24 C
Madura
Wednesday, June 7, 2023

Polres Bangkalan Bekuk DPO Curanmor di Surabaya

BANGKALAN – Pelarian Mahmudi terhenti di dalam jeruji besi. Tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) itu ditangkap polisi setelah lebih setahun buron. Warga Dusun Dugung, Desa Durjan, Kecamatan Kokop, Bangkalan, itu ditangkap di Surabaya kemarin (29/3).

Pria 25 tahun itu ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Bangkalan di sebuah rumah di Kenjeran, Surabaya. Dia diduga mencuri motor Abd. Qohir, 35, warga Dusun Timur Jalan, Desa Durjan, Kecaamatan Kokop, Bangkalan. Qohir kehilangan motor Yamaha Jupiter 110 cc hitam merah L 6653 PR.

Ceritanya, pada Minggu, 9 Januari 2022 sekitar pukul 23.15, Qohir memarkir kendaraannya di belakang rumah Samarwan di Dusun Lagading, Desa Durjan. Saat dia kembali, sepeda yang diparkir sudah tidak ada. Padahal kendaraan tersebut sudah dikunci setir.

Baca Juga :  TKI yang Dihukum Mati di Arab Saudi, Ini Keinginan Keluarga

”Insiden yang dialami korban dilaporkan ke Polsek Kokop,” terang Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Risna Wijayati.

Selanjutnya, Qohir melapor ke Polsek Kokop. Lalu, petugas melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan meminta keterangan korban. ”Korban mengalami kerugian Rp 4 juta atas kehilangan sepeda motornya,” imbuhnya mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi mendapatkan informasi bahwa tersangka menjual barang bukti (BB) kepada Mahraji seharga Rp 1,9 juta. Warga Kecamatan Banyuates, Sampang, itu sudah ditangkap tahun lalu dan disidang.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Bangkit Dananjaya menambahkan, penangkapan dilakukan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat atas keberadaan tersangka yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Polisi mendapat informasi bahwa tersangka ada di Kota Pahlawan.

Baca Juga :  Parade Gaun Koran Bekas Warnai HPN 2018

Saat itu tersangka sedang menjual HP. Kemudian, anggota Resmob Satreskrim Polres Bangkalan melakukan pendekatan dengan cara COD untuk membeli HP tersebut. Anggota menentukan tempat untuk melihat HP yang hendak dijual. Lokasi ditentukan di Jalan Kenjeran, Surabaya. ”Setelah itu, pelaku kami bekuk dan dibawa ke Polres Bangkalan,” tegas perwira asal Jawa Tengah itu.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 480 ayat (1) KUHP. Dalam kasus ini polisi menyita satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter dan satu lembar STNK sebagai barang bukti. ”Pelaku dan BB kami amankan di Polres Bangkalan,” jelas Bangkit. (rul/luq)

 

BANGKALAN – Pelarian Mahmudi terhenti di dalam jeruji besi. Tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) itu ditangkap polisi setelah lebih setahun buron. Warga Dusun Dugung, Desa Durjan, Kecamatan Kokop, Bangkalan, itu ditangkap di Surabaya kemarin (29/3).

Pria 25 tahun itu ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Bangkalan di sebuah rumah di Kenjeran, Surabaya. Dia diduga mencuri motor Abd. Qohir, 35, warga Dusun Timur Jalan, Desa Durjan, Kecaamatan Kokop, Bangkalan. Qohir kehilangan motor Yamaha Jupiter 110 cc hitam merah L 6653 PR.

Ceritanya, pada Minggu, 9 Januari 2022 sekitar pukul 23.15, Qohir memarkir kendaraannya di belakang rumah Samarwan di Dusun Lagading, Desa Durjan. Saat dia kembali, sepeda yang diparkir sudah tidak ada. Padahal kendaraan tersebut sudah dikunci setir.


Baca Juga :  Empat Perupa Bangkalan Blusukan ke TK, Ajari Siswa Melukis

”Insiden yang dialami korban dilaporkan ke Polsek Kokop,” terang Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Risna Wijayati.

Selanjutnya, Qohir melapor ke Polsek Kokop. Lalu, petugas melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan meminta keterangan korban. ”Korban mengalami kerugian Rp 4 juta atas kehilangan sepeda motornya,” imbuhnya mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi mendapatkan informasi bahwa tersangka menjual barang bukti (BB) kepada Mahraji seharga Rp 1,9 juta. Warga Kecamatan Banyuates, Sampang, itu sudah ditangkap tahun lalu dan disidang.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Bangkit Dananjaya menambahkan, penangkapan dilakukan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat atas keberadaan tersangka yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Polisi mendapat informasi bahwa tersangka ada di Kota Pahlawan.

- Advertisement -
Baca Juga :  Minta Genjot Program Kota Layak Anak

Saat itu tersangka sedang menjual HP. Kemudian, anggota Resmob Satreskrim Polres Bangkalan melakukan pendekatan dengan cara COD untuk membeli HP tersebut. Anggota menentukan tempat untuk melihat HP yang hendak dijual. Lokasi ditentukan di Jalan Kenjeran, Surabaya. ”Setelah itu, pelaku kami bekuk dan dibawa ke Polres Bangkalan,” tegas perwira asal Jawa Tengah itu.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 480 ayat (1) KUHP. Dalam kasus ini polisi menyita satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter dan satu lembar STNK sebagai barang bukti. ”Pelaku dan BB kami amankan di Polres Bangkalan,” jelas Bangkit. (rul/luq)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/