ regional, dan pemilihan ambassador syariah Fakultas Keislaman.

”Alhamdulillah acara opening Trif berjalan dengan lancar meskipun ada sedikit kendala. Karena setiap program yang kita jalankan tidak akan pernah berjalan dengan mulus. Justru dari kendala itu, kita (panitia) mendapatkan pengalaman dan ilmu baru untuk event-event selanjutnya,” pungkasnya. (*/onk)

(mr/*/yan/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia