alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Peringati HUT Bengkulu, Pengda Gelar JMSI Award

BENGKULU – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) resmi  meluncurkan “JMSI AWARD” bertema “Bersemi kala Pandemi”. JMSI Award adalah anugerah karya jurnalistik bagi insan pers dan media massa yang diformat dalam bentuk lomba karya jurnalistik. Penganugerahan JMSI Award nanti dilaksanakan bertepatan dengan momen peringatan HUT Ke-53 Provinsi Bengkulu.

Program ini diselenggarakan dalam rangka memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap insan pers dan media massa yang telah berkontribusi aktif mendukung laju pembangunan, perlawanan terhadap pandemi Covid-19. Termasuk, merawat bingkai kebinekaan dalam proses berdemokrasi di tanah air.

JMSI Award merupakan program kolaborasi bersama segenap elemen bangsa yang peduli terhadap insan pers dan media massa. JMSI Award diinisiasi Pengurus Daerah (Pengda) JMSI Provinsi Bengkulu yang kemudian disetujui oleh pengurus pusat JMSI menjadi event nasional dan berkelanjutan. Ke depan, provinsi lain di Indonesia akan menjadi tuan rumah JMSI Award yang waktu penyelenggaraannya menyesuaikan HUT tiap provinsi.

Ketua JMSI Bengkulu Riki Susanto mengatakan, JMSI Award juga digelar lantaran minimnya ruang apresiasi yang diberikan kepada para wartawan yang telah berjibaku mendukung laju pembangunan.

”Berangkat dari keprihatinan bersama, secara lokal isunya bahwa kami melihat minimnya ruang apresiasi yang diberikan. Baik dari lembaga pers maupun lembaga pemerintahan dan pihak swasta. Ini latar belakang secara lokal. Secara nasional, tentu ide besarnya kita ingin menciptakan ekosistem pers yang baik dan profesional,” katanya saat memimpin Press Conference Launching JMSI Award Kamis lalu (30/9) di Mercure Hotels Bengkulu.

Menurut Riki, JMSI Award mengusung tema Bersemi kala Pandemi. Harapannya, bisa membangun kembali optimisme insan pers dan media massa yang telah porak-poranda dihantam pandemi Covid-19. ”Tujuannya, tentu kita ingin semua insan pers kembali optimistis menghadapi sekaligus melewati pandemi Covid-19 beserta dampaknya,” ucapnya.

Sekretaris JMSI Bengkulu Doni Supardi menambahkan, baginya, JMSI Award adalah pesta (party) bagi insan pers dan media massa setelah dalam kurun waktu kurang dari dua tahun terakhir terus berjibaku dengan kerja-kerja jurnalistiknya di tengah ancaman kesehatan akibat wabah. Belum lagi ditambah terpuruknya perekonomian.

”Kenapa kita menggagas JMSI Award, kita ingin ajang ini menjadi party-nya kita-kita para insan pers dan media massa. Kalau politisi punya pesta lima tahunan lewat pesta demokrasi, kita juga lewat ajang ini,” imbuhnya.

Baca Juga :  Unitomo Gandeng JMSI Jatim Ajukan Jadi Lembaga Penguji UKW

”Kita sudah menentukan tema Bersemi kala Pandemi. Itu juga untuk memperkuat salah satu latar belakang kenapa kita menggelar JMSI Award. Dalam dua tahun terakhir, mau tidak mau, suka tidak suka, saya banyak ngobrol dengan teman-teman wartawan ataupun pelaku pers lainnya. Kita sangat terdampak Covid-19. Harapan kita, melalui event ini kembali menumbuhkan semangat untuk terus berkarya,” tandas Doni.

Kawah Candradimuka Wartawan

Penyelenggaraan JMSI Award oleh JMSI diapresiasi Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI) Ilham Bintang yang sekaligus menjadi salah satu Dewan Juri JMSI Award. Baginya, JMSI Award adalah kawah candradimuka bagi para wartawan untuk mengevaluasi diri.

”Saya senang sekali meski JMSI baru berusia dua tahun, tapi sudah terpikir untuk memasuki program pelatihan ini. Jadi, lomba karya jurnalistik itu diumpakamam sebagai medan latihan, kawah candradimuka buat para wartawan untuk selalu mengukur diri, mengukur kemampuan, dan mengoreksi apa-apa yang yang belum tepat atau yang belum benar dalam dunia jurnalisme,” ingatnya.

Sementara itu, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menyebutkan, ajang JMSI Award sangat penting. Karena iyi, harus terus digulirkan setiap tahun di provinsi yang berbeda. Harapannya, tradisi pers yang taat kode etik dapat dilestarikan. Tradisi membangun perusahaan pers yang sehat jug dapat terjaga.

Total Hadiah 150 Juta

Ketua Panitia Pelaksana JMSI Award Mahmud Yunus menginformasikan, panitia telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp 150 juta dan award khusus pemenang pertama masing-masing kategori. Kategori yang diperlombakan dibagi menjadi dua. Pertama, kategori utama yang terdiri atas tajuk/editorial, indepth news, feature, foto, dan video. Kedua, kategori khusus, merupakan anugerah khusus yang diberikan kepada Media Siber JMSI Terbaik, Media Siber Bengkulu Terbaik, dan Wartawan Bengkulu Terbaik.

”Khusus kategori atau anugerah khusus, poin pentingnya adalah keikutsertaan teman-teman wartawan atau media pada lima kategori utama. Sederhananya, masing-masing wartawan atau media yang menjadi peserta berpeluang menyabet anugerah khusus tersebut apabila mengirimkan karya pada semua kategori utama. Kalau wartawan ya ikut di indepth, feature, foto, dan video. Kalau media, semuanya ikut, termasuk pada kategori tajuk,” jelasnya. (*)

Baca Juga :  Sukses Gelar Webinar, JMSI Optimistis 2021 Jadi Konstituen Dewan Pers

Berikut informasi selengkapnya:

JMSI AWARD

Anugerah Karya Jurnalistik

Tema: BERSEMI KALA PANDEMI

Kategori Utama:

1. Tajuk

2. Indepth News

3. Feature

4. Video

5. Foto

Kategori/Anugerah Khusus:

1. Media Siber JMSI Terbaik

2. Media Siber Bengkulu Terbaik

3. Wartawan Bengkulu Terbaik

Perincian Hadiah:

Tajuk

Juara I Rp 10.000.000 + Sertifikat + Award

Juara II Rp 7.500.000 + Sertifikat

Juara III Rp 5.000.000 + Sertifikat

Indepth News

Juara I Rp 12.500.000 + Sertifikat + Award

Juara II Rp 10.000.000 + Sertifikat

Juara III Rp 7.500.000 + Sertifikat

Feature

Juara I Rp 7.500.000 + Sertifikat + Award

Juara II Rp 5.000.000 + Sertifikat

Juara III Rp 2.500.000 + Sertifikat

Foto

Juara I Rp 5.000.000 + Sertifikat + Award

Juara II Rp 4.000.000 + Sertifikat

Juara III Rp 3.000.000 + Sertifikat

Juara Harapan I Rp 2.000.000

Juara Harapan II Rp 1.000.000

Video

Juara I Rp 15.000.000 + Sertifikat + Award

Juara II Rp 10.000.000 + Sertifikat

Juara III Rp 5.000.000 + Sertifikat

Media Siber JMSI Terbaik Rp 15.000.000 + Sertifikat + Award

Media Siber Bengkulu Terbaik Rp 12.500.000 + Sertifikat + Award

Wartawan Bengkulu Terbaik Rp 10 Juta + Sertifikat + Award

Syarat dan Ketentuan:

1. Terbuka bagi seluruh insan pers dan media massa se-Indonesia

2. Karya yang dinilai adalah karya-karya yang sudah dipublikasikan, ditayangkan, atau disiarkan mulai 1 Januari 2021. Periode pendaftaran dan pengiriman karya 1 sampai 31 Oktober 2021 (tentatif)

3. Karya pada seluruh kategori tidak bersambung/tidak berseri. Maksimal 5 karya per kategori serta wajib disertai sinopsis/cerita singkat mengenai isi dan proses pembuatan

4. Karya dikirim ke jmsiaward@gmail.com dengan menyertakan salinan identitas diri (kartu pers), surat pengantar dari redaksi dan dilengkapi data diri (nama, alamat, dan nomor HP), sertifikat UKW dan Dewan Pers (jika ada), serta bukti tayang

5. Seluruh karya peserta akan di-repost ke laman resmi dan official platform digital JMSI dengan tetap mencantumkan sumber (nama media dan nama penulis)

6. Karya dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas tokoh pers, pengamat, atau akademisi yang menguasai bidang jurnalistik sesuai kriteria penilaian dan bekerja secara profesional. Keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat

7. Indikator penilaian untuk kategori khusus berdasar keikutsertaan pada lima kategori utama

8. Proses penjurian akan dilakukan sebelum Malam Penganugerahan JMSI Award

BENGKULU – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) resmi  meluncurkan “JMSI AWARD” bertema “Bersemi kala Pandemi”. JMSI Award adalah anugerah karya jurnalistik bagi insan pers dan media massa yang diformat dalam bentuk lomba karya jurnalistik. Penganugerahan JMSI Award nanti dilaksanakan bertepatan dengan momen peringatan HUT Ke-53 Provinsi Bengkulu.

Program ini diselenggarakan dalam rangka memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap insan pers dan media massa yang telah berkontribusi aktif mendukung laju pembangunan, perlawanan terhadap pandemi Covid-19. Termasuk, merawat bingkai kebinekaan dalam proses berdemokrasi di tanah air.

JMSI Award merupakan program kolaborasi bersama segenap elemen bangsa yang peduli terhadap insan pers dan media massa. JMSI Award diinisiasi Pengurus Daerah (Pengda) JMSI Provinsi Bengkulu yang kemudian disetujui oleh pengurus pusat JMSI menjadi event nasional dan berkelanjutan. Ke depan, provinsi lain di Indonesia akan menjadi tuan rumah JMSI Award yang waktu penyelenggaraannya menyesuaikan HUT tiap provinsi.

Ketua JMSI Bengkulu Riki Susanto mengatakan, JMSI Award juga digelar lantaran minimnya ruang apresiasi yang diberikan kepada para wartawan yang telah berjibaku mendukung laju pembangunan.

”Berangkat dari keprihatinan bersama, secara lokal isunya bahwa kami melihat minimnya ruang apresiasi yang diberikan. Baik dari lembaga pers maupun lembaga pemerintahan dan pihak swasta. Ini latar belakang secara lokal. Secara nasional, tentu ide besarnya kita ingin menciptakan ekosistem pers yang baik dan profesional,” katanya saat memimpin Press Conference Launching JMSI Award Kamis lalu (30/9) di Mercure Hotels Bengkulu.

Menurut Riki, JMSI Award mengusung tema Bersemi kala Pandemi. Harapannya, bisa membangun kembali optimisme insan pers dan media massa yang telah porak-poranda dihantam pandemi Covid-19. ”Tujuannya, tentu kita ingin semua insan pers kembali optimistis menghadapi sekaligus melewati pandemi Covid-19 beserta dampaknya,” ucapnya.

Sekretaris JMSI Bengkulu Doni Supardi menambahkan, baginya, JMSI Award adalah pesta (party) bagi insan pers dan media massa setelah dalam kurun waktu kurang dari dua tahun terakhir terus berjibaku dengan kerja-kerja jurnalistiknya di tengah ancaman kesehatan akibat wabah. Belum lagi ditambah terpuruknya perekonomian.

”Kenapa kita menggagas JMSI Award, kita ingin ajang ini menjadi party-nya kita-kita para insan pers dan media massa. Kalau politisi punya pesta lima tahunan lewat pesta demokrasi, kita juga lewat ajang ini,” imbuhnya.

Baca Juga :  Anggota JMSI Terdiri atas Media Kredibel

”Kita sudah menentukan tema Bersemi kala Pandemi. Itu juga untuk memperkuat salah satu latar belakang kenapa kita menggelar JMSI Award. Dalam dua tahun terakhir, mau tidak mau, suka tidak suka, saya banyak ngobrol dengan teman-teman wartawan ataupun pelaku pers lainnya. Kita sangat terdampak Covid-19. Harapan kita, melalui event ini kembali menumbuhkan semangat untuk terus berkarya,” tandas Doni.

Kawah Candradimuka Wartawan

Penyelenggaraan JMSI Award oleh JMSI diapresiasi Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI) Ilham Bintang yang sekaligus menjadi salah satu Dewan Juri JMSI Award. Baginya, JMSI Award adalah kawah candradimuka bagi para wartawan untuk mengevaluasi diri.

”Saya senang sekali meski JMSI baru berusia dua tahun, tapi sudah terpikir untuk memasuki program pelatihan ini. Jadi, lomba karya jurnalistik itu diumpakamam sebagai medan latihan, kawah candradimuka buat para wartawan untuk selalu mengukur diri, mengukur kemampuan, dan mengoreksi apa-apa yang yang belum tepat atau yang belum benar dalam dunia jurnalisme,” ingatnya.

Sementara itu, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menyebutkan, ajang JMSI Award sangat penting. Karena iyi, harus terus digulirkan setiap tahun di provinsi yang berbeda. Harapannya, tradisi pers yang taat kode etik dapat dilestarikan. Tradisi membangun perusahaan pers yang sehat jug dapat terjaga.

Total Hadiah 150 Juta

Ketua Panitia Pelaksana JMSI Award Mahmud Yunus menginformasikan, panitia telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp 150 juta dan award khusus pemenang pertama masing-masing kategori. Kategori yang diperlombakan dibagi menjadi dua. Pertama, kategori utama yang terdiri atas tajuk/editorial, indepth news, feature, foto, dan video. Kedua, kategori khusus, merupakan anugerah khusus yang diberikan kepada Media Siber JMSI Terbaik, Media Siber Bengkulu Terbaik, dan Wartawan Bengkulu Terbaik.

”Khusus kategori atau anugerah khusus, poin pentingnya adalah keikutsertaan teman-teman wartawan atau media pada lima kategori utama. Sederhananya, masing-masing wartawan atau media yang menjadi peserta berpeluang menyabet anugerah khusus tersebut apabila mengirimkan karya pada semua kategori utama. Kalau wartawan ya ikut di indepth, feature, foto, dan video. Kalau media, semuanya ikut, termasuk pada kategori tajuk,” jelasnya. (*)

Baca Juga :  Pertanyakan Bantuan Operasional Pendidikan TPQ, PP, dan MDT (4–Habis)

Berikut informasi selengkapnya:

JMSI AWARD

Anugerah Karya Jurnalistik

Tema: BERSEMI KALA PANDEMI

Kategori Utama:

1. Tajuk

2. Indepth News

3. Feature

4. Video

5. Foto

Kategori/Anugerah Khusus:

1. Media Siber JMSI Terbaik

2. Media Siber Bengkulu Terbaik

3. Wartawan Bengkulu Terbaik

Perincian Hadiah:

Tajuk

Juara I Rp 10.000.000 + Sertifikat + Award

Juara II Rp 7.500.000 + Sertifikat

Juara III Rp 5.000.000 + Sertifikat

Indepth News

Juara I Rp 12.500.000 + Sertifikat + Award

Juara II Rp 10.000.000 + Sertifikat

Juara III Rp 7.500.000 + Sertifikat

Feature

Juara I Rp 7.500.000 + Sertifikat + Award

Juara II Rp 5.000.000 + Sertifikat

Juara III Rp 2.500.000 + Sertifikat

Foto

Juara I Rp 5.000.000 + Sertifikat + Award

Juara II Rp 4.000.000 + Sertifikat

Juara III Rp 3.000.000 + Sertifikat

Juara Harapan I Rp 2.000.000

Juara Harapan II Rp 1.000.000

Video

Juara I Rp 15.000.000 + Sertifikat + Award

Juara II Rp 10.000.000 + Sertifikat

Juara III Rp 5.000.000 + Sertifikat

Media Siber JMSI Terbaik Rp 15.000.000 + Sertifikat + Award

Media Siber Bengkulu Terbaik Rp 12.500.000 + Sertifikat + Award

Wartawan Bengkulu Terbaik Rp 10 Juta + Sertifikat + Award

Syarat dan Ketentuan:

1. Terbuka bagi seluruh insan pers dan media massa se-Indonesia

2. Karya yang dinilai adalah karya-karya yang sudah dipublikasikan, ditayangkan, atau disiarkan mulai 1 Januari 2021. Periode pendaftaran dan pengiriman karya 1 sampai 31 Oktober 2021 (tentatif)

3. Karya pada seluruh kategori tidak bersambung/tidak berseri. Maksimal 5 karya per kategori serta wajib disertai sinopsis/cerita singkat mengenai isi dan proses pembuatan

4. Karya dikirim ke jmsiaward@gmail.com dengan menyertakan salinan identitas diri (kartu pers), surat pengantar dari redaksi dan dilengkapi data diri (nama, alamat, dan nomor HP), sertifikat UKW dan Dewan Pers (jika ada), serta bukti tayang

5. Seluruh karya peserta akan di-repost ke laman resmi dan official platform digital JMSI dengan tetap mencantumkan sumber (nama media dan nama penulis)

6. Karya dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas tokoh pers, pengamat, atau akademisi yang menguasai bidang jurnalistik sesuai kriteria penilaian dan bekerja secara profesional. Keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat

7. Indikator penilaian untuk kategori khusus berdasar keikutsertaan pada lima kategori utama

8. Proses penjurian akan dilakukan sebelum Malam Penganugerahan JMSI Award

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/