Selasa, 26 Oct 2021
Radar Madura
Home / Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Diskominfo Terus Sosialisasikan DBHCHT

13 Oktober 2021, 21: 36: 22 WIB | editor : Haryanto

Diskominfo Terus Sosialisasikan DBHCHT

MEMAPARKAN: Sekkab Bangkalan Moch. Taufan Zairinsjah menyampaikan sambutan dalam sosialisasi DBHCHT di NHM, Rabu (13/10). (Diskominfo Bangkalan for RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan melaksanakan sosialisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2021 pada Rabu (13/10). Kegiatan yang dilaksanakan di gedung lantai empat Ngudia Husada Madura (NHM) itu juga melibatkan puluhan insan pers yang tergabung di berbagai organisasi di Kota Salak.

Sekkab Bangkalan Moch. Taufan Zairinsjah menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinisi (Pemprov) Jatim dan Kantor Bea Cukai Perwakilan Madura karena Kota Salak mendapat kucuran DBHCHT tahun ini. Sebenarnya, Bangkalan bukan daerah penghasil tembakau di Jatim. ”Tetapi, Pemprov Jatim dan kantor bea cukai masih mengucurkan DBHCHT untuk Bangkalan,” kata Taufan mewakili Bupati Abdul Latif Amin Imron.

Berdasar Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 82 Tahun 2020, DBHCHT hanya diperuntukkan kegiatan bidang kesehatan dan penegakan hukum. Sedangkan bagi daerah penghasil tembakau, DBHCHT juga bisa dibiayai untuk kegiatan bidang kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Polisi Belum Terima Laporan Penembakan

”Untuk di Bangkalan, walaupun hanya untuk membiayai kegiatan dua bidang saja, DBHCHT sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bangkalan,” terang mantan kepala Dinsos Bangkalan itu.

DBHCHT yang diterima Pemkab Bangkalan 75 persen dialokasikan untuk bidang kesehatan. Dengan begitu, dampaknya besar terhadap upaya percepatan Covid-19 di Bangkalan. Sementara 25 persen lainnya dialokasikan untuk bidang penegakan hukum.

”Berdasar Permenkeu 206/2020, kegiatan bidang penegakan hukum meliputi sosialisasi ketentuan bidang cukai serta pemberantasan barang kena cukai ilegal,” jelasnya.

Sosialisasi yang dilakukan merupakan bagian dari penegakan hukum. Dengan melibatkan wartawan, sosialisasi semakin bermakna. Sebab, peran dan fungsi pers sebagai mitra pemerintah adalah menyebarluaskan informasi dan mengedukasi masyarakat tentang cukai.

”Ini perlu diberitakan agar masyarakat paham tentang barang-barang ilegal beserta risikonya. Dengan demikian, masyarakat bisa selamat dan tidak mengonsumsi barang-barang ilegal karena dapat merugikan diri sendiri dan negara,” paparnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein menambahkan, sosialisasi menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya. Yakni, dari Kantor Bea Cukai Madura dan sekretariat DBHCHT Bangkalan.

”Saya berharap pelaksanaan sosialisasi bisa menjawab banyak hal tentang informasi apa yang dibutuhkan teman-teman wartawan untuk diinformasikan kepada masyarakat luas,” harapnya. (jup/onk)

(mr/*/yan/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia