alexametrics
29.1 C
Madura
Saturday, May 28, 2022

Dua Bulan Drop, Sastrawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia

JAKARTA – Dunia sastra Indonesia berduka. Sastrawan Radhar Panca Dahana meninggal di IGD Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Salemba, Jakarta Pusat, pukul 19.30 Kamis (22/4).

Radhar Panca Dahana tutup usia pada umur 56 tahun. Novie Chamelia, salah seorang murid Radhar di Pamekasan, mendapat kabar duka dari istri almarhum Krisniati Marcellina yang akrab dipanggil Mbak Ngkis.

”Mas Radhar meninggal dunia hari ini pukul 19.30,” kata pegiat Komunitas Literasi Sivitas Kotheka itu kepada RadarMadura.id.

Novie sangat terkejut begitu mendengar kabar duka tersebut. Sebab, dia mempunyai hubungan erat dengan sastrawan kelahiran 26 Maret 1965 itu. ”Barusan ditelepon istrinya,” jelas Novie.

Baca Juga :  Akan Siapkan Drive-Thru Disinfektan Gerbang Suramadu

Novie mengungkapkan, dua bulan terakhir kondisi Radhar memang drop. Jadwal cuci darahnya sudah tidak teratur. Awalnya cuci darah tiga kali dalam sepekan. Setiap Senin, Rabu, dan Sabtu.

Akan tetapi, dua bulan terakhir memerlukan cuci darah lebih intens. Karena kondisinya semakin drop, Kamis (22/4) Radhar dilarikan ke rumah sakit.

Baginya, Radhar Panca Dahana bukan sebatas sutradara dan teman. Lebih dari itu, dia adalah guru yang sudah banyak mengubah cara pandangnya tentang kehidupan. Juga memperkuat mental Novie sebelum dia pulang kampung.

Novie beryukur dua tahun lalu diberi kesempatan umrah bersama Radhar selama lima hari. Dari sanalah dia semakin mengenal kesehariannya yang sangat sederhana dan selalu produktif. ”Selamat jalan, Guru. Terima kasih atas ilmu yang luar biasa,” ucap Novie. (luq)

Baca Juga :  Pertanyakan Bantuan Operasional Pendidikan TPQ, PP, dan MDT (4–Habis)

JAKARTA – Dunia sastra Indonesia berduka. Sastrawan Radhar Panca Dahana meninggal di IGD Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Salemba, Jakarta Pusat, pukul 19.30 Kamis (22/4).

Radhar Panca Dahana tutup usia pada umur 56 tahun. Novie Chamelia, salah seorang murid Radhar di Pamekasan, mendapat kabar duka dari istri almarhum Krisniati Marcellina yang akrab dipanggil Mbak Ngkis.

”Mas Radhar meninggal dunia hari ini pukul 19.30,” kata pegiat Komunitas Literasi Sivitas Kotheka itu kepada RadarMadura.id.


Novie sangat terkejut begitu mendengar kabar duka tersebut. Sebab, dia mempunyai hubungan erat dengan sastrawan kelahiran 26 Maret 1965 itu. ”Barusan ditelepon istrinya,” jelas Novie.

Baca Juga :  Bakal Berlangsung 25 Agustus

Novie mengungkapkan, dua bulan terakhir kondisi Radhar memang drop. Jadwal cuci darahnya sudah tidak teratur. Awalnya cuci darah tiga kali dalam sepekan. Setiap Senin, Rabu, dan Sabtu.

Akan tetapi, dua bulan terakhir memerlukan cuci darah lebih intens. Karena kondisinya semakin drop, Kamis (22/4) Radhar dilarikan ke rumah sakit.

Baginya, Radhar Panca Dahana bukan sebatas sutradara dan teman. Lebih dari itu, dia adalah guru yang sudah banyak mengubah cara pandangnya tentang kehidupan. Juga memperkuat mental Novie sebelum dia pulang kampung.

Novie beryukur dua tahun lalu diberi kesempatan umrah bersama Radhar selama lima hari. Dari sanalah dia semakin mengenal kesehariannya yang sangat sederhana dan selalu produktif. ”Selamat jalan, Guru. Terima kasih atas ilmu yang luar biasa,” ucap Novie. (luq)

Baca Juga :  Akan Siapkan Drive-Thru Disinfektan Gerbang Suramadu
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/