alexametrics
24 C
Madura
Monday, May 23, 2022

Perawatan Gigi yang Tepat

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Pemasangan kawat gigi atau behel bukan sekadar tren. Namun, behel bisa memperbaiki rahang yang tidak normal dan susunan gigi yang kurang rapi, atau bisa disebut dengan maloklusi.

Dokter Gigi Spesialis Ortodonti Fakhma Zakki Ramadhani, drg., Sp.Ort mengatakan, perawatan gigi sangat penting. Sebab, posisi rahang yang normal ketika menggigit, gigi bagian atas berada sedikit di depan dari gigi bagian bawah.

”Sedangkan geraham atas selaras dengan gigi geraham bawah,” terangnya kemarin (26/9).

Sedangkan rahang yang tidak normal dapat mempengaruhi proses mengunyah makanan. Sehingga, dapat merusak jaringan gigi dan mempengaruhi bentuk wajah. Bahkan, menurut riset, rahang yang tidak normal dapat mempengaruhi susunan gigi dan postur tulang belakang.

Baca Juga :  Komitmen Sukseskan Program Germas

Karena itu, wajar jika banyak orang yang melakukan perawatan gigi dengan pemasangan kawat atau behel. Untuk pemasangannya, Zakki menyarankan untuk dilakukan oleh orang yang berkompeten.

”Yaitu dokter gigi yang berkompetensi seperti spesialis ortodonti (Sp.Ort),” katanya.

Ada beberapa kondisi yang diwajibkan seseorang untuk memasang behel. Di antaranya, gigi geligi berdesakan, renggang, dan posisi gigi-gigi depan atas yang lebih maju dibandingkan gigi bawah atau tonggos.

Kemudian, posisi gigi depan bawah yang lebih maju dibandingkan gigi atas dan gigi yang tidak dapat menutup/terbuka. Serta, gusi yang terlihat berlebih saat tersenyum atau gummy smile. ”Perawatan behel sebaiknya dilakukan saat nampak kelainan susunan gigi atau posisi rahang. Itu dapat terlihat di usia 7 tahun atau ketika gigi permanen mulai tumbuh,” pungkasnya.

Baca Juga :  Realisasi Jampersal Disoal, Pasien Kena Jaminan hingga Rp 6,5 Juta

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Pemasangan kawat gigi atau behel bukan sekadar tren. Namun, behel bisa memperbaiki rahang yang tidak normal dan susunan gigi yang kurang rapi, atau bisa disebut dengan maloklusi.

Dokter Gigi Spesialis Ortodonti Fakhma Zakki Ramadhani, drg., Sp.Ort mengatakan, perawatan gigi sangat penting. Sebab, posisi rahang yang normal ketika menggigit, gigi bagian atas berada sedikit di depan dari gigi bagian bawah.

”Sedangkan geraham atas selaras dengan gigi geraham bawah,” terangnya kemarin (26/9).


Sedangkan rahang yang tidak normal dapat mempengaruhi proses mengunyah makanan. Sehingga, dapat merusak jaringan gigi dan mempengaruhi bentuk wajah. Bahkan, menurut riset, rahang yang tidak normal dapat mempengaruhi susunan gigi dan postur tulang belakang.

Baca Juga :  Lagi-Lagi┬áPemenang Lelang Proyek Kantor KPU Dianulir

Karena itu, wajar jika banyak orang yang melakukan perawatan gigi dengan pemasangan kawat atau behel. Untuk pemasangannya, Zakki menyarankan untuk dilakukan oleh orang yang berkompeten.

”Yaitu dokter gigi yang berkompetensi seperti spesialis ortodonti (Sp.Ort),” katanya.

Ada beberapa kondisi yang diwajibkan seseorang untuk memasang behel. Di antaranya, gigi geligi berdesakan, renggang, dan posisi gigi-gigi depan atas yang lebih maju dibandingkan gigi bawah atau tonggos.

Kemudian, posisi gigi depan bawah yang lebih maju dibandingkan gigi atas dan gigi yang tidak dapat menutup/terbuka. Serta, gusi yang terlihat berlebih saat tersenyum atau gummy smile. ”Perawatan behel sebaiknya dilakukan saat nampak kelainan susunan gigi atau posisi rahang. Itu dapat terlihat di usia 7 tahun atau ketika gigi permanen mulai tumbuh,” pungkasnya.

Baca Juga :  Realisasi Jampersal Disoal, Pasien Kena Jaminan hingga Rp 6,5 Juta

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/