alexametrics
21.3 C
Madura
Friday, May 20, 2022

Tabrakan, Pemotor Gegar Otak

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Pengguna jalan yang melintasi Jalan Trunojoyo, Bangkalan, pada Senin malam (5/3) dikagetkan dengan insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Tabrakan kali ini melibatkan sepeda motor nopol L 2466 DR kontra sepeda motor M 4529 P. Akibatnya, salah seorang pengemudi sepeda motor dirawat di rumah sakit karena mengalami gegar otak.

Sulis, pedagang di tempat kejadian perkara (TKP), menuturkan, sebelum kejadian, Erlangga Ditya berboncengan dengan Betha Paramitha mengendarai sepeda motor bernopol L 2466 DR. Setelah membeli kebab, keduanya langsung pergi. Apesnya, saat menyeberang dari utara ke sisi selatan, muncul Aniul Yaqin mengendarai sepeda motor bernopol M 4529 P dengan kecepatan tinggi.

”Karena jaraknya cukup dekat, kecelakaan pun tidak dapat dihindari. Sepertinya kondisi pengendara sepeda motor nopol M 4229 P cukup parah,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Baca Juga :  Proyek Gedung Dewan Tak Kunjung Dilelang

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Bangkalan Ipda Sys Eko Purnomo menyampaikan, laka lantas itu terjadi saat Erlangga Ditya berboncengan dengan Betha Paramitha hendak menyeberang dari sisi utara ke selatan. Namun nahas, dari arah berlawan muncul Suzuki Satria nopol M 4529 P yang dikendarai Ainul Yaqin. ”Anggotanya sudah melakukan olah TKP. Tabrakan terjadi karena pengendara diduga tidak hati-hati,” urainya.

Dia menjelaskan, Erlangga Ditya, 22, tercatat sebagai warga Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Sementara rekannya, yaitu Betha Paramitha, 22, warga Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan. ”Kalau Aniul Yaqin, 16, tercatat sebagai warga Jalan Pemuda Kaffa, Kecamatan Kota Bangkalan,” imbuhnya.

Sys Eko Purnomo mengungkapkan, Erlangga Ditya dan Betha Paramitha mengalami luka-luka di betis dan paha. Sementara Ainul Yakin mengalami gegar otak dan saat ini dirawat di RSUD Syamrabu Bangkalan. ”Barang bukti (BB) berupa sepeda motor sudah kami amankan di kantor,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ribuan Warga Salati dan Antar Jenazah KH Fuad Amin ke Martajasah

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan di jalan. Semua pengemudi kendaraan harus konsentrasi saat berkendara di jalan. Khusus pengendara sepeda motor diingatkan mengenakan helm SNI. ”Saat pindah lajur, jalur atau putar balik tidak cukup memberi isyarat lampu sein, tetapi mengamati situasi sekitar dan harus aman,” imbaunya. (jup)

- Advertisement -

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Pengguna jalan yang melintasi Jalan Trunojoyo, Bangkalan, pada Senin malam (5/3) dikagetkan dengan insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Tabrakan kali ini melibatkan sepeda motor nopol L 2466 DR kontra sepeda motor M 4529 P. Akibatnya, salah seorang pengemudi sepeda motor dirawat di rumah sakit karena mengalami gegar otak.

Sulis, pedagang di tempat kejadian perkara (TKP), menuturkan, sebelum kejadian, Erlangga Ditya berboncengan dengan Betha Paramitha mengendarai sepeda motor bernopol L 2466 DR. Setelah membeli kebab, keduanya langsung pergi. Apesnya, saat menyeberang dari utara ke sisi selatan, muncul Aniul Yaqin mengendarai sepeda motor bernopol M 4529 P dengan kecepatan tinggi.

”Karena jaraknya cukup dekat, kecelakaan pun tidak dapat dihindari. Sepertinya kondisi pengendara sepeda motor nopol M 4229 P cukup parah,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Baca Juga :  Disapu Angin dan Hujan, Pepohonan Pun Tumbang. Lokasinya Dimana Saja?

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Bangkalan Ipda Sys Eko Purnomo menyampaikan, laka lantas itu terjadi saat Erlangga Ditya berboncengan dengan Betha Paramitha hendak menyeberang dari sisi utara ke selatan. Namun nahas, dari arah berlawan muncul Suzuki Satria nopol M 4529 P yang dikendarai Ainul Yaqin. ”Anggotanya sudah melakukan olah TKP. Tabrakan terjadi karena pengendara diduga tidak hati-hati,” urainya.

Dia menjelaskan, Erlangga Ditya, 22, tercatat sebagai warga Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Sementara rekannya, yaitu Betha Paramitha, 22, warga Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan. ”Kalau Aniul Yaqin, 16, tercatat sebagai warga Jalan Pemuda Kaffa, Kecamatan Kota Bangkalan,” imbuhnya.

Sys Eko Purnomo mengungkapkan, Erlangga Ditya dan Betha Paramitha mengalami luka-luka di betis dan paha. Sementara Ainul Yakin mengalami gegar otak dan saat ini dirawat di RSUD Syamrabu Bangkalan. ”Barang bukti (BB) berupa sepeda motor sudah kami amankan di kantor,” ungkapnya.

Baca Juga :  Proyek Gedung Dewan Tak Kunjung Dilelang

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan di jalan. Semua pengemudi kendaraan harus konsentrasi saat berkendara di jalan. Khusus pengendara sepeda motor diingatkan mengenakan helm SNI. ”Saat pindah lajur, jalur atau putar balik tidak cukup memberi isyarat lampu sein, tetapi mengamati situasi sekitar dan harus aman,” imbaunya. (jup)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/