alexametrics
21.9 C
Madura
Tuesday, May 24, 2022

KSR PMI Unit UTM Gelar Webinar Kesehatan Nasional

BANGKALAN – UKM KSR PMI Unit Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar Webinar Kesehatan Nasional, Sabtu (9/10). Kegiatan yang mengangkat tema ”Menumbuhkan Kesiapsiagaan Menuju Keluarga Sehat yang Siap dan Tanggap dalam Masa Pandemi” itu berlangsung lancar dan sukses.

Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., sebagai pembicara kunci. Dia memberikan pengarahan tentang cara mengatasi Covid-19 dengan memperhatikan situasi Covid 19 di Jawa Timur. Ketua PMI Bangkalan Drs. H. Moh. Saad Asj’ari, M.M. juga hadir sebagai keynote speaker sekaligus membuka acara webinar.

Webinar Kesehatan Nasional tersebut menghadirkan dua pemateri. Yakni, Kepala Bidang P2P Pembina Tingkat 1/IV-B Dinas Kesehatan Jawa Timur drg. MVS, Mahanani, M.Kes., menyampaikan peran penting keluarga dalam menghadapi Covid-19 dengan vaksinasi. Kemudian Hengky Irawan, S.Pd., S.Kep.Ns., M.Kes., dari PMI Provinsi Jawa Timur memparkan peran keluarga dalam upaya penanggulangan penyakit tidak menular di masa pandemi.

Baca Juga :  Tingkatkan Kemampuan Literasi Siswa

Kegiatan tersebut diikuti 212 peserta. Namun, 153 peserta ikut bergabung pada Zoom Meeting. Webinar itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak mulai dari civitas academica UTM yang diwakili oleh Wakil Rektor III Agung Alif Fahmi S.H., M.H.; wakil gubernur Jawa Timur; dan ketua PMI Kabupaten Bangkalan.

Komandan KSR PMI Unit Universitas Trunojoyo Madura periode 2021 Ficky Dian Saputra mengatakan, salah satu faktor yang mendorong pelaksanaan webinar tersebut adalah masih adanya perspektif negatif di lingkungan masyarakat mengenai vaksin. Perspektif itu akan sedikit menghambat proses vaksinasi yang dicanangkan pemerintah.

”Dan juga masih banyak masyarakat yang sensitif jika mendengar penyakit tidak menular selama pandemi ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Airlangga Dukung Smart Farming Petani Milenial Genjot Produktivitas

Kesimpulan materi pertama pada Webinar Kesehatan Nasional disampaikan oleh Ibu drg. MVS, Mahanani, M.Kes. bahwa peran keluarga sangat penting guna mendukung 5M dan perilaku hidup bersih dan sehat. Saling mendukung dan jangan lupa melakukan vaksin serta mewaspadi hoaks.

Hengky Irawan, S.Pd., S.Kep.Ns., M.Kes., juga menyimpulkan bahwa keluarga memiliki peran aktif dalam penanggulangan penyakit tidak menular (PTM). Dengan begitu, diperlukan pengetahuan dan keterampilan supaya PTM bisa dideteksi sejak dini serta memungkinkan untuk mencegah hal tersebut terjadi.

”Memotivasi menanamkan pola pikir, sikap, dan perilaku yang benar merupakan peran penting keluarga guna pencegahan penyakit tersebut,” tandasnya. (*/onk)

BANGKALAN – UKM KSR PMI Unit Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar Webinar Kesehatan Nasional, Sabtu (9/10). Kegiatan yang mengangkat tema ”Menumbuhkan Kesiapsiagaan Menuju Keluarga Sehat yang Siap dan Tanggap dalam Masa Pandemi” itu berlangsung lancar dan sukses.

Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., sebagai pembicara kunci. Dia memberikan pengarahan tentang cara mengatasi Covid-19 dengan memperhatikan situasi Covid 19 di Jawa Timur. Ketua PMI Bangkalan Drs. H. Moh. Saad Asj’ari, M.M. juga hadir sebagai keynote speaker sekaligus membuka acara webinar.


Webinar Kesehatan Nasional tersebut menghadirkan dua pemateri. Yakni, Kepala Bidang P2P Pembina Tingkat 1/IV-B Dinas Kesehatan Jawa Timur drg. MVS, Mahanani, M.Kes., menyampaikan peran penting keluarga dalam menghadapi Covid-19 dengan vaksinasi. Kemudian Hengky Irawan, S.Pd., S.Kep.Ns., M.Kes., dari PMI Provinsi Jawa Timur memparkan peran keluarga dalam upaya penanggulangan penyakit tidak menular di masa pandemi.

Baca Juga :  Gubernur Jatim: Tahapan Pilkada Harus Sesuai Protokol Kesehatan

Kegiatan tersebut diikuti 212 peserta. Namun, 153 peserta ikut bergabung pada Zoom Meeting. Webinar itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak mulai dari civitas academica UTM yang diwakili oleh Wakil Rektor III Agung Alif Fahmi S.H., M.H.; wakil gubernur Jawa Timur; dan ketua PMI Kabupaten Bangkalan.

Komandan KSR PMI Unit Universitas Trunojoyo Madura periode 2021 Ficky Dian Saputra mengatakan, salah satu faktor yang mendorong pelaksanaan webinar tersebut adalah masih adanya perspektif negatif di lingkungan masyarakat mengenai vaksin. Perspektif itu akan sedikit menghambat proses vaksinasi yang dicanangkan pemerintah.

”Dan juga masih banyak masyarakat yang sensitif jika mendengar penyakit tidak menular selama pandemi ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Cara Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura Berdayakan Ekonomi Warga

Kesimpulan materi pertama pada Webinar Kesehatan Nasional disampaikan oleh Ibu drg. MVS, Mahanani, M.Kes. bahwa peran keluarga sangat penting guna mendukung 5M dan perilaku hidup bersih dan sehat. Saling mendukung dan jangan lupa melakukan vaksin serta mewaspadi hoaks.

Hengky Irawan, S.Pd., S.Kep.Ns., M.Kes., juga menyimpulkan bahwa keluarga memiliki peran aktif dalam penanggulangan penyakit tidak menular (PTM). Dengan begitu, diperlukan pengetahuan dan keterampilan supaya PTM bisa dideteksi sejak dini serta memungkinkan untuk mencegah hal tersebut terjadi.

”Memotivasi menanamkan pola pikir, sikap, dan perilaku yang benar merupakan peran penting keluarga guna pencegahan penyakit tersebut,” tandasnya. (*/onk)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/