alexametrics
21 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

BPWS Bina PKL Suramadu

BANGKALAN – Pedagang kaki lima (PKL) merupakan aset bangsa penggerak ekonomi kerakyatan. Potensi tersebut disadari betul oleh Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS).

Badan ad hoc ini berusaha untuk mendampingi PKL di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM). Dengan cara pendekatan persuasif kultural sebagai bentuk penghargaan terhadap entitas lokal dalam pengembangan Madura secara keseluruhan.

Materi tersebut terungkap dalam sosialisasi di hadapan PKL Suramadu di kantor Kecamatan Labang, Bangkalan, kemarin (27/6).

”Pendekatan persuasif kultural adalah langkah elegan dan memanusiakan PKL. Sehingga, dinamika ekonomi masyarakat tidak digerus. Tapi justru didorong untuk lebih dinamis,” terang Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan dan Komunitas Masyarakat (HKKM) BPWS RB. Djoni Iskandar.

Baca Juga :  Pangdam dan Kapolda Pantau Langsung Penanganan Covid-19

Pria asal Sumenep itu mengungkapkan, PKL Suramadu akan terus dilatih BPWS agar memiliki kemampuan mumpuni. Dengan bekal keahlian tersebut akan membuat mereka memiliki daya saing dan kualitas lebih baik. Melalui pelatihan dan pembinaan itu diharapkan dapat mendongkrak penghasilan mereka.

”Kita latih SDM mereka dengan skill yang mumpuni. Di antaranya, teknik kemasan, manajerial hingga pemasaran. BPWS juga menggandeng GIZ Jerman dan Inopak Institute untuk memberi bekal teman-teman PKL ini. Itu dibiayai oleh negara melalui BPWS,” tutup Djoni.

Camat Labang Mahfud berharap penataan PKL KKJSM tidak menimbulkan gejolak sosial. Karena itu, perlu dicarikan solusi yang baik dan saling menguntungkan. ”Prinsipnya, harus bisa mencari win-win solution. Sehingga, roda ekonomi PKL tetap bergerak dinamis,” ujarnya.

Baca Juga :  BPWS Siapkan Rp 78 Miliar untuk Penyiapan Lahan di KKJSM

Sosialisasi dihadiri jajaran pejabat menengah BPWS, Asisten Perekonomian Bangkalan Moh. Fahri, dan perwakilan Satpol PP Bangkalan. Selain Camat Labang Mahfud, hadir juga Kades Pangpong Amsori, Kades Sukolilo Barat M. Radjeman, perwakilan Kades Baengas, dan para PKL Suramadu.

- Advertisement -

BANGKALAN – Pedagang kaki lima (PKL) merupakan aset bangsa penggerak ekonomi kerakyatan. Potensi tersebut disadari betul oleh Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS).

Badan ad hoc ini berusaha untuk mendampingi PKL di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM). Dengan cara pendekatan persuasif kultural sebagai bentuk penghargaan terhadap entitas lokal dalam pengembangan Madura secara keseluruhan.

Materi tersebut terungkap dalam sosialisasi di hadapan PKL Suramadu di kantor Kecamatan Labang, Bangkalan, kemarin (27/6).


”Pendekatan persuasif kultural adalah langkah elegan dan memanusiakan PKL. Sehingga, dinamika ekonomi masyarakat tidak digerus. Tapi justru didorong untuk lebih dinamis,” terang Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan dan Komunitas Masyarakat (HKKM) BPWS RB. Djoni Iskandar.

Baca Juga :  Pangdam dan Kapolda Pantau Langsung Penanganan Covid-19

Pria asal Sumenep itu mengungkapkan, PKL Suramadu akan terus dilatih BPWS agar memiliki kemampuan mumpuni. Dengan bekal keahlian tersebut akan membuat mereka memiliki daya saing dan kualitas lebih baik. Melalui pelatihan dan pembinaan itu diharapkan dapat mendongkrak penghasilan mereka.

”Kita latih SDM mereka dengan skill yang mumpuni. Di antaranya, teknik kemasan, manajerial hingga pemasaran. BPWS juga menggandeng GIZ Jerman dan Inopak Institute untuk memberi bekal teman-teman PKL ini. Itu dibiayai oleh negara melalui BPWS,” tutup Djoni.

Camat Labang Mahfud berharap penataan PKL KKJSM tidak menimbulkan gejolak sosial. Karena itu, perlu dicarikan solusi yang baik dan saling menguntungkan. ”Prinsipnya, harus bisa mencari win-win solution. Sehingga, roda ekonomi PKL tetap bergerak dinamis,” ujarnya.

Baca Juga :  Wabup Ragukan Realisasi Rehab Balai Desa

Sosialisasi dihadiri jajaran pejabat menengah BPWS, Asisten Perekonomian Bangkalan Moh. Fahri, dan perwakilan Satpol PP Bangkalan. Selain Camat Labang Mahfud, hadir juga Kades Pangpong Amsori, Kades Sukolilo Barat M. Radjeman, perwakilan Kades Baengas, dan para PKL Suramadu.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/