alexametrics
21 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

PPP Resmi Layangkan Gugatan ke MK

BANGKALAN – DPC PPP Bangkalan resmi mengajukan guguatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Alasannya, demi mencari keadilan dan memperjuangkan hak yang seharusnya milik partai Kakbah.

Sekretaris DPC PPP Bangkalan Taufieq Masduqie mengutarakan, pihaknya mengajukan gugatan ke MK. Duduk perkaranya terkait dengan perolehan suara PPP di dapil 5 yang terdiri atas Kecamatan Kamal, Labang, Tragah, dan Kwanyar. ”Semestinya, PPP dapat dua kursi, bukan satu kursi. Tetapi karena ada pengalihan suara, hanya dapat satu kursi. Itu yang kami gugat,” katanya kemarin (27/5).

Menurut dia, gugatan perpindahan suara PPP ke parpol lain menjadi dasar pengajuan gugatan. Sebab, hak PPP harus diperjuangkan. Bukti-bukti kuat, bahkan hampir semua tindakan perpindahan suara dikantongi. ”Tinggal menunggu keputusan MK nanti. Yang jelas, kami berharap keadilan berpihak pada PPP, ” ujarnya.

Baca Juga :  Tak Penuhi Modal Inti, PD BPR Terancam Sanksi OJK

Pria yang akrab disapa Ra Taufieq itu mengaku sengketa pileg kabupaten paling akhir diproses di MK. Yang pertama pilpres. ”Paling selesai Juli. Masih lama. Mungkin nanti komisioner KPU ganti,” sebutnya.

Dia menyampaikan, dalam aturan internal PPP, pengajuan gugatan ke MK melalui DPW. Setelah rekomendasi keluar, DPP yang menyerahkan ke MK. ”Tahapannya semua sudah selesai. Terkahir pendaftaran 25 Mei, ” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengatakan, sepanjang masih ada yang mengajukan gugatan ke MK, perolehan kursi tiap parpol belum bisa ditetapkan. ”Nunggu proses di MK karena informasinya ada yang mengajukan gugatan,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Bangkalan A. Mustain Saleh menyebut gugatan PPP tidak ada di website MK. ”Tidak tahu detailnya. Saya lihat di wibsite MK tidak ada. Tapi, saya tidak bisa memastikan karena hanya melihat website,” tuturnya.

Baca Juga :  Slamet Junaidi: Terima Kasih Masyarakat Sampang

Untuk diketahui, berdasarkan DB1 Bangkalan, untuk dapil 5, perolehan suara yang cukup ketat yakni PKB dan PPP. Perinciannya, PKB memperoleh 21.148 suara dan PPP 20.920 suara. Hanya selisih 228 suara. Atas perolehan suara tersebut, PKB mendapat dua kursi, sedangkan PPP hanya satu kursi. 

BANGKALAN – DPC PPP Bangkalan resmi mengajukan guguatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Alasannya, demi mencari keadilan dan memperjuangkan hak yang seharusnya milik partai Kakbah.

Sekretaris DPC PPP Bangkalan Taufieq Masduqie mengutarakan, pihaknya mengajukan gugatan ke MK. Duduk perkaranya terkait dengan perolehan suara PPP di dapil 5 yang terdiri atas Kecamatan Kamal, Labang, Tragah, dan Kwanyar. ”Semestinya, PPP dapat dua kursi, bukan satu kursi. Tetapi karena ada pengalihan suara, hanya dapat satu kursi. Itu yang kami gugat,” katanya kemarin (27/5).

Menurut dia, gugatan perpindahan suara PPP ke parpol lain menjadi dasar pengajuan gugatan. Sebab, hak PPP harus diperjuangkan. Bukti-bukti kuat, bahkan hampir semua tindakan perpindahan suara dikantongi. ”Tinggal menunggu keputusan MK nanti. Yang jelas, kami berharap keadilan berpihak pada PPP, ” ujarnya.

Baca Juga :  Slamet Junaidi: Terima Kasih Masyarakat Sampang

Pria yang akrab disapa Ra Taufieq itu mengaku sengketa pileg kabupaten paling akhir diproses di MK. Yang pertama pilpres. ”Paling selesai Juli. Masih lama. Mungkin nanti komisioner KPU ganti,” sebutnya.

Dia menyampaikan, dalam aturan internal PPP, pengajuan gugatan ke MK melalui DPW. Setelah rekomendasi keluar, DPP yang menyerahkan ke MK. ”Tahapannya semua sudah selesai. Terkahir pendaftaran 25 Mei, ” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengatakan, sepanjang masih ada yang mengajukan gugatan ke MK, perolehan kursi tiap parpol belum bisa ditetapkan. ”Nunggu proses di MK karena informasinya ada yang mengajukan gugatan,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Bangkalan A. Mustain Saleh menyebut gugatan PPP tidak ada di website MK. ”Tidak tahu detailnya. Saya lihat di wibsite MK tidak ada. Tapi, saya tidak bisa memastikan karena hanya melihat website,” tuturnya.

Baca Juga :  Dinkes Bangkalan Abaikan Panggilan DPRD

Untuk diketahui, berdasarkan DB1 Bangkalan, untuk dapil 5, perolehan suara yang cukup ketat yakni PKB dan PPP. Perinciannya, PKB memperoleh 21.148 suara dan PPP 20.920 suara. Hanya selisih 228 suara. Atas perolehan suara tersebut, PKB mendapat dua kursi, sedangkan PPP hanya satu kursi. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/