alexametrics
29.5 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Ambil HP, Pukul Korban, lalu Digebuk

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Rosidi tak bisa menyembunyikan rasa sakit saat bogem mentah mendarat ke wajahnya. Malam itu, Jumat (29/10) dia menjadi sasaran amukan massa karena diduga melakukan pencurian.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Kombangan, Kecamatan Geger, Bangkalan, Jumat (29/10) sekitar pukul 18.00. Ceritanya, Itaul Masyarroh, 18, warga Dusun Biondung, Desa Kampak, Kecamatan Geger, sibuk bekerja di laundry.

Secara tiba-tiba ada seorang laki-laki tidak dikenal mengambil HP karyawan itu. Aksi pelaku diketahui oleh korban. Itau langsung berteriak. Karena kaget, pelaku langsung meletakkan HP Oppo Reno 4 warna hitam itu.

”Usai meletakkan HP di meja, pelaku memukul korban menggunakan tangan kanan yang diarahkan ke mulut korban,” kata Kasihumas Polres Bangkalan Iptu Sucipto kemarin (30/10).

Setelah itu, lanjut Sucipto, pria tersebut melarikan diri ke arah temannya. Temannya ternyata sudah menunggu menggunakan sepeda motor Honda Vario 125 cc. Pada saat itu, Imam Baidowi, 24, warga Dusun Labuhan Bintang, Desa Kombangan, Kecamatan Geger, dengan temannya menangkap pelaku.

Baca Juga :  Warga Pertanyakan Realisasi BPNT

Saat diinterogasi, pria yang diduga mencuri HP tersebut mengaku berasal dari Dusun Bancang Tengah, Desa Bancang, Kecamatan Tragah, Bangkalan. Malam itu, saksi juga melihat pelaku meletakkan HP korban di meja tempat korban bekerja.

Setelah itu, pria 32 tahun itu hendak melarikan diri. Namun, tertangkap saat naik ke sepeda motor temannya di dekat lokasi. ”Sedangkan teman pelaku berhasil melarikan diri. Pelaku sempat digebuk warga. Maka dari itu, ada luka-luka dan muka lebam,” imbuh Sucipto mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino.

Tidak lama kemudian datang petugas Polsek Geger ke tempat kejadian perkara (TKP). Lalu, membawa Rosidi dan barang bukti (BB) ke Polsek Geger. Petugas sudah meminta keterangan saksi, keterangan korban, dan keterangan dari pelaku.

Baca Juga :  Sapi Ditemukan, Maling Lolos

Petugas akan mengembangkan insiden tersebut serta menanyakan identitas rekan Rosidi yang melarikan diri. Atas perbuatannya, dia disangka melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan penganiayaan terhadap seseorang sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 KUHP.

”Pelaku sudah dilimpahkan ke Polres Bangkalan. Saat ini sedang ditahan,” ungkapnya.

Sucipto mengimbau kepada masyarakat supaya jangan lengah. Tetap waspada di mana pun berada. Apalagi saat melihat atau berkomunikasi dengan orang yang tidak dikenal. Sebab, menurut dia, banyak cara yang dilakukan pelaku tindakan kriminal untuk mengelabui mangsa.

”Di mana pun berada harus hati-hati dan selalu waspada,” imbaunya.

- Advertisement -

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Rosidi tak bisa menyembunyikan rasa sakit saat bogem mentah mendarat ke wajahnya. Malam itu, Jumat (29/10) dia menjadi sasaran amukan massa karena diduga melakukan pencurian.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Kombangan, Kecamatan Geger, Bangkalan, Jumat (29/10) sekitar pukul 18.00. Ceritanya, Itaul Masyarroh, 18, warga Dusun Biondung, Desa Kampak, Kecamatan Geger, sibuk bekerja di laundry.

Secara tiba-tiba ada seorang laki-laki tidak dikenal mengambil HP karyawan itu. Aksi pelaku diketahui oleh korban. Itau langsung berteriak. Karena kaget, pelaku langsung meletakkan HP Oppo Reno 4 warna hitam itu.


”Usai meletakkan HP di meja, pelaku memukul korban menggunakan tangan kanan yang diarahkan ke mulut korban,” kata Kasihumas Polres Bangkalan Iptu Sucipto kemarin (30/10).

Setelah itu, lanjut Sucipto, pria tersebut melarikan diri ke arah temannya. Temannya ternyata sudah menunggu menggunakan sepeda motor Honda Vario 125 cc. Pada saat itu, Imam Baidowi, 24, warga Dusun Labuhan Bintang, Desa Kombangan, Kecamatan Geger, dengan temannya menangkap pelaku.

Baca Juga :  Curi Sapi karena Dendam

Saat diinterogasi, pria yang diduga mencuri HP tersebut mengaku berasal dari Dusun Bancang Tengah, Desa Bancang, Kecamatan Tragah, Bangkalan. Malam itu, saksi juga melihat pelaku meletakkan HP korban di meja tempat korban bekerja.

Setelah itu, pria 32 tahun itu hendak melarikan diri. Namun, tertangkap saat naik ke sepeda motor temannya di dekat lokasi. ”Sedangkan teman pelaku berhasil melarikan diri. Pelaku sempat digebuk warga. Maka dari itu, ada luka-luka dan muka lebam,” imbuh Sucipto mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino.

Tidak lama kemudian datang petugas Polsek Geger ke tempat kejadian perkara (TKP). Lalu, membawa Rosidi dan barang bukti (BB) ke Polsek Geger. Petugas sudah meminta keterangan saksi, keterangan korban, dan keterangan dari pelaku.

Baca Juga :  Aktifis PMII Bangkalan Wadul Dinkes

Petugas akan mengembangkan insiden tersebut serta menanyakan identitas rekan Rosidi yang melarikan diri. Atas perbuatannya, dia disangka melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan penganiayaan terhadap seseorang sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 KUHP.

”Pelaku sudah dilimpahkan ke Polres Bangkalan. Saat ini sedang ditahan,” ungkapnya.

Sucipto mengimbau kepada masyarakat supaya jangan lengah. Tetap waspada di mana pun berada. Apalagi saat melihat atau berkomunikasi dengan orang yang tidak dikenal. Sebab, menurut dia, banyak cara yang dilakukan pelaku tindakan kriminal untuk mengelabui mangsa.

”Di mana pun berada harus hati-hati dan selalu waspada,” imbaunya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/