alexametrics
21.3 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Cadangan Minyak Indonesia Tersisa Sembilan Tahun

BANGKALAN – Cadangan minyak Indonesia tersisa 3,77 miliar barel atau 0,2 persen dari cadangan dunia. Umur cadangan tersebut diperkirakan hanya bertahan untuk sembilan tahun. Dengan asumsi tidak ada lagi temuan cadangan baru.

Informasi tersebut diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif ketika membuka pelatihan bertajuk Bisnis Proses Minyak dan Gas Bumi dari Hulu ke Hilir Skala Nasional dan Internasional pada 2–3 Oktober 2020. Pelatihan untuk media tersebut diselenggarakan oleh John S. Karamoy (JSK) Petroleum Academy dan Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (Aspermigas).

Arifin Tasrif menambahkan, posisi cadangan gas bumi lebih baik. Cadangan saat ini masih lebih 77 triliun kaki kubik atau 1,05 persen dari cadangan dunia. Umur cadangan gas tersebut bisa sampai 22 tahun. ”Dengan asumsi tidak ada temuan cadangan baru lagi,” katanya.

Karena itu, imbuh Arifin, perlu ada strategi komprehensif untuk meningkatkan energi nasional. Upaya jangka pendek yang bisa dilakukan dengan memaksimalkan lapangan migas yang belum maksimal. Selain itu, mendorong wilayah kerja PT Pertamina (Persero) dan mengimplementasikan inovasi teknologi untuk meningkatkan produksi migas.

Baca Juga :  Semua Anggota Keluarga Terdaftar JKN-KIS, Homsun Kini Lebih Tenang

Sementara untuk jangka panjang, pemerintah punya program peningkatan produksi dengan target 1 juta barel pada 2030. Target tersebut direncanakan dilakukan dengan mempertahankan tingkat produksi lapangan yang ada sekarang. Kemudian, mentransformasi sumber menjadi produksi dan melaksanakan recovery. Juga kegiatan eksplorasi yang lebih masif lagi.

Arifin Tasrif menerangkan, migas berkontribusi terhadap ekonomi nasional. Selain sebagai penghasil devisa dan penerimaan negara, juga sebagai penyedia energi kebutuhan negeri dan bahan baku industri. Selain itu, sebagai wahana alih teknologi, penciptaan lapangan kerja, mendorong pengembangan sektor industri, serta penunjang dan pendukung pengembangan wilayah.

Pelatihan gelombang kedua itu digelar selama dua hari. Pada hari pertama menghadirkan tiga pembicara utama (keynote speaker). Selain Menteri ESDM Arifin Tasrif, panitia mengundang Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh dan John S. Karamoy selaku ketua umum Aspermigas dan Komisaris Utama JSK Petroleum Academy.

Baca Juga :  Komitmen Kejaksaan pada Hari Bhakti Adhyaksa Ke-59

Lalu, dilanjut dengan pemaparan materi pelatih (trainer). Pada hari pertama menghadirkan Presiden Direktur PT RTG Lead Trainer Oil & Gas Moch. Abadi dan Ex-Senior Economist Lemigas, private equity advisory, Silambi Palamba.

Pada hari kedua, Sabtu (3/10) dibuka dengan sambutan Ketua Umum Aspermigas dan Komisaris Utama JSK Petroleum Academy John S. Karamoy. Kemudian dilanjutkan dengan pidato kunci Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Mulyono.

Lalu, pelatihan oleh Direktur PT SPAB dan PT Amaranz Energy Indonesia Pudjo Suwarno serta Direktur Operasional PT RTG dan Sekjen Aspermigas Moshe Rizal. (luq)

BANGKALAN – Cadangan minyak Indonesia tersisa 3,77 miliar barel atau 0,2 persen dari cadangan dunia. Umur cadangan tersebut diperkirakan hanya bertahan untuk sembilan tahun. Dengan asumsi tidak ada lagi temuan cadangan baru.

Informasi tersebut diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif ketika membuka pelatihan bertajuk Bisnis Proses Minyak dan Gas Bumi dari Hulu ke Hilir Skala Nasional dan Internasional pada 2–3 Oktober 2020. Pelatihan untuk media tersebut diselenggarakan oleh John S. Karamoy (JSK) Petroleum Academy dan Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (Aspermigas).

Arifin Tasrif menambahkan, posisi cadangan gas bumi lebih baik. Cadangan saat ini masih lebih 77 triliun kaki kubik atau 1,05 persen dari cadangan dunia. Umur cadangan gas tersebut bisa sampai 22 tahun. ”Dengan asumsi tidak ada temuan cadangan baru lagi,” katanya.


Karena itu, imbuh Arifin, perlu ada strategi komprehensif untuk meningkatkan energi nasional. Upaya jangka pendek yang bisa dilakukan dengan memaksimalkan lapangan migas yang belum maksimal. Selain itu, mendorong wilayah kerja PT Pertamina (Persero) dan mengimplementasikan inovasi teknologi untuk meningkatkan produksi migas.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Pimpin Upacara Harjad Jatim

Sementara untuk jangka panjang, pemerintah punya program peningkatan produksi dengan target 1 juta barel pada 2030. Target tersebut direncanakan dilakukan dengan mempertahankan tingkat produksi lapangan yang ada sekarang. Kemudian, mentransformasi sumber menjadi produksi dan melaksanakan recovery. Juga kegiatan eksplorasi yang lebih masif lagi.

Arifin Tasrif menerangkan, migas berkontribusi terhadap ekonomi nasional. Selain sebagai penghasil devisa dan penerimaan negara, juga sebagai penyedia energi kebutuhan negeri dan bahan baku industri. Selain itu, sebagai wahana alih teknologi, penciptaan lapangan kerja, mendorong pengembangan sektor industri, serta penunjang dan pendukung pengembangan wilayah.

Pelatihan gelombang kedua itu digelar selama dua hari. Pada hari pertama menghadirkan tiga pembicara utama (keynote speaker). Selain Menteri ESDM Arifin Tasrif, panitia mengundang Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh dan John S. Karamoy selaku ketua umum Aspermigas dan Komisaris Utama JSK Petroleum Academy.

Baca Juga :  Yakin Kembali Jadi Zona Hijau

Lalu, dilanjut dengan pemaparan materi pelatih (trainer). Pada hari pertama menghadirkan Presiden Direktur PT RTG Lead Trainer Oil & Gas Moch. Abadi dan Ex-Senior Economist Lemigas, private equity advisory, Silambi Palamba.

Pada hari kedua, Sabtu (3/10) dibuka dengan sambutan Ketua Umum Aspermigas dan Komisaris Utama JSK Petroleum Academy John S. Karamoy. Kemudian dilanjutkan dengan pidato kunci Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Mulyono.

Lalu, pelatihan oleh Direktur PT SPAB dan PT Amaranz Energy Indonesia Pudjo Suwarno serta Direktur Operasional PT RTG dan Sekjen Aspermigas Moshe Rizal. (luq)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/