alexametrics
22.8 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Pencegahan Penyakit Menular Belum Tuntas

BANGKALAN – Salah satu program Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan tahun ini adalah pencegahan dan penanggulangan penyakit menular. Hingga Kamis (29/11), program dengan anggaran Rp 953.554.400 itu telah terealisasi 85 persen.

Program tersebut dibagi jadi lima kegiatan. Yakni, pelayanan vaksinasi bagi balita dan anak sekolah Rp 290.187.000, pelayanan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular Rp 316.825.000, peningkatan imunisasi Rp 76.675.000, peningkatan surveilans epidemiologi dan penanggulangan wabah Rp 54.039.400, dan pemberantasan penyakit bersumber binatang (P2B2) Rp 215.828.000.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinkes Bangkalan Sudiyo mengutarakan, tujuan program tersebut untuk mencegah perkembangan atau penyebaran luasan penyakit menular. Beberapa upaya telah dilakukan. Misalnya, memberikan sosialiasi dan penyuluhan kepada masyarakat cara mencegah penyakit menular agar tidak semakin meluas.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Siap Jalankan Arahan Presiden

Pihaknya mengklaim program tersebut dinilai efektif untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit menular. ”Program itu memang efektif,” klaimnya.

Sudiyo menambahkan, dari lima kegiatan itu ada yang sudah terealisasi penuh. Namun, ada juga yang masih berlangsung. Dia optimistis hingga akhir tahun serapan program itu maksimal. ”Sekarang serapannya sudah sekitar 85 persen,” pungkasnya.

 

 

- Advertisement -

BANGKALAN – Salah satu program Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan tahun ini adalah pencegahan dan penanggulangan penyakit menular. Hingga Kamis (29/11), program dengan anggaran Rp 953.554.400 itu telah terealisasi 85 persen.

Program tersebut dibagi jadi lima kegiatan. Yakni, pelayanan vaksinasi bagi balita dan anak sekolah Rp 290.187.000, pelayanan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular Rp 316.825.000, peningkatan imunisasi Rp 76.675.000, peningkatan surveilans epidemiologi dan penanggulangan wabah Rp 54.039.400, dan pemberantasan penyakit bersumber binatang (P2B2) Rp 215.828.000.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinkes Bangkalan Sudiyo mengutarakan, tujuan program tersebut untuk mencegah perkembangan atau penyebaran luasan penyakit menular. Beberapa upaya telah dilakukan. Misalnya, memberikan sosialiasi dan penyuluhan kepada masyarakat cara mencegah penyakit menular agar tidak semakin meluas.

Baca Juga :  PBPD 2018, Bertindik dan Bertato Langsung Gugur

Pihaknya mengklaim program tersebut dinilai efektif untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit menular. ”Program itu memang efektif,” klaimnya.

Sudiyo menambahkan, dari lima kegiatan itu ada yang sudah terealisasi penuh. Namun, ada juga yang masih berlangsung. Dia optimistis hingga akhir tahun serapan program itu maksimal. ”Sekarang serapannya sudah sekitar 85 persen,” pungkasnya.

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/