alexametrics
28.2 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Tekan Angka Kemiskinan dan Terbebas dari Daerah Tertinggal

BANGKALAN – Serah terima jabatan bupati Bangkalan periode 2018–2023 dan rapat paripurna istimewa DPRD berlangsung khidmat Jumat (28/9). Fokorpimda, pejabat OPD, dan ribuan undangan hadir dalam acara sakral tersebut. Bahkan, orang nomor satu di lingkungan Pemprov Jatim, Soekarwo, juga hadir dan ikut menyaksikan.

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengutarakan, prosesi serah terima jabatan bupati dan wakil bupati Bangkalan menjadi kebahagiaan yang tak ternilai harganya. Terutama, atas kedatangan Gubernur Jatim Soekarwo.

”Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari pelantikan bupati-wakil bupati di Gedung Grahadi, Surabaya, Senin lalu (24/9),” katanya.

Ra Latif menyampaikan terima kasih kepada para kiai, ulama, habib, dan tokoh masyarakat serta para relawan yang bahu-membahu membantu menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak. ”Terima kasih semuanya. Mari sekarang bersama-sama bangun Bangkalan ke depan. Lupakan perbedaan untuk mewujudkan Bangkalan sejahtera,” ajaknya bersemangat.

Baca Juga :  Proyek Overpass Sedot Anggaran Belasan Miliar Rupiah

Sebagai bupati Bangkalan, tentu Ra Latif akan sungguh-sungguh menjalankan dan menjunjung tinggi amanah yang ditelah diberikan masyarakat Bangkalan. ”Doakan kami berdua untuk selalu amanah menjalankan tugas baru ini,” ujarnya.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu menyatakan, selama memimpin Bangkalan lima tahun ke depan, pihaknya bersama Wakil Bupati Mohni berjanji akan menjalankan roda pemerintahan dengan sebaik-baiknya. Juga, berdasarkan amanat aturan perundang-undangan serta sumpah jabatan.

”Di pundak kami melekat tanggung jawab. Karena itu, kami siap bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Bangkalan,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya sangat membutuhkan dukungan, doa, dan partisipasi dari semua elemen masyarakat Bangkalan. ”Kami sangat butuh dukungan dan masukan. Siap menjadi pelayan untuk rakyat Bangkalan,” tegasnya.

Peraih tokoh muda terpopuler Madura Awards itu juga mengajak kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Bangkalan untuk membantu dan menjalankan tugas pelayanan publik. Sebab, itu adalah kunci utama agar roda pemerintahan bisa berjalan dengan baik. ”Kami akan bekerja sepenuh tenaga untuk masyarakat Bangkalan,” paparnya.

Baca Juga :  DBHCHT Disperinaker Rp 1,45 Miliar

Termasuk, pihaknya bersama Wabup Mohni akan berupaya untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Bangkalan dengan cara mutu pendidikan, mutu pelayanan kesehatan, dan juga kualitas sumber daya manusia ditingkatkan. ”Agar Bangkalan terbebas dari predikat sebagai daerah tertinggal,” sambungnya.

Hal yang tidak kalah penting yakni menciptakan lapangan kerja baru di tengah masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. Apalagi, Bangkalan sebagai kabupaten dengan penduduk miskin tertinggi. ”Itu akan menjadi fokus kami ke depan,” terangnya.

Ra Latif menegaskan akan menjalankan roda pemerintahan yang bersih dari praktik-praktik korupsi. Tindakan melawan hukum tidak boleh dibiarkan. ”Ikhtiar kami ini tidak lepas dari dukungan semua pihak,” imbuhnya. 

 

 

BANGKALAN – Serah terima jabatan bupati Bangkalan periode 2018–2023 dan rapat paripurna istimewa DPRD berlangsung khidmat Jumat (28/9). Fokorpimda, pejabat OPD, dan ribuan undangan hadir dalam acara sakral tersebut. Bahkan, orang nomor satu di lingkungan Pemprov Jatim, Soekarwo, juga hadir dan ikut menyaksikan.

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengutarakan, prosesi serah terima jabatan bupati dan wakil bupati Bangkalan menjadi kebahagiaan yang tak ternilai harganya. Terutama, atas kedatangan Gubernur Jatim Soekarwo.

”Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari pelantikan bupati-wakil bupati di Gedung Grahadi, Surabaya, Senin lalu (24/9),” katanya.


Ra Latif menyampaikan terima kasih kepada para kiai, ulama, habib, dan tokoh masyarakat serta para relawan yang bahu-membahu membantu menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak. ”Terima kasih semuanya. Mari sekarang bersama-sama bangun Bangkalan ke depan. Lupakan perbedaan untuk mewujudkan Bangkalan sejahtera,” ajaknya bersemangat.

Baca Juga :  Inilah Sosok Fathorrahman Dimata Rekan Kerjanya

Sebagai bupati Bangkalan, tentu Ra Latif akan sungguh-sungguh menjalankan dan menjunjung tinggi amanah yang ditelah diberikan masyarakat Bangkalan. ”Doakan kami berdua untuk selalu amanah menjalankan tugas baru ini,” ujarnya.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu menyatakan, selama memimpin Bangkalan lima tahun ke depan, pihaknya bersama Wakil Bupati Mohni berjanji akan menjalankan roda pemerintahan dengan sebaik-baiknya. Juga, berdasarkan amanat aturan perundang-undangan serta sumpah jabatan.

”Di pundak kami melekat tanggung jawab. Karena itu, kami siap bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Bangkalan,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya sangat membutuhkan dukungan, doa, dan partisipasi dari semua elemen masyarakat Bangkalan. ”Kami sangat butuh dukungan dan masukan. Siap menjadi pelayan untuk rakyat Bangkalan,” tegasnya.

Peraih tokoh muda terpopuler Madura Awards itu juga mengajak kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Bangkalan untuk membantu dan menjalankan tugas pelayanan publik. Sebab, itu adalah kunci utama agar roda pemerintahan bisa berjalan dengan baik. ”Kami akan bekerja sepenuh tenaga untuk masyarakat Bangkalan,” paparnya.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Datangi Dua Kecamatan untuk Serahkan 1.056 Kartu ATM

Termasuk, pihaknya bersama Wabup Mohni akan berupaya untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Bangkalan dengan cara mutu pendidikan, mutu pelayanan kesehatan, dan juga kualitas sumber daya manusia ditingkatkan. ”Agar Bangkalan terbebas dari predikat sebagai daerah tertinggal,” sambungnya.

Hal yang tidak kalah penting yakni menciptakan lapangan kerja baru di tengah masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. Apalagi, Bangkalan sebagai kabupaten dengan penduduk miskin tertinggi. ”Itu akan menjadi fokus kami ke depan,” terangnya.

Ra Latif menegaskan akan menjalankan roda pemerintahan yang bersih dari praktik-praktik korupsi. Tindakan melawan hukum tidak boleh dibiarkan. ”Ikhtiar kami ini tidak lepas dari dukungan semua pihak,” imbuhnya. 

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/