alexametrics
21 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

108 Rekanan Berebut Proyek Rest Area Tahap III Rp 85 M

BANGKALAN  – Pembangunan rest area tahap III di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM), Desa Pangpong, Kecamatan Labang, banyak diburu kontraktor. Buktinya, 108 rekanan berebut menjadi pemenang lelang proyek Rp 85 miliar itu.

Kepala Divisi Data dan Informasi BPWS Pandit Indrawan mengatakan, proses perencanaan telah dilakukan dan dilanjut pada lelang pengerjaan fisik. ”Kan sudah lelang,” ujarnya Kamis (29/3).

Pandit mengklaim, tidak ada pengondisian dalam penentuan pemenang lelang. Lelang dilakukan secara online dan terbuka. ”Gak ada lah main-main mata dalam penentuan pemenang,” ucapnya.

Menurut Pandit, saat ini lelang memasuki tahapan upload dokumen penawaran. Penandatanganan kontrak dilakukan pada 26 April hingga 9 Mei mendatang.

Baca Juga :  Pengacara Ketua PC NU Pamekasan Datangi Mapolda Jatim

Jika dalam pengumuman pemenang ada rekanan lain yang merasa keberatan dengan hasil lelang, pihaknya menyarankan untuk mengajukan keberatan pada masa sanggah. ”Anggarannya sekarang cukup besar. Rest area kan proyek multiyear, dikerjakan sejak 2016–2018. Tahun depan sudah bisa ditempati,” terangnya.

Anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir mewanti-wanti agar tidak sampai ada pengondisian dalam penentuan pemenang lelang. Dia meminta agar rekanan nantinya bekerja sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). ”Sehingga kualitasnya baik dan tidak cepat rusak,” pintanya.

Untuk diketahui, pada 2016 BPWS menganggarkan Rp 8.098.000.000 untuk membangun rest area tahap I. Rekanan pelaksana kegiatan adalah PT Putra Perkasa Cipta Abadi. Selanjutnya pada 2017, BPWS kembali mengucurkan Rp 10.805.000.000 untuk rest area tahap II yang dikerjakan PT Indokon Raya.

Baca Juga :  Contoh Bandung dalam Mengelola PDAM

 

BANGKALAN  – Pembangunan rest area tahap III di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM), Desa Pangpong, Kecamatan Labang, banyak diburu kontraktor. Buktinya, 108 rekanan berebut menjadi pemenang lelang proyek Rp 85 miliar itu.

Kepala Divisi Data dan Informasi BPWS Pandit Indrawan mengatakan, proses perencanaan telah dilakukan dan dilanjut pada lelang pengerjaan fisik. ”Kan sudah lelang,” ujarnya Kamis (29/3).

Pandit mengklaim, tidak ada pengondisian dalam penentuan pemenang lelang. Lelang dilakukan secara online dan terbuka. ”Gak ada lah main-main mata dalam penentuan pemenang,” ucapnya.


Menurut Pandit, saat ini lelang memasuki tahapan upload dokumen penawaran. Penandatanganan kontrak dilakukan pada 26 April hingga 9 Mei mendatang.

Baca Juga :  Pekerja SPAM Diduga Bukan dari Pemenang Lelang

Jika dalam pengumuman pemenang ada rekanan lain yang merasa keberatan dengan hasil lelang, pihaknya menyarankan untuk mengajukan keberatan pada masa sanggah. ”Anggarannya sekarang cukup besar. Rest area kan proyek multiyear, dikerjakan sejak 2016–2018. Tahun depan sudah bisa ditempati,” terangnya.

Anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir mewanti-wanti agar tidak sampai ada pengondisian dalam penentuan pemenang lelang. Dia meminta agar rekanan nantinya bekerja sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). ”Sehingga kualitasnya baik dan tidak cepat rusak,” pintanya.

Untuk diketahui, pada 2016 BPWS menganggarkan Rp 8.098.000.000 untuk membangun rest area tahap I. Rekanan pelaksana kegiatan adalah PT Putra Perkasa Cipta Abadi. Selanjutnya pada 2017, BPWS kembali mengucurkan Rp 10.805.000.000 untuk rest area tahap II yang dikerjakan PT Indokon Raya.

Baca Juga :  Layanan Unit Transfusi Darah pada Bulan Ramadan

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/