alexametrics
22.8 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Bupati Wacanakan Penghargaan Khusus

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mendorong Jawa Pos Radar Madura (JPRM) terus menelusuri jejak Mohammad Tabrani Soerjowitjitro hingga tuntas. Dia ingin agar tokoh kelahiran Pamekasan 10 Oktober 1904 itu kian dikenal dan menginspirasi anak muda.

DUKUNGAN Bupati Baddrut itu menyusul sajian berita berseri JPRM tentang tokoh penggagas bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan itu sejak Minggu (25/10). Baddrut menyampaikan, M. Tabrani memiliki peran besar dalam peletakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa Indonesia. ”Tokoh luar biasa ini harus dikenalkan agar anak-anak muda terinspirasi,” ungkapnya.

Dia mengatakan, penggalian sejarah dan cerita tokoh sangat diperlukan. Sehingga, kisah-kisah perjuangan tokoh tersebut muncul kepermukaan dan bisa mengedukasi generasi hari ini dan generasi mendatang. ”Bahwa ada orang Madura, orang Pamekasan, yang luar biasa,” katanya.

Baddrut berinisiatif, Pemkab Pamekasan dan JPRM membuka keran silaturrahim ke sanak famili M. Tabrani di Pamekasan maupun yang ada di luar daerah. Kemudian mengadakan pertemuan sederhana untuk memberikan penghargaan kepada keluarga.

Baca Juga :  Sambut HPN 2022, PWI Gelar Lomba Baca Puisi Multimedia

Politikus PKB itu menegaskan, Pemkab Pamekasan sangat mengapresiasi jasa dan perjuangan M. Tabrani atas bangsa ini. ”Mudah-mudahan, amal beliau diterima dan kami berharap bisa melakukan acara penghargaan khusus untuk beliau,” katanya.

Sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi di Madura berterima kasih kepada JPRM. Sebab, sebelumnya, mereka tak pernah tahu siapa M. Tabrani. ”Saya baru pertama tahu, dan ini luar biasa (penulusurannya),” terang Uswatun Hasanah, mahasiswa IAIN Madura.

Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura Moh. Kholilur Rahman juga mengapresiasi inisitif JPRM menghadirkan berita tentang Tabrani. ”Saya baru tahu,” katanya.

Karena itu, dia berharap, penelusuran JPRM ini dapat dinikmati masyarakat luas oleh kalangan masyarakat Madura. Terutama kalangan anak muda. Sehingga tahu ada tokoh asal Pamekasan yang pernah menjadi ketua Kongres Pemuda Pertama 1926 di Jakarta.

Baca Juga :  Tidak Mau Dipimpin, Tidak Mau Kompromi

Kepala JPRM Biro Pamekasan Moh. Subhan menyampaikan, JPRM berkomitmen untuk menelusuri dan menyajikan mengusut sejarah M. Tabrani. Tujuannya, agar sosok yang wafat pada 1984 itu diingat dan dikenal lebih banyak orang, di Madura khususnya. ”Sebab, banyak juga yang belum mengenal sosok ini,” terangnya.

Penelusuran riwayat M. Tabrani ini diinisiasi Pemimpin Redaksi JPRM Lukman Hakim AG. Beberapa data ditemukan. Mulai dari tempat tinggalnya di Jalan Sersan Mesrul Gang I, Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Kota Pamekasan. ”Apa pun yang berkaitan dengan M. Tabrani segera diangkat. Ini tokoh besar,” kata Lukman. (ky/luq)

Edisi cetak terbit di Jawa Pos Radar Madura pada Jumat, 30 Oktober 2020.

- Advertisement -

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mendorong Jawa Pos Radar Madura (JPRM) terus menelusuri jejak Mohammad Tabrani Soerjowitjitro hingga tuntas. Dia ingin agar tokoh kelahiran Pamekasan 10 Oktober 1904 itu kian dikenal dan menginspirasi anak muda.

DUKUNGAN Bupati Baddrut itu menyusul sajian berita berseri JPRM tentang tokoh penggagas bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan itu sejak Minggu (25/10). Baddrut menyampaikan, M. Tabrani memiliki peran besar dalam peletakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa Indonesia. ”Tokoh luar biasa ini harus dikenalkan agar anak-anak muda terinspirasi,” ungkapnya.

Dia mengatakan, penggalian sejarah dan cerita tokoh sangat diperlukan. Sehingga, kisah-kisah perjuangan tokoh tersebut muncul kepermukaan dan bisa mengedukasi generasi hari ini dan generasi mendatang. ”Bahwa ada orang Madura, orang Pamekasan, yang luar biasa,” katanya.


Baddrut berinisiatif, Pemkab Pamekasan dan JPRM membuka keran silaturrahim ke sanak famili M. Tabrani di Pamekasan maupun yang ada di luar daerah. Kemudian mengadakan pertemuan sederhana untuk memberikan penghargaan kepada keluarga.

Baca Juga :  Dihadiri Ketua Dewan Pers, JMSI Jatim Lolos Verifikasi Faktual

Politikus PKB itu menegaskan, Pemkab Pamekasan sangat mengapresiasi jasa dan perjuangan M. Tabrani atas bangsa ini. ”Mudah-mudahan, amal beliau diterima dan kami berharap bisa melakukan acara penghargaan khusus untuk beliau,” katanya.

Sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi di Madura berterima kasih kepada JPRM. Sebab, sebelumnya, mereka tak pernah tahu siapa M. Tabrani. ”Saya baru pertama tahu, dan ini luar biasa (penulusurannya),” terang Uswatun Hasanah, mahasiswa IAIN Madura.

Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura Moh. Kholilur Rahman juga mengapresiasi inisitif JPRM menghadirkan berita tentang Tabrani. ”Saya baru tahu,” katanya.

Karena itu, dia berharap, penelusuran JPRM ini dapat dinikmati masyarakat luas oleh kalangan masyarakat Madura. Terutama kalangan anak muda. Sehingga tahu ada tokoh asal Pamekasan yang pernah menjadi ketua Kongres Pemuda Pertama 1926 di Jakarta.

Baca Juga :  M. Tabrani Sosok Pemberani, Umur 22 Letakkan Dasar Bahasa Indonesia

Kepala JPRM Biro Pamekasan Moh. Subhan menyampaikan, JPRM berkomitmen untuk menelusuri dan menyajikan mengusut sejarah M. Tabrani. Tujuannya, agar sosok yang wafat pada 1984 itu diingat dan dikenal lebih banyak orang, di Madura khususnya. ”Sebab, banyak juga yang belum mengenal sosok ini,” terangnya.

Penelusuran riwayat M. Tabrani ini diinisiasi Pemimpin Redaksi JPRM Lukman Hakim AG. Beberapa data ditemukan. Mulai dari tempat tinggalnya di Jalan Sersan Mesrul Gang I, Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Kota Pamekasan. ”Apa pun yang berkaitan dengan M. Tabrani segera diangkat. Ini tokoh besar,” kata Lukman. (ky/luq)

Edisi cetak terbit di Jawa Pos Radar Madura pada Jumat, 30 Oktober 2020.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/