Rabu, 27 Oct 2021
Radar Madura
Home / Bangkalan
icon featured
Bangkalan

89 SMP Belum Bisa Mandiri

Minim Sarpras AN, Gabung Sekolah Lain

17 September 2021, 18: 32: 30 WIB | editor : Abdul Basri

89 SMP Belum Bisa Mandiri

FOKUS: Siswa SMPN 1 Bangkalan melakukan simulasi pelaksanaan asesmen nasional, Rabu (15/9). (JUPRI/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Pemerintah pusat akan melakukan asesmen nasional (AN) untuk mengukur mutu pendidikan di semua wilayah. Namun, puluhan SMP di Bangkalan tidak bisa melaksanakan AN secara mandiri.

Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Disdik Bangkalan Risman Irianto mengatakan, AN jenjang SMP akan dilaksanakan Senin–Kamis (4–7/10). Pelaksanaan kegiatan yang bakal digelar secara serentak tersebut terus dipersiapkan. ”Simulasi (AN) sudah dilakukan di semua sekolah,” ucapnya kemarin (16/9).

Disdik Bangkalan sudah menginventarisasi SMP yang siap melakukan AN. Hasilnya, ada 89 SMP yang harus bergabung untuk melaksanakan AN karena minimnya sarana dan prasarana pendukung berupa komputer dan laptop. ”AN tidak wajib dilaksanakan mandiri. Yang bergabung itu karena keterbatasan sarpras,” katanya.

Baca juga: Ditimpa Pohon, Penumpang Calya Dievakuasi ke Syamrabu

Di jenjang SMP, siswa yang akan mengikuti AN kelas VIII dengan jumlah maksimal 45 murid. Peserta ditentukan langsung oleh pemerintah pusat. Sementara lembaga pendidikan yang jumlah siswa kelas VIII-nya di bawah 45 otomatis harus ikut semua.

Risman memaparkan, peserta AN bukan hanya siswa, melainkan juga guru dan kepala sekolah. Penilaian mutu pendidikan itu terdiri atas asesmen kompetensi (minimum), survei kerakter, dan survei lingkungan belajar. ”Otomasi kalau sekolahnya bergabung, maka untuk AN gurunya juga harus bergabung,” sambungnya.

Ketua Dewan Pendidikan Bangkalan Mustahal Rasyid meminta, AN dipersiapkan secara matang. Dia meminta AN dijadikan momen untuk membuktikan bahwa pendidikan Bangkalan dapat bersaing dengan daerah lain. ”Kami meminta ke depan ada perhatian khusus pada SMP yang saat ini melakukan AN dengan bergabung. Terutama, masalah penyediaan perangkat,” katanya.

(mr/jup/luq/bas/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia