alexametrics
18.5 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Fahrur Rozi Menangkan Pemilihan PAW Kades Alang-alang

BANGKALAN – Fahrur Rozi, nomor urut 2 terpilih sebagai Kepala Desa Alang-alang Kecamatan Tragah Bangkalan. Dua berhasil menang pada pemilihan Pergantian Antar Waktu (PAW). Pada sisa jabatannya, ia mengusung konsep Smart Village untuk melanjutkan pembangunan desa.

Konsep ini dilatar belakangi karena letak geografis desa Alang-alang berada di posisi terdekat dengan jembatan Suramadu. Sehingga dirinya tertantang untuk membangun desa dengan konsep yang direncanakan.

Dijelaskan, pada konsep Smart Village, ia akan mengedepankan pembangunan sumber daya manusia, potensi ekonomi dan juga  budaya. “Sudah saya koordinasi dengan arsitek ITB untuk rencana pembangunan dan perlu saya matangkan konsep itu,” jelasnya. 

Selain itu, direncanakan akan mengaplikasikan beberapa langkah pembangunan berbasis digital. Untuk program awal ia akan menggratiskan segala bentuk kepengurusan surat- surat kependudukan. “Saya sudah dapat sistem dari Dispenduk. Nantinya akan memudahkan proses pengkajian data,” tambahnya. 

Baca Juga :  Gugatan ke MK tanpa Melalui DPC

Sedangkan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, ia akan memudahkan akses petani karena 70 persen masyarakat ada pada sektor pertanian. Salah satunya dengan membuat akses jalan menuju sawah dan memfasilitasi petani dengan gerobak motor untuk mengangkat hasil pertanian. “Semua fasilitas pertanian nantinya akan di akomodir desa,” jelasnya. (rm2)

BANGKALAN – Fahrur Rozi, nomor urut 2 terpilih sebagai Kepala Desa Alang-alang Kecamatan Tragah Bangkalan. Dua berhasil menang pada pemilihan Pergantian Antar Waktu (PAW). Pada sisa jabatannya, ia mengusung konsep Smart Village untuk melanjutkan pembangunan desa.

Konsep ini dilatar belakangi karena letak geografis desa Alang-alang berada di posisi terdekat dengan jembatan Suramadu. Sehingga dirinya tertantang untuk membangun desa dengan konsep yang direncanakan.

Dijelaskan, pada konsep Smart Village, ia akan mengedepankan pembangunan sumber daya manusia, potensi ekonomi dan juga  budaya. “Sudah saya koordinasi dengan arsitek ITB untuk rencana pembangunan dan perlu saya matangkan konsep itu,” jelasnya. 


Selain itu, direncanakan akan mengaplikasikan beberapa langkah pembangunan berbasis digital. Untuk program awal ia akan menggratiskan segala bentuk kepengurusan surat- surat kependudukan. “Saya sudah dapat sistem dari Dispenduk. Nantinya akan memudahkan proses pengkajian data,” tambahnya. 

Baca Juga :  Tidak Libatkan Pemkab, CSR Pertamina EP Disoal

Sedangkan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, ia akan memudahkan akses petani karena 70 persen masyarakat ada pada sektor pertanian. Salah satunya dengan membuat akses jalan menuju sawah dan memfasilitasi petani dengan gerobak motor untuk mengangkat hasil pertanian. “Semua fasilitas pertanian nantinya akan di akomodir desa,” jelasnya. (rm2)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/