alexametrics
23.5 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Dosen UTM Jalin kerjasama, lakukan penelitian kesenian sape sono’

BANGKALAN – Beragam kesenian yang dimiliki Madura, memikat banyak kalangan, salah satunya dari akademisi. Terbukti, pada hari Rabu (26/9) Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo (UTM) kedatangan tamu kehormatan dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) jurusan Sosiologi dan antropologi Fakultas Ilmu sosial.

 Sebanyak 81 Mahasiswa dan 6 dosen dari UNNES melakukan kerjasama penelitian (Join Research) tentang Budaya Madura Khususnya kesenian sape sono’. Penelitian ini bertempat di  desa Dempo Timur kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan selama tiga hari.

Hisnuddin Lubis kordinator Program Studi Sosiologi UTM mengatakan bahwa Join Research merupakan kelanjutan kerjasama dengan tujuan mendalami budaya Madura, pihaknya menerjunkan 21 mahasiswa untuk bergabung dalam penelitian ini. Ia berharap kerjasama ini menjadi ajang silaturahmi dan saling bertukar ilmu. ”Semoga penelitian tentang sape sono’ bermanfaat bagi semuanya,” katanya.

Baca Juga :  Santri Temukan Bayi Perempuan Telanjang

Lilis perwakilan dari UNNES mengatakan, pihaknya datang ke Madura untuk mendalami tentang prinsip-prinsip keindonesiaan baik sosial dan buadaya , dalam hal ini adalah budaya Madura. ”karena yang ada sape sono’ hanya di Madura, daerah lain nggak ada,” tuturnya kepada radarmadura.id.

Surokim selaku dekan FISIB UTM menuturkan bahwa ini merupakan hal yang dapat kita lakukan diantaranya mamanfaatkan potensi budaya untuk kemajuan madura. “Budaya dan kesenian yang akan diteliti dapat dikaji lebih dalam dan diperkenalkan pada masyarakat luas, baik nasional atau bahkan internasional,” harapnya. 

 

BANGKALAN – Beragam kesenian yang dimiliki Madura, memikat banyak kalangan, salah satunya dari akademisi. Terbukti, pada hari Rabu (26/9) Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo (UTM) kedatangan tamu kehormatan dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) jurusan Sosiologi dan antropologi Fakultas Ilmu sosial.

 Sebanyak 81 Mahasiswa dan 6 dosen dari UNNES melakukan kerjasama penelitian (Join Research) tentang Budaya Madura Khususnya kesenian sape sono’. Penelitian ini bertempat di  desa Dempo Timur kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan selama tiga hari.

Hisnuddin Lubis kordinator Program Studi Sosiologi UTM mengatakan bahwa Join Research merupakan kelanjutan kerjasama dengan tujuan mendalami budaya Madura, pihaknya menerjunkan 21 mahasiswa untuk bergabung dalam penelitian ini. Ia berharap kerjasama ini menjadi ajang silaturahmi dan saling bertukar ilmu. ”Semoga penelitian tentang sape sono’ bermanfaat bagi semuanya,” katanya.

Baca Juga :  Usul Ada Perda Penggunaan Bahasa Madura

Lilis perwakilan dari UNNES mengatakan, pihaknya datang ke Madura untuk mendalami tentang prinsip-prinsip keindonesiaan baik sosial dan buadaya , dalam hal ini adalah budaya Madura. ”karena yang ada sape sono’ hanya di Madura, daerah lain nggak ada,” tuturnya kepada radarmadura.id.

Surokim selaku dekan FISIB UTM menuturkan bahwa ini merupakan hal yang dapat kita lakukan diantaranya mamanfaatkan potensi budaya untuk kemajuan madura. “Budaya dan kesenian yang akan diteliti dapat dikaji lebih dalam dan diperkenalkan pada masyarakat luas, baik nasional atau bahkan internasional,” harapnya. 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/