alexametrics
21.2 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Enam Daerah di Jatim Masuk Level 1

SURABAYA – Enam daerah di Jawa Timur (Jatim) masuk level 1. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat tidak kendur dan tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) untuk memutus persebaran Covid-19.

Berdasar asesmen situasi Covid-19 Kemenkes RI per Minggu (12/9), enam kabupaten/kota masuk level 1. Yakni, Kabupaten Lamongan, Jember, Pasuruan, Gresik, Sidoarjo, dan Banyuwangi.

Di level 2 terdapat 19 kabupaten/kota. Di antaranya, Kabupaten Tuban, Sumenep, Situbondo, Sampang, dan Probolinggo. Kemudian, Kabupaten Pamekasan, Kediri, Jombang, Bojonegoro, Bangkalan, Ngawi, Nganjuk, Malang, dan Madiun. Lalu, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Kediri, Kota Batu.

Selanjutnya, 13 daerah masuk level 3. Yaitu, Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Mojokerto, Magetan, dan Lumajang. Kemudian, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Blitar, Kabupaten Bondowoso, dan Blitar.

Baca Juga :  Dokter Dibyo Itu Teladan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kekompakan semua pihak dalam mencegah dan mengendalikan persebaran Covid-19. Mulai dari pemprov, Forkopimda Jatim, bupati/wali kota, dan forkopimda kabupaten/kota. Kemudian, nakes dan semua elemen masyarakat.

”Alhamdulillah, hari ini sudah terjadi penambahan kabupaten/kota di Jatim yang masuk level 1. Total ada enam kabupaten/kota yang berada pada level 1. Data ini berasal dari asesmen situasi Covid-19 yang dirilis Kemenkes RI per  Minggu (12/9),” tuturnya.

Khofifah mengungkapkan, terkait capaian vaksinasi di Jatim, berdasar Dashboard Kemenkes/KCPEN per Senin (13/9), jumlah capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua 18.056.737 dosis. ”Perinciannya, dosis pertama 11.679.097 orang dan dosis kedua 6.377.640 orang,” ungkapnya.

Baca Juga :  3.003 Personel Siaga Jaga Pasokan Listrik

Menurut dia, capaian itu sejalan dengan langkah Pemprov Jatim bersama Forkopimda Jatim dan seluruh pihak dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Sebab, vaksinasi memang membutuhkan kerja sama lintas sektor. Termasuk melibatkan pentahelix approach. ”Mewujudkan herd immunity memang tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Khofifah mengingatkan kepada semua elemen masyarakat untuk tidak kendur dan menjaga kedisiplinan menjalankan prokes. Termasuk tetap memakai masker, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

”Kondisi seperti ini patut kita syukuri. Jatim sudah bebas zona merah dan terlepas dari level 4. Vaksinasi terus kita gencarkan. Namun, jangan sampai lengah. Tetap jaga prokes agar kita segera keluar dari pandemi,” pungkasnya. (bam)

SURABAYA – Enam daerah di Jawa Timur (Jatim) masuk level 1. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat tidak kendur dan tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) untuk memutus persebaran Covid-19.

Berdasar asesmen situasi Covid-19 Kemenkes RI per Minggu (12/9), enam kabupaten/kota masuk level 1. Yakni, Kabupaten Lamongan, Jember, Pasuruan, Gresik, Sidoarjo, dan Banyuwangi.

Di level 2 terdapat 19 kabupaten/kota. Di antaranya, Kabupaten Tuban, Sumenep, Situbondo, Sampang, dan Probolinggo. Kemudian, Kabupaten Pamekasan, Kediri, Jombang, Bojonegoro, Bangkalan, Ngawi, Nganjuk, Malang, dan Madiun. Lalu, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Kediri, Kota Batu.


Selanjutnya, 13 daerah masuk level 3. Yaitu, Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Mojokerto, Magetan, dan Lumajang. Kemudian, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Blitar, Kabupaten Bondowoso, dan Blitar.

Baca Juga :  Tekan Persebaran Covid, Pemprov Jatim Gandeng Kedubes Kerajaan Inggris

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kekompakan semua pihak dalam mencegah dan mengendalikan persebaran Covid-19. Mulai dari pemprov, Forkopimda Jatim, bupati/wali kota, dan forkopimda kabupaten/kota. Kemudian, nakes dan semua elemen masyarakat.

”Alhamdulillah, hari ini sudah terjadi penambahan kabupaten/kota di Jatim yang masuk level 1. Total ada enam kabupaten/kota yang berada pada level 1. Data ini berasal dari asesmen situasi Covid-19 yang dirilis Kemenkes RI per  Minggu (12/9),” tuturnya.

Khofifah mengungkapkan, terkait capaian vaksinasi di Jatim, berdasar Dashboard Kemenkes/KCPEN per Senin (13/9), jumlah capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua 18.056.737 dosis. ”Perinciannya, dosis pertama 11.679.097 orang dan dosis kedua 6.377.640 orang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gubernur dan Pertamina Jamin Stok Solar Aman

Menurut dia, capaian itu sejalan dengan langkah Pemprov Jatim bersama Forkopimda Jatim dan seluruh pihak dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Sebab, vaksinasi memang membutuhkan kerja sama lintas sektor. Termasuk melibatkan pentahelix approach. ”Mewujudkan herd immunity memang tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Khofifah mengingatkan kepada semua elemen masyarakat untuk tidak kendur dan menjaga kedisiplinan menjalankan prokes. Termasuk tetap memakai masker, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

”Kondisi seperti ini patut kita syukuri. Jatim sudah bebas zona merah dan terlepas dari level 4. Vaksinasi terus kita gencarkan. Namun, jangan sampai lengah. Tetap jaga prokes agar kita segera keluar dari pandemi,” pungkasnya. (bam)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/