alexametrics
19.5 C
Madura
Tuesday, August 9, 2022

Ribuan Lulusan SMP/MTs Tak Tertampung SMA/SMK Negeri

BANGKALAN – Pagu penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK negeri 2018 di Bangkalan terbatas. Pagu PPDB online tahun ini tidak mampu menampung semua lulusan SMP/MTs di Bangkalan.

Data yang ada di Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan, jumlah lulusan SMP/MTs sebanyak 15.820 siswa. Perinciannya, 10.951 lulusan SMP dan 4.869 lulusan MTs. Sementara pagu total PPDB SMA/SMK negeri di Bangkalan hanya 5.994 siswa (selengkapnya lihat grafis).

Pagu PPDB online SMA/SMK lebih sedikit dibandingkan 2017. Pada 2017, pagu yang disiapkan 6.222 siswa. Perinciannya, pagu SMK 3.270 siswa dan 2.952 siswa pagu SMA. Sementara pagu PPDB tahun ini 5.994 siswa.

Kepala Cabang Disdik Jawa Timur (Jatim) Wilayah Bangkalan Arif Khamzah menyampaikan,  pagu yang disetujui memang 5.994 siswa. Sekolah tidak memiliki wewenang penetapan pagu penerimaan siswa baru. Sekolah sebatas mengusulkan.

Baca Juga :  33 Desa Potensi Rawan Konflik

”Sebelumnya, semua sekolah menyetorkan pagu PPDB. Disdik provinsi menyetujui jumlahnya, dan bisa ditambah atau dikurangi,” ujarnya Rabu (27/6).

PPDB dilakukan secara objektif, akuntabel, transparan, dan tidak diskriminatif. Menurut dia, tidak boleh ada pembeda atau yang diunggulkan oleh pihak tertentu. Tolok ukur diterima tidaknya siswa mengacu pada nilai ujian nasional.

”Menggunakan sistem ranking. Kalau nilainya paling tinggi di antara pendaftar pada satu sekolah, kemungkinan besar diterima,” jelas Arif.

Dia menambahkan, hari ini (28/6) merupakan waktu terakhir pendaftaran PPDB SMA/SMK. Untuk itu, dia mengimbau kepada calon peserta didik baru yang ingin mendaftar PPDB online melakukan pendaftaran sebelum ditutup pukul 24.00.

Terpisah, Sekretaris Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika menjelaskan, jumlah siswa SMP yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) telah dinyatakan lulus. Belasan ribu lulusan tersebut saat ini menjadi bagian dari calon peserta didik baru SMA/SMK.

Baca Juga :  UNBK Ratusan Lembaga Belum Mandiri

”Sebagian besar lulusan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Entah ke SMA, SMK, atau MA. Kemungkinan ada yang melanjutkan di pondok pesantren,” jelasnya.

Dia berharap semua lulusan SMP/MTs melanjutkan pendidikannya. Dengan demikian, latar belakang pendidikan masyarakat Bangkalan lebih tinggi dan berkualitas. ”Syukur-syukur bisa lanjut ke perguruan tinggi,” harapnya.

Pada masa pendaftaran hari ketiga, jumlah pendaftar mengalami peningkatan dibandingkan hari pertama. Data yang di-update Rabu (27/6) sekitar pukul 12.00 pada laman ppdbjatim.net menunjukkan jumlah pendaftar jenjang SMA mencapai 2.205 orang.

Sedangkan SMK sebanyak 1.923 pendaftar. Total 4.128 calon peserta didik yang mendaftar. Dengan demikian, masih ada peluang 1.866 kursi bagi calon siswa sebelum pendaftaran ditutup malam ini (28/6) pukul 24.00.

BANGKALAN – Pagu penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK negeri 2018 di Bangkalan terbatas. Pagu PPDB online tahun ini tidak mampu menampung semua lulusan SMP/MTs di Bangkalan.

Data yang ada di Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan, jumlah lulusan SMP/MTs sebanyak 15.820 siswa. Perinciannya, 10.951 lulusan SMP dan 4.869 lulusan MTs. Sementara pagu total PPDB SMA/SMK negeri di Bangkalan hanya 5.994 siswa (selengkapnya lihat grafis).

Pagu PPDB online SMA/SMK lebih sedikit dibandingkan 2017. Pada 2017, pagu yang disiapkan 6.222 siswa. Perinciannya, pagu SMK 3.270 siswa dan 2.952 siswa pagu SMA. Sementara pagu PPDB tahun ini 5.994 siswa.


Kepala Cabang Disdik Jawa Timur (Jatim) Wilayah Bangkalan Arif Khamzah menyampaikan,  pagu yang disetujui memang 5.994 siswa. Sekolah tidak memiliki wewenang penetapan pagu penerimaan siswa baru. Sekolah sebatas mengusulkan.

Baca Juga :  Dua Kepala OPD Diisi Plt, Plh Bupati Klaim Tak Ganggung Kinerja

”Sebelumnya, semua sekolah menyetorkan pagu PPDB. Disdik provinsi menyetujui jumlahnya, dan bisa ditambah atau dikurangi,” ujarnya Rabu (27/6).

PPDB dilakukan secara objektif, akuntabel, transparan, dan tidak diskriminatif. Menurut dia, tidak boleh ada pembeda atau yang diunggulkan oleh pihak tertentu. Tolok ukur diterima tidaknya siswa mengacu pada nilai ujian nasional.

”Menggunakan sistem ranking. Kalau nilainya paling tinggi di antara pendaftar pada satu sekolah, kemungkinan besar diterima,” jelas Arif.

Dia menambahkan, hari ini (28/6) merupakan waktu terakhir pendaftaran PPDB SMA/SMK. Untuk itu, dia mengimbau kepada calon peserta didik baru yang ingin mendaftar PPDB online melakukan pendaftaran sebelum ditutup pukul 24.00.

Terpisah, Sekretaris Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika menjelaskan, jumlah siswa SMP yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) telah dinyatakan lulus. Belasan ribu lulusan tersebut saat ini menjadi bagian dari calon peserta didik baru SMA/SMK.

Baca Juga :  Palsukan SKTM Bisa Kena Sanksi

”Sebagian besar lulusan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Entah ke SMA, SMK, atau MA. Kemungkinan ada yang melanjutkan di pondok pesantren,” jelasnya.

Dia berharap semua lulusan SMP/MTs melanjutkan pendidikannya. Dengan demikian, latar belakang pendidikan masyarakat Bangkalan lebih tinggi dan berkualitas. ”Syukur-syukur bisa lanjut ke perguruan tinggi,” harapnya.

Pada masa pendaftaran hari ketiga, jumlah pendaftar mengalami peningkatan dibandingkan hari pertama. Data yang di-update Rabu (27/6) sekitar pukul 12.00 pada laman ppdbjatim.net menunjukkan jumlah pendaftar jenjang SMA mencapai 2.205 orang.

Sedangkan SMK sebanyak 1.923 pendaftar. Total 4.128 calon peserta didik yang mendaftar. Dengan demikian, masih ada peluang 1.866 kursi bagi calon siswa sebelum pendaftaran ditutup malam ini (28/6) pukul 24.00.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/