alexametrics
20.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Sampaikan Pidato Kebangsaan, Menko Airlangga Baca Dua Pantun Pemersatu

JAKARTA – ”Dua sahabat lama tak jumpa, bertemu bahagia di bawah lentera. Golkar dan CSIS selalu bersama, membawa Indonesia menuju sejahtera. Bakar pisang di Kota Yogya, rasanya terkenang tiada tara. Golkar Menang Indonesia Jaya, rakyatnya senang maju sejahtera.”

Demikian bunyi pantun yang dibacakan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Pantun optimisme itu dibacakan sebelum dia mengakhiri pidato kebangsaan bertema ”Demokrasi, Kebangsaan dan Kesejahteraan” jelang HUT Ke-50 Center for Strategic and International Studies (CSIS) di Jakarta Selasa lalu (10/8).

Menurut Airlangga, CSIS telah menorehkan capaiannya sebagai lembaga kajian atau think tank terkemuka. Bukan saja di Indonesia, tetapi juga diakui eksistensinya di dunia internasional. Hasil-hasil kajian dan riset CSIS terbukti memengaruhi kebijakan pemerintah dalam pengambilan keputusan strategis.

Para pendiri, pembina, dan para peneliti CSIS dikenal memiliki kiprah dan berkontribusi bagi negara. Termasuk di bidang politik, ekonomi, sosial, dan hubungan internasional. ”Karena itu, kami mengucapkan selamat kepada CSIS. Semoga terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ucapnya.

Dijelaskan, pada kuartal kedua, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai angka 7,07 persen. Angka ini sesuai dengan target yang diberikan Presiden Jokowi. Capaian ini berkat kerja keras seluruh komponen bangsa. Dengan pertumbuhan tersebut, prospek pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi menjadi salah satu yang terbaik di Asia.

Baca Juga :  Pembangunan Gedung DPRD Multiyears

Pertumbuhan ekonomi yang bagus membuktikan bahwa, meski dalam situasi yang memprihatinkan akibat pandemi Covid-19, Indonesia mampu dan terus berusaha bangkit. Dalam situasi terjepit, warga Indonesia memiliki daya tahan yang tangguh, rasa solidaritas tinggi, simpati yang besar, serta pekerja keras.

”Semoga dengan tanda-tanda bagus dari sektor pertumbuhan ekonomi ini, masa depan yang lebih cerah dapat kita rebut kembali,” harapnya.

Airlangga berpendapat, sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar, tema HUT CSIS sangat relevan untuk terus dikemukakan. Sehingga, arah bangsa menuju terwujudnya kesejahteraan menjadi kenyataan. ”Apalagi jelang peringatan HUT Ke-76 Proklamasi Kemerdekaan RI. Semangat kebangsaan harus terus kita gelorakan disertai optimisme bahwa bangsa kita akan mencapai kesejahteraan menuju Indonesia maju,” tegasnya.

Ditegaskan, Partai Golkar sesungguhnya telah memiliki Visi Negara Kesejahteraan 2045. Partai Golkar meyakini, Indonesia akan menjadi negara maju dan sejajar dengan negara ekonomi besar lainnya di dunia. ”Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, membuat kita harus melakukan restarting dan rebooting tentang skenario yang disusun untuk mewujudkan visi 2045 tersebut,” ulasnya.

Diterangkan, hampir dua tahun dunia dilanda pandemi Covid-19, termasuk Indonesia. Berbagai upaya dan kerja keras telah dilakukan pemerintah dan seluruh komponen bangsa untuk menekan penularan Covid-19. Hal itu disertai langkah-langkah untuk mengatasi dampak sosial ekonomi dari pandemi Covid-19.

”Tidak ada negara yang memiliki pengalaman dalam pengendalian Covid-19. Apalagi saat ini muncul berbagai varian baru yang penularannya sangat cepat,” katanya.

Baca Juga :  Antologi 99 Puisi Korona Wartawan-Penyair, Madura Tak Ketinggalan

Dijelaskan, berbagai kebijakan telah dikeluarkan pemerintah untuk menahan laju persebaran Covid-19. Pemerintah terus menggenjot program vaksinasi nasional hingga ke pelosok daerah. Penanganan kesehatan, penyediaan obat-obatan, fasilitas kesehatan, dan perhatian terhadap para tenaga kesehatan terus diberikan.

Kebijakan bantuan sosial dikeluarkan pemerintah dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar. Pemerintah juga mengeluarkan berbagai kebijakan untuk menahan laju perlambatan ekonomi dengan berbagai stimulasi dan insentif bagi pekerja dan dunia usaha agar tetap bergairah.

Pemerintah mengambil tindakan nonmedis, yaitu memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat di seluruh Indonesia dengan kasus tinggi sejak 5 Juli sampai dengan 22 Juli dan diperpanjang 2 kali hingga tanggal 9 Agustus 2021.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan intensifikasi vaksinasi secara luas. Meningkat dari rata-rata 1 juta pada Juli menjadi rata-rata 2,5 juta per-hari pada Agustus dan September 2021. Sampai dengan September 2021, sekitar 220 juta dosis vaksin sudah disuntikkan.

Tanda-tanda ke arah membaiknya pemulihan ekonomi sudah terlihat positif dengan pertumbuhan ekonomi pada 7,07 persen pada kuartal kedua tahun ini. ”Sebagaimana sudah saya singgung tadi, kita berharap tren yang positif akan terus meningkat. Sehingga, pemulihan ekonomi akan mempercepat Indonesia keluar dari krisis,” paparnya. (*/par)

- Advertisement -

JAKARTA – ”Dua sahabat lama tak jumpa, bertemu bahagia di bawah lentera. Golkar dan CSIS selalu bersama, membawa Indonesia menuju sejahtera. Bakar pisang di Kota Yogya, rasanya terkenang tiada tara. Golkar Menang Indonesia Jaya, rakyatnya senang maju sejahtera.”

Demikian bunyi pantun yang dibacakan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Pantun optimisme itu dibacakan sebelum dia mengakhiri pidato kebangsaan bertema ”Demokrasi, Kebangsaan dan Kesejahteraan” jelang HUT Ke-50 Center for Strategic and International Studies (CSIS) di Jakarta Selasa lalu (10/8).

Menurut Airlangga, CSIS telah menorehkan capaiannya sebagai lembaga kajian atau think tank terkemuka. Bukan saja di Indonesia, tetapi juga diakui eksistensinya di dunia internasional. Hasil-hasil kajian dan riset CSIS terbukti memengaruhi kebijakan pemerintah dalam pengambilan keputusan strategis.


Para pendiri, pembina, dan para peneliti CSIS dikenal memiliki kiprah dan berkontribusi bagi negara. Termasuk di bidang politik, ekonomi, sosial, dan hubungan internasional. ”Karena itu, kami mengucapkan selamat kepada CSIS. Semoga terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ucapnya.

Dijelaskan, pada kuartal kedua, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai angka 7,07 persen. Angka ini sesuai dengan target yang diberikan Presiden Jokowi. Capaian ini berkat kerja keras seluruh komponen bangsa. Dengan pertumbuhan tersebut, prospek pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi menjadi salah satu yang terbaik di Asia.

Baca Juga :  Antologi 99 Puisi Korona Wartawan-Penyair, Madura Tak Ketinggalan

Pertumbuhan ekonomi yang bagus membuktikan bahwa, meski dalam situasi yang memprihatinkan akibat pandemi Covid-19, Indonesia mampu dan terus berusaha bangkit. Dalam situasi terjepit, warga Indonesia memiliki daya tahan yang tangguh, rasa solidaritas tinggi, simpati yang besar, serta pekerja keras.

”Semoga dengan tanda-tanda bagus dari sektor pertumbuhan ekonomi ini, masa depan yang lebih cerah dapat kita rebut kembali,” harapnya.

Airlangga berpendapat, sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar, tema HUT CSIS sangat relevan untuk terus dikemukakan. Sehingga, arah bangsa menuju terwujudnya kesejahteraan menjadi kenyataan. ”Apalagi jelang peringatan HUT Ke-76 Proklamasi Kemerdekaan RI. Semangat kebangsaan harus terus kita gelorakan disertai optimisme bahwa bangsa kita akan mencapai kesejahteraan menuju Indonesia maju,” tegasnya.

Ditegaskan, Partai Golkar sesungguhnya telah memiliki Visi Negara Kesejahteraan 2045. Partai Golkar meyakini, Indonesia akan menjadi negara maju dan sejajar dengan negara ekonomi besar lainnya di dunia. ”Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, membuat kita harus melakukan restarting dan rebooting tentang skenario yang disusun untuk mewujudkan visi 2045 tersebut,” ulasnya.

Diterangkan, hampir dua tahun dunia dilanda pandemi Covid-19, termasuk Indonesia. Berbagai upaya dan kerja keras telah dilakukan pemerintah dan seluruh komponen bangsa untuk menekan penularan Covid-19. Hal itu disertai langkah-langkah untuk mengatasi dampak sosial ekonomi dari pandemi Covid-19.

”Tidak ada negara yang memiliki pengalaman dalam pengendalian Covid-19. Apalagi saat ini muncul berbagai varian baru yang penularannya sangat cepat,” katanya.

Baca Juga :  Airlangga: Halal Bihalal Golkar Momen Persiapkan Kemenangan 2024

Dijelaskan, berbagai kebijakan telah dikeluarkan pemerintah untuk menahan laju persebaran Covid-19. Pemerintah terus menggenjot program vaksinasi nasional hingga ke pelosok daerah. Penanganan kesehatan, penyediaan obat-obatan, fasilitas kesehatan, dan perhatian terhadap para tenaga kesehatan terus diberikan.

Kebijakan bantuan sosial dikeluarkan pemerintah dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar. Pemerintah juga mengeluarkan berbagai kebijakan untuk menahan laju perlambatan ekonomi dengan berbagai stimulasi dan insentif bagi pekerja dan dunia usaha agar tetap bergairah.

Pemerintah mengambil tindakan nonmedis, yaitu memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat di seluruh Indonesia dengan kasus tinggi sejak 5 Juli sampai dengan 22 Juli dan diperpanjang 2 kali hingga tanggal 9 Agustus 2021.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan intensifikasi vaksinasi secara luas. Meningkat dari rata-rata 1 juta pada Juli menjadi rata-rata 2,5 juta per-hari pada Agustus dan September 2021. Sampai dengan September 2021, sekitar 220 juta dosis vaksin sudah disuntikkan.

Tanda-tanda ke arah membaiknya pemulihan ekonomi sudah terlihat positif dengan pertumbuhan ekonomi pada 7,07 persen pada kuartal kedua tahun ini. ”Sebagaimana sudah saya singgung tadi, kita berharap tren yang positif akan terus meningkat. Sehingga, pemulihan ekonomi akan mempercepat Indonesia keluar dari krisis,” paparnya. (*/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/