alexametrics
21 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Menko Airlangga: Sulteng Atasi Covid-19 dengan Kampung Tangguh

SULTENG – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terus memantau dan mengevaluasi penanganan pandemi Covid-19. Seperti yang dilakukan di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Jumat lalu (27/8). Airlangga meninjau Kampung Tangguh yang telah melakukan penanganan pandemi Covid-19 dengan sangat baik. Dia juga memberikan bantuan paket sembako, masker serta motor sampah untuk warga Kampung Tangguh yang secara simbolis diterima oleh Wakil Walikota Palu Reny Lamadjido.

Kampung Tangguh terletak di RT 02 RW 04, Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Kampung Tangguh berhasil menihilkan kasus aktif Covid-19 sejak Juni 2020. Kampung Tangguh ini memiliki Posko PPKM Mikro serta Posko Induk Kelompok Informasi Masyarakat yang didukung Duta Covid-19 yang bertugas mengedukasi masyarakat agar taat protokol kesehatan (Prokes) dan 3T. Termasuk, menjelaskan manfaat vaksinasi.

Kampung Tangguh juga dilengkapi dengan fasilitas pos check point untuk pemeriksaan warga yang masuk dan keluar. Termasuk, menyediakan ruang isolasi bagi warga positif Covid-19 maupun warga dari luar wilayah. Kampung Tangguh juga menyediakan kebutuhan pangan untuk warga positif Covid-19.

Kampung Tangguh memiliki lebih dari 30 Usaha Mikro Kecil (UMK) milik warga yang menyediakan berbagai macam kebutuhan. Mulai dari pakaian, makanan, minuman, dan lainnya. Keberadaan UMK tersebut diharapkan dapat membangun masyarakat yang mandiri dan mampu bertahan dari dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Wamendag Jerry Sambuaga Sebut Revitalisasi Pasar Pacu PEN

“Saya mengapresiasi upaya yang dilakukan Kampung Tangguh ini. Semoga bisa menginspirasi dan dicontoh oleh kampung-kampung lainnya,” tutur Airlangga.

Kampung Tangguh merupakan salah satu inovasi dalam penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang digagas untuk menciptakan partisipasi masyarakat agar mampu bergotong-royong dalam penanganan Covid-19. Hal ini sesuai saran WHO yang merekomendasikan agar penanganan Covid-19 harus melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Kampung Tangguh dapat berbasis  RT, RW,  kelurahan maupun desa.

Saat di Sulteng, Airlangga juga mengunjungi lokasi isolasi terpusat (Isoter) milik pemprov  yang terletak di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Fasilitas isoter memiliki kapasitas 84 tempat tidur. Isoter untuk menangani pasien orang tanpa gejala dan untuk yang bergejala ringan. Pada 26 Agustus 2021, 16 orang dirawat di isoter. Belasan orsng itu dirawat lima perawat dan 1 dokter.

Selain berdialog langsung untuk menyemangati pasien, Airlangga juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako. Warga yang sedang menjalani isolasi mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas isoter. Airlangga juga mengapresiasi para tenaga kesehatan yang sedang bertugas di isoter.

Fasilitas isoter merupakan salah satu poin arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam penanganan Covid-19. Isoter diinisasi karena munculnya kluster keluarga akibat persebaran Covid-19 yang cepat dan masif. Pemerintah menyadari bahwa tidak semua masyarakat memiliki rumah yang memadai untuk benar-benar memisahkan antara pasien Covid-19 dengan anggota keluarga lain. Dengan adanya isoter, pemerintah dapat maksimal menangani pasien Covid-19 sekaligus menekan tingkat penularan.

Baca Juga :  Menko Airlangga Apresiasi Terobosan Pemprov Kalsel

Airlangga juga berkesempatan melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan vaksinasi di halaman kantor Gubernur Sulteng sekaligus menyerahkan bantuan berupa paket sembako bagi warga yang melakukan vaksinasi. Penyelenggaraan vaksinasi dengan target 200 orang per hari tersebut difasilitasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulteng.

Vaksinasi Covid-19 dan kedisiplinan masyarakat menjalankan prokes harus dilaksanakan secara bersama. Akselerasi vaksinasi juga terus didorong agar herd immunity bisa tercapai sesuai target. Hal ini dilakukan sebagaimana arahan Presiden Jokowi yang menegaskan bahwa dalam menangani pandemi Covid-19, selain menekan laju mobilitas dan aktivitas masyarakat, vaksinasi juga harus terus dipercepat hingga 2 juta suntikan per hari.

“Pemerintah selalu berupaya menyukseskan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Namun harus didukung oleh semua pihak, semua komponen masyarakat Indonesia,” tegas Airlangga yang juga menjabat Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

Selain Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, kunjungan ke Sulteng juga dihadiri Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito, Pimpinan dan Anggota DPR RI, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Ekonomi Makro dan Keuangan serta Deputi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. (ltg/fsr/par)

SULTENG – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terus memantau dan mengevaluasi penanganan pandemi Covid-19. Seperti yang dilakukan di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Jumat lalu (27/8). Airlangga meninjau Kampung Tangguh yang telah melakukan penanganan pandemi Covid-19 dengan sangat baik. Dia juga memberikan bantuan paket sembako, masker serta motor sampah untuk warga Kampung Tangguh yang secara simbolis diterima oleh Wakil Walikota Palu Reny Lamadjido.

Kampung Tangguh terletak di RT 02 RW 04, Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Kampung Tangguh berhasil menihilkan kasus aktif Covid-19 sejak Juni 2020. Kampung Tangguh ini memiliki Posko PPKM Mikro serta Posko Induk Kelompok Informasi Masyarakat yang didukung Duta Covid-19 yang bertugas mengedukasi masyarakat agar taat protokol kesehatan (Prokes) dan 3T. Termasuk, menjelaskan manfaat vaksinasi.

Kampung Tangguh juga dilengkapi dengan fasilitas pos check point untuk pemeriksaan warga yang masuk dan keluar. Termasuk, menyediakan ruang isolasi bagi warga positif Covid-19 maupun warga dari luar wilayah. Kampung Tangguh juga menyediakan kebutuhan pangan untuk warga positif Covid-19.

Kampung Tangguh memiliki lebih dari 30 Usaha Mikro Kecil (UMK) milik warga yang menyediakan berbagai macam kebutuhan. Mulai dari pakaian, makanan, minuman, dan lainnya. Keberadaan UMK tersebut diharapkan dapat membangun masyarakat yang mandiri dan mampu bertahan dari dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Bakal Alihkan Anggaran PBID Rp 29,6 Miliar

“Saya mengapresiasi upaya yang dilakukan Kampung Tangguh ini. Semoga bisa menginspirasi dan dicontoh oleh kampung-kampung lainnya,” tutur Airlangga.

Kampung Tangguh merupakan salah satu inovasi dalam penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang digagas untuk menciptakan partisipasi masyarakat agar mampu bergotong-royong dalam penanganan Covid-19. Hal ini sesuai saran WHO yang merekomendasikan agar penanganan Covid-19 harus melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Kampung Tangguh dapat berbasis  RT, RW,  kelurahan maupun desa.

Saat di Sulteng, Airlangga juga mengunjungi lokasi isolasi terpusat (Isoter) milik pemprov  yang terletak di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Fasilitas isoter memiliki kapasitas 84 tempat tidur. Isoter untuk menangani pasien orang tanpa gejala dan untuk yang bergejala ringan. Pada 26 Agustus 2021, 16 orang dirawat di isoter. Belasan orsng itu dirawat lima perawat dan 1 dokter.

Selain berdialog langsung untuk menyemangati pasien, Airlangga juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako. Warga yang sedang menjalani isolasi mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas isoter. Airlangga juga mengapresiasi para tenaga kesehatan yang sedang bertugas di isoter.

Fasilitas isoter merupakan salah satu poin arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam penanganan Covid-19. Isoter diinisasi karena munculnya kluster keluarga akibat persebaran Covid-19 yang cepat dan masif. Pemerintah menyadari bahwa tidak semua masyarakat memiliki rumah yang memadai untuk benar-benar memisahkan antara pasien Covid-19 dengan anggota keluarga lain. Dengan adanya isoter, pemerintah dapat maksimal menangani pasien Covid-19 sekaligus menekan tingkat penularan.

Baca Juga :  Indonesia-Arab Saudi Akan Berdiplomasi

Airlangga juga berkesempatan melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan vaksinasi di halaman kantor Gubernur Sulteng sekaligus menyerahkan bantuan berupa paket sembako bagi warga yang melakukan vaksinasi. Penyelenggaraan vaksinasi dengan target 200 orang per hari tersebut difasilitasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulteng.

Vaksinasi Covid-19 dan kedisiplinan masyarakat menjalankan prokes harus dilaksanakan secara bersama. Akselerasi vaksinasi juga terus didorong agar herd immunity bisa tercapai sesuai target. Hal ini dilakukan sebagaimana arahan Presiden Jokowi yang menegaskan bahwa dalam menangani pandemi Covid-19, selain menekan laju mobilitas dan aktivitas masyarakat, vaksinasi juga harus terus dipercepat hingga 2 juta suntikan per hari.

“Pemerintah selalu berupaya menyukseskan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Namun harus didukung oleh semua pihak, semua komponen masyarakat Indonesia,” tegas Airlangga yang juga menjabat Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

Selain Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, kunjungan ke Sulteng juga dihadiri Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito, Pimpinan dan Anggota DPR RI, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Ekonomi Makro dan Keuangan serta Deputi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. (ltg/fsr/par)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/