alexametrics
22.3 C
Madura
Tuesday, May 24, 2022

Presiden Jokowi Apresiasi Penanganan Pandemi di Indonesia Membaik

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-57 kepada seluruh keluarga besar Partai Golongan Karya (Golkar) di seluruh Indonesia, Sabtu malam (23/10).

Jokowi menyatakan, penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia semakin membaik. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah kasus aktif Covid-19 yang semakin menurun. Termasuk, tingkat penularan yang kian melandai.

”Angka kematian juga berangsur menurun, sejalan dengan membaiknya penanganan kesehatan,” ujar Presiden Jokowi dalam pidatonya di puncak perayaan HUT Partai Golkar Ke-57 di Jakarta.

Menurut Jokowi, bukan hanya dari sisi kesehatan yang sudah menunjukkan tanda semakin membaik. Tapi, di sektor perekonomian juga mulai menggeliat ke arah positif. Misalnya, neraca perdagangan mengalami surplus, purchasing manager indeks manufaktur juga kian membaik.

Baca Juga :  Pemerintah Beri Insentif Usaha Mikro Kecil di Level 4 Rp 1,2 Juta

Jokowi menuturkan, indikator-indikator tersebut menunjukkan pertumbuhan perekonomian menuju arah positif. Namun, Jokowi mengingatkan, masih banyak agenda strategis bangsa yang harus dituntaskan.

”Seperti menyelesaikan masalah kemiskinan ekstrem dan mendorong semakin banyaknya lapangan kerja baru. Termasuk, membuat UMKM Indonesia bisa naik kelas. Agar UMKM kita semakin kuat dan tangguh pasca pandemi ini,” tegas Jokowi.

Di hadapan kader Golkar seluruh Indonesia, mantan gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, pandemi Covid-19 mengajarkan pentingnya respons cepat untuk melindungi masyarakat. Kebijakan pemerintah harus mampu menjangkau dan melindungi masyarakat di seluruh pelosok tanah air.

Dijelaskan, pandemi juga menjadi ujian ketangguhan sistem dan kelembagaan di Indonesia. Baik, pemerintah, kelembagaan ekonomi, maupun politik. Sebab, pandemi Covid-19 membuat Indonesia menghadapi dua krisis global dalam waktu bersamaan. Yakni krisis kesehatan dan ekonomi.

Baca Juga :  Generasi Muda Jadi Game Changer untuk Bangun Ekonomi di Era Digital

”Saya lihat krisis yang tidak ada presedennya dalam sejarah. Untuk mengatasinya, diperlukan tindakan-tindakan yang luar biasa, tindakan yang extraordinary,” pungkas Jokowi. (*/par)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-57 kepada seluruh keluarga besar Partai Golongan Karya (Golkar) di seluruh Indonesia, Sabtu malam (23/10).

Jokowi menyatakan, penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia semakin membaik. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah kasus aktif Covid-19 yang semakin menurun. Termasuk, tingkat penularan yang kian melandai.

”Angka kematian juga berangsur menurun, sejalan dengan membaiknya penanganan kesehatan,” ujar Presiden Jokowi dalam pidatonya di puncak perayaan HUT Partai Golkar Ke-57 di Jakarta.


Menurut Jokowi, bukan hanya dari sisi kesehatan yang sudah menunjukkan tanda semakin membaik. Tapi, di sektor perekonomian juga mulai menggeliat ke arah positif. Misalnya, neraca perdagangan mengalami surplus, purchasing manager indeks manufaktur juga kian membaik.

Baca Juga :  Bupati Ajak Wartawan Turut Membangun Sampang

Jokowi menuturkan, indikator-indikator tersebut menunjukkan pertumbuhan perekonomian menuju arah positif. Namun, Jokowi mengingatkan, masih banyak agenda strategis bangsa yang harus dituntaskan.

”Seperti menyelesaikan masalah kemiskinan ekstrem dan mendorong semakin banyaknya lapangan kerja baru. Termasuk, membuat UMKM Indonesia bisa naik kelas. Agar UMKM kita semakin kuat dan tangguh pasca pandemi ini,” tegas Jokowi.

Di hadapan kader Golkar seluruh Indonesia, mantan gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, pandemi Covid-19 mengajarkan pentingnya respons cepat untuk melindungi masyarakat. Kebijakan pemerintah harus mampu menjangkau dan melindungi masyarakat di seluruh pelosok tanah air.

Dijelaskan, pandemi juga menjadi ujian ketangguhan sistem dan kelembagaan di Indonesia. Baik, pemerintah, kelembagaan ekonomi, maupun politik. Sebab, pandemi Covid-19 membuat Indonesia menghadapi dua krisis global dalam waktu bersamaan. Yakni krisis kesehatan dan ekonomi.

Baca Juga :  Mengalkulasi Jangkauan PLN di Pulau Garam

”Saya lihat krisis yang tidak ada presedennya dalam sejarah. Untuk mengatasinya, diperlukan tindakan-tindakan yang luar biasa, tindakan yang extraordinary,” pungkas Jokowi. (*/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Mahasiswa Tolak Full Day School

Pak Tarsun Low Profile

Artikel Terbaru

/