alexametrics
25.3 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Seleksi CPNS Dibuka, Kebutuhan Guru Terbanyak

SAMPANG – Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) kembali dibuka. Jatah untuk Pamekasan terbanyak, yakni 450 orang. Disusul Sumenep yang mendapat jatah 310. Bangkalan 297 dan Sampang paling sedikit dengan 290.

Total formasi empat kabupaten di Madura sebanyak 1.347. Dibanding tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya, kebutuhan guru paling banyak. Dari jatah Bangkalan 297, kebutuhan guru mencapai 196. Di Pamekasan kebutuhan guru 269 orang dan di Sampang 165 orang.

Kabid Informasi Kepegawaian dan Pengembangan Karir BKPSDM Sampang Suyono menyampaikan, pengumuman formasi CPNS merupakan tahap awal rekrutmen CPNS. Meski formasi sudah diumumkan, tidak otomatis pendaftaran dibuka. BKPSDM Sampang masih menunggu kepastian dari Kemen PAN-RB. Kendati begitu, proses rekrutmen tetap menggunakan sistem computer assisted test (CAT).

Kemungkinan pendaftaran akan dibuka dalam minggu ini. Sebab, jika melihat di jadwal tentatif, pendaftaran online dan unggah dokumen dijadwalkan bulan ini.

Baca Juga :  Kepulauan Dijatah 5 CPNS

Selanjutnya, masuk pada tahapan masa sanggah. Dalam masa sanggah, pendaftar bisa memprotes ke panitia jika terdapat kesalahan teknis. Waktu proses sanggah hanya tiga hari. Panitia mempunyai waktu selama tujuh hari untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

”Jadi, masa sanggah itu hanya berlangsung sekitar sepuluh hari. Tiga hari untuk menerima laporan jika ada kesalahan, selebihnya, waktunya petugas untuk memperbaiki kesalahan itu,” terangnya kemarin (11/11).

Sekretaris Komisi I DPRD Sampang Aulia Rahman menuturkan, seleksi CPNS tahun ini harus maksimal. Jatah formasi dari pemerintah harus terserap semua. Karena itu, pihaknya meminta agar pemerintah gencar melakukan sosialisasi. ”Rekrutmen CPNS harus bisa mengurangi kekurangan ASN di Sampang. Sebab, jumlah kebutuhan cukup banyak,” tukasnya.

Baca Juga :  Pamekasan Dapat Jatah 450 Formasi

Masyarakat bisa mengakses laman resmi pendaftaran CPNS di sscasn.bkn.go.id. Informasi lebih lanjut mengenai penerimaan, syarat, dan cara pendaftaran CPNS di Bangkalan dapat dilihat pada laman resmi pemkab www.bangkalankab.go.id/v4/. Atau bisa ditanyakan ke kantor BKPSDM.

Sekkab Bangkalan Setijabudhi menyampaikan, formasi 297 itu untuk tiga bidang. Rinciannya, 196 orang tenaga pendidik, 36 tenaga medis, dan 65 tenaga teknis. Ratusan jatah itu merupakan keputusan pemerintah pusat. Pemerintah daerah hanya memfasilitasi. ”Tes dilakukan secara online. Jadi lebih transparan,” tegas Budhi.

Budhi mengimbau masyarakat menghindari calo. Sebab, iming-iming yang bisa meloloskan itu hoaks. Semua proses dilaksanakan secara online. ”Semua orang bisa melihat pergerakannya. Jadi tidak ada satu pun yang membantu kecuali dirinya sendiri. Sekali lagi kami tegaskan untuk tidak percaya calo,” imbaunya. (bil)

SAMPANG – Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) kembali dibuka. Jatah untuk Pamekasan terbanyak, yakni 450 orang. Disusul Sumenep yang mendapat jatah 310. Bangkalan 297 dan Sampang paling sedikit dengan 290.

Total formasi empat kabupaten di Madura sebanyak 1.347. Dibanding tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya, kebutuhan guru paling banyak. Dari jatah Bangkalan 297, kebutuhan guru mencapai 196. Di Pamekasan kebutuhan guru 269 orang dan di Sampang 165 orang.

Kabid Informasi Kepegawaian dan Pengembangan Karir BKPSDM Sampang Suyono menyampaikan, pengumuman formasi CPNS merupakan tahap awal rekrutmen CPNS. Meski formasi sudah diumumkan, tidak otomatis pendaftaran dibuka. BKPSDM Sampang masih menunggu kepastian dari Kemen PAN-RB. Kendati begitu, proses rekrutmen tetap menggunakan sistem computer assisted test (CAT).


Kemungkinan pendaftaran akan dibuka dalam minggu ini. Sebab, jika melihat di jadwal tentatif, pendaftaran online dan unggah dokumen dijadwalkan bulan ini.

Baca Juga :  Upaya Mendongkrak Stabilitas Harga Garam di Madura

Selanjutnya, masuk pada tahapan masa sanggah. Dalam masa sanggah, pendaftar bisa memprotes ke panitia jika terdapat kesalahan teknis. Waktu proses sanggah hanya tiga hari. Panitia mempunyai waktu selama tujuh hari untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

”Jadi, masa sanggah itu hanya berlangsung sekitar sepuluh hari. Tiga hari untuk menerima laporan jika ada kesalahan, selebihnya, waktunya petugas untuk memperbaiki kesalahan itu,” terangnya kemarin (11/11).

Sekretaris Komisi I DPRD Sampang Aulia Rahman menuturkan, seleksi CPNS tahun ini harus maksimal. Jatah formasi dari pemerintah harus terserap semua. Karena itu, pihaknya meminta agar pemerintah gencar melakukan sosialisasi. ”Rekrutmen CPNS harus bisa mengurangi kekurangan ASN di Sampang. Sebab, jumlah kebutuhan cukup banyak,” tukasnya.

Baca Juga :  Percepat Pembangunan Rendah Karbon dengan Investasi-Kolaborasi Global

Masyarakat bisa mengakses laman resmi pendaftaran CPNS di sscasn.bkn.go.id. Informasi lebih lanjut mengenai penerimaan, syarat, dan cara pendaftaran CPNS di Bangkalan dapat dilihat pada laman resmi pemkab www.bangkalankab.go.id/v4/. Atau bisa ditanyakan ke kantor BKPSDM.

Sekkab Bangkalan Setijabudhi menyampaikan, formasi 297 itu untuk tiga bidang. Rinciannya, 196 orang tenaga pendidik, 36 tenaga medis, dan 65 tenaga teknis. Ratusan jatah itu merupakan keputusan pemerintah pusat. Pemerintah daerah hanya memfasilitasi. ”Tes dilakukan secara online. Jadi lebih transparan,” tegas Budhi.

Budhi mengimbau masyarakat menghindari calo. Sebab, iming-iming yang bisa meloloskan itu hoaks. Semua proses dilaksanakan secara online. ”Semua orang bisa melihat pergerakannya. Jadi tidak ada satu pun yang membantu kecuali dirinya sendiri. Sekali lagi kami tegaskan untuk tidak percaya calo,” imbaunya. (bil)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/