Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pelamar CPNS Formasi Khusus Lebih Sedikit dari Kuota

Abdul Basri • Rabu, 7 November 2018 | 17:16 WIB
Pelamar CPNS Formasi Khusus Lebih Sedikit dari Kuota
Pelamar CPNS Formasi Khusus Lebih Sedikit dari Kuota

BANGKALAN – Pelaksanaan ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Bangkalan dijadwalkan 13–16 November. Pelamar calon abdi negara di Kota Salak boleh merasa tenang. Sebab, pendaftar untuk formasi khusus tidak memenuhi kuota alias kurang.


Kepala BKPSDA Bangkalan Moh. Gufron mengutarakan, pelamar CPNS 2018 santai menghadapi ujian SKD. Mereka menganggap pasti diterima lantaran di Bangkalan jumlah pelamar lebih sedikit dibandingkan kuota formasi yang disediakan.


Menurut Gufron, anggapan demikian salah besar. ”Jumlah pelamar CPNS untuk formasi khusus memang tidak mencapai kuota. Tapi, bukan berarti semua yang sudah melamar dijamin lolos,” katanya kemarin.


Dia menjelaskan, lolos tidaknya pelamar CPNS bergantung pada hasil SKD. Tiap formasi sudang ditentukan passing grade atau nilai ambang batas. ”SKD dilaksanakan melalui online sehingga nilai bisa langsung keluar dan diketahui lolos tidaknya pelamar,” ujarnya.


Ada tiga penilaian untuk bisa lolos ke tahap berikutnya. Yakni, harus lolos tes wawancara kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP). (selengkapnya lihat grafis). ”Kalau lolos tiga penilaian itu, selanjutnya masuk ke seleksi kompetensi bidang (SKB),” jelas Gufron.


Pemahaman pelamar harus diluruskan. Tidak bisa karena di Bangkalan jumlah pelamar sedikit lantas yakin bisa diterima dan lolos SKD. ”Yang demikian tidak benar. Tetap penentuannya harus bagus nilai SKD-nya,” ucap dia.


Karena itu, pelamar CPNS di Bangkalan harus belajar menghadapi ujian SKD. Jadi, anggapan bisa lolos hendaknya dibuang jauh-jauh. ”Supaya nanti tidak kecewa,” sarannya.


Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman menyatakan, mekanisme penerimaan CPNS harus disosialisasikan. Terutama kepada pelamar yang sudah lolos seleksi administrasi. ”Agar tidak saling menyalahkan,” katanya.

Editor : Abdul Basri