alexametrics
21 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Kondisi 12 ODP Tetap Baik

KONDISI kesehatan 12 ODP tetap baik. Sebelumnya mereka pernah kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 asal Blega. Belasan orang itu sudah dilakukan rapid test. Hasilnya negatif. Kemudian mereka melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Selama isolasi mandiri itu mereka mendapatkan pengawasan khusus Puskesmas Blega bekerja sama dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Blega. Kondisi ODP pada hari ke-11 tetap baik.

Kepala Puskesmas Blega Agus Salim Burhanuddin menyampaikan, meski tidak ada gejala terpapar Covid-19, mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumah. Dia bersyukur kasus pertama di Bangkalan terjadi di Blega bisa diputus.

Empat anggota keluarga pernah melakukan kontak langsung dengan pasien covid. Mereka sudah dinyatakan negatif menurut hasil rapid test. Meski begitu, isolasi mandiri tetap dilakukan pendampingan oleh tim pengawas.

Baca Juga :  Pemerintah Apresiasi Kolaborasi untuk Dorong Pertumbuhan Industri Kopi

Petugas kesehatan yang pernah kontak langsung juga belum tugas dinas karena masa isolasi belum selesai. ”Kami akan terus bekerja sama dalam memutus mata rantai persebaran Covid-19 di Bangkalan, khususnya Blega,” terangnya.

Jubir Tim Satgas Virus Korona RSUD Syamrabu Bangkalan Catur Budi Keswardiono menyebutkan, penanganan Covid-19 mendapatkan perlakuan cepat dan tanggap. Koordinasi puskesmas dan rumah sakit berjalan dengan baik. ”Pasien yang sudah ketahuan positif atau memiliki gejala langsung dilarikan ke ruang isolasi. Tidak lagi ke IGD,” terangnya. (hel)

- Advertisement -

KONDISI kesehatan 12 ODP tetap baik. Sebelumnya mereka pernah kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 asal Blega. Belasan orang itu sudah dilakukan rapid test. Hasilnya negatif. Kemudian mereka melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Selama isolasi mandiri itu mereka mendapatkan pengawasan khusus Puskesmas Blega bekerja sama dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Blega. Kondisi ODP pada hari ke-11 tetap baik.

Kepala Puskesmas Blega Agus Salim Burhanuddin menyampaikan, meski tidak ada gejala terpapar Covid-19, mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumah. Dia bersyukur kasus pertama di Bangkalan terjadi di Blega bisa diputus.


Empat anggota keluarga pernah melakukan kontak langsung dengan pasien covid. Mereka sudah dinyatakan negatif menurut hasil rapid test. Meski begitu, isolasi mandiri tetap dilakukan pendampingan oleh tim pengawas.

Baca Juga :  Bupati Wacanakan Penghargaan Khusus

Petugas kesehatan yang pernah kontak langsung juga belum tugas dinas karena masa isolasi belum selesai. ”Kami akan terus bekerja sama dalam memutus mata rantai persebaran Covid-19 di Bangkalan, khususnya Blega,” terangnya.

Jubir Tim Satgas Virus Korona RSUD Syamrabu Bangkalan Catur Budi Keswardiono menyebutkan, penanganan Covid-19 mendapatkan perlakuan cepat dan tanggap. Koordinasi puskesmas dan rumah sakit berjalan dengan baik. ”Pasien yang sudah ketahuan positif atau memiliki gejala langsung dilarikan ke ruang isolasi. Tidak lagi ke IGD,” terangnya. (hel)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/