alexametrics
23 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

UMM Tambah Dua Guru Besar Bidang Pangan dan Logistik

MALANG, Jawa Pos Radar Madura – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) punya dua guru besar baru di fakultas teknik dan fakultas pertanian-peternakan. Hal itu diumumkan saat penyerahan Surat Keputusan Guru Besar oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur di Ruang Sidang Senat UMM, Kamis (16/7). 

Keduanya yakni Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, M.P. dan Prof. Dr. Ilyas Masudin, S.T., M.Log., SCM., Ph.D. Elfi mendapat SK Mendikbud menjadi Profesor atau Guru Besar di bidang Teknologi Hasil Pangan (THP). Sementara Ilyas menjadi Profesor atau Guru Besar di Bidang Logistik dan Rantai Pasok.

Kepala LLDikti Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA. yang menyerahkan langsung SK tersebut kepada keduanya. Disaksikan seluruh pejabat struktural dan dosen masing-masing fakultas. Penyerahan juga disaksikan civitas academica Fakultas Teknik dan Fakultas Peternakan-Pertanian lewat Zoom.

Baca Juga :  Screentel Padi, Inovasi Mesin Ramah Lingkungan dan Dompet Petani

Beberapa karya Elfi banyak berhubungan dengan pewarna makanan alami yang berasal dari pigmen bunga. Hasil penelitian Ketua Halal Center tersebut pernah menembus The Five Best Poster Product Halal Excellent at World Halal Research Kuala Lumpur serta menjadi reviewer jurnal internasional.

Beberapa penelitiannya telah diakui sebagai suplemen kaya antioksidan untuk protector hati dan juga ginjal. Dalam misinya, Elfi berusaha untuk mengungkap berbagai macam rahasia di balik tanaman lokal di sekitarnya. Jadi tidak mengherankan apabila ia selalu konsisten melakukan penelitian setiap tahunnya.

Sementara Ilyas merupakan dosen Teknik Industri yang menjadi dosen pertama mendapat status sebagai ASEAN Engineer. Lisensi itu diterima dosen yang menyelesaikan pendidikan doktoral di RMIT University, Melbourne, Australia ini saat menghadiri konferensi ke-36 The ASEAN Federation of Engineering Organizations.

Baca Juga :  Mahasiswa UMM Ciptakan Aplikasi VRS Versi Android

Ilyas yang juga merupakan Kepala Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik ini, telah membawa program studi yang dipimpinnya memperoleh akreditasi bertaraf internasional dari Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Lewat akreditasi ini, prodi ini memperoleh status Provisionally Accredited.

Rektor UMM Dr. Fauzan M.Pd. menyatakan, UMM sudah mencanangkan program Guru Besar Asuh. Guru Besar yang telah ada diminta untuk mendampingi para dosen untuk segera mengurus jabatan fungsional tertinggi dosen ini. Program ini dalam rangka mengakselerasi jumlah Guru Besar yang ada. 

Suprapto menyatakan, persentase jumlah Guru Besar di Jawa Timur tiga persen dari jumlah nasional 6 ribu orang. Tahun ini, Suprapto menargetkan 4 persen dari keseluruhan nasional. ”Ini sangat memungkinkan. Target ini memicu saya untuk bekerja lebih giat lagi,” ungkapnya. 

MALANG, Jawa Pos Radar Madura – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) punya dua guru besar baru di fakultas teknik dan fakultas pertanian-peternakan. Hal itu diumumkan saat penyerahan Surat Keputusan Guru Besar oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur di Ruang Sidang Senat UMM, Kamis (16/7). 

Keduanya yakni Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, M.P. dan Prof. Dr. Ilyas Masudin, S.T., M.Log., SCM., Ph.D. Elfi mendapat SK Mendikbud menjadi Profesor atau Guru Besar di bidang Teknologi Hasil Pangan (THP). Sementara Ilyas menjadi Profesor atau Guru Besar di Bidang Logistik dan Rantai Pasok.

Kepala LLDikti Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA. yang menyerahkan langsung SK tersebut kepada keduanya. Disaksikan seluruh pejabat struktural dan dosen masing-masing fakultas. Penyerahan juga disaksikan civitas academica Fakultas Teknik dan Fakultas Peternakan-Pertanian lewat Zoom.

Baca Juga :  H. Syafiuddin Santuni Keluarga Korban KRI Nanggala-402

Beberapa karya Elfi banyak berhubungan dengan pewarna makanan alami yang berasal dari pigmen bunga. Hasil penelitian Ketua Halal Center tersebut pernah menembus The Five Best Poster Product Halal Excellent at World Halal Research Kuala Lumpur serta menjadi reviewer jurnal internasional.

Beberapa penelitiannya telah diakui sebagai suplemen kaya antioksidan untuk protector hati dan juga ginjal. Dalam misinya, Elfi berusaha untuk mengungkap berbagai macam rahasia di balik tanaman lokal di sekitarnya. Jadi tidak mengherankan apabila ia selalu konsisten melakukan penelitian setiap tahunnya.

Sementara Ilyas merupakan dosen Teknik Industri yang menjadi dosen pertama mendapat status sebagai ASEAN Engineer. Lisensi itu diterima dosen yang menyelesaikan pendidikan doktoral di RMIT University, Melbourne, Australia ini saat menghadiri konferensi ke-36 The ASEAN Federation of Engineering Organizations.

Baca Juga :  Bupati Baddrut Tamam Terpilih Jadi Ketua Ika UMM Jatim

Ilyas yang juga merupakan Kepala Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik ini, telah membawa program studi yang dipimpinnya memperoleh akreditasi bertaraf internasional dari Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Lewat akreditasi ini, prodi ini memperoleh status Provisionally Accredited.

Rektor UMM Dr. Fauzan M.Pd. menyatakan, UMM sudah mencanangkan program Guru Besar Asuh. Guru Besar yang telah ada diminta untuk mendampingi para dosen untuk segera mengurus jabatan fungsional tertinggi dosen ini. Program ini dalam rangka mengakselerasi jumlah Guru Besar yang ada. 

Suprapto menyatakan, persentase jumlah Guru Besar di Jawa Timur tiga persen dari jumlah nasional 6 ribu orang. Tahun ini, Suprapto menargetkan 4 persen dari keseluruhan nasional. ”Ini sangat memungkinkan. Target ini memicu saya untuk bekerja lebih giat lagi,” ungkapnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/