alexametrics
20.8 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Di Arosbaya, 8 Dusun Terendam Air Luapan Sungai

BANGKALAN – Dua hari terakhir, Bangkalan ternyata juga diguyur hujan cukup deras. Akibatnya, beberapa kecamatan kebanjiran. Bahkan, ada empat kecamatan yang tergenang air banjir. Rinciannya Kecamatan Arosbaya, Klampis, Sepulu dan Blega.

Amatan RadarMadura.id, kecamatan terparah terdampak banjir adalah Arosbaya dan Blega. Hujan deras dua hari terakhir menyebabkan delapan dusun tergenang. Ketinggian air berkisar 75 centimeter hingga 100 centimeter.

“Selain luapan Sungai Tambangan, banjir dipicu kurang optimalnya fungsi drainase warga. Utamanya, drainase di pasar. Arosbaya banjir karena menerima kiriman air dari Kecamatan Geger,” ucap Rizal Moris, Kepala BPBD Bangkalan.

Dijelaskan, ada delapan dusun terendam banjir dan aktifitas terganggu. Selain itu, beberapa hewan ternak juga ikut hanyut terbawa arus air.

Baca Juga :  Hujan Deras, Banjir Meluas

“Di 8 dusun itu, ada sekitar 600 kepala keluarga (KK). Untuk korban jiwa tidak ada, tapi hewan ternak banyak yang hanyut. Rata-rata ayam,” tambahnya.

Selain BPBD, aparat kepolisian bersama kodim, dan camat turun langsung untuk menangani banjir. Selain membantu arus lalu lintas, BPBD juga memberikan bantuan makanan siap saji.

“Makanan siap saji tersebut cukup hingga esok hari. Tapi, untuk beberapa dusun saja,” tuturnya.

Rizal Moris berharap hujan segera reda dan banjir segera surut. Sehingga, aktifitas kembali normal. 

“Semoga cepat surut. Mengenai bencana banjir, kami juga sudah kami lapor kepada bupati. Harapannya, segera ada tindak lanjut setelah banjir surut,” pungkasnya. (Julian Isna)

Baca Juga :  Menangani Kelainan Atresia Ani pada Bayi

BANGKALAN – Dua hari terakhir, Bangkalan ternyata juga diguyur hujan cukup deras. Akibatnya, beberapa kecamatan kebanjiran. Bahkan, ada empat kecamatan yang tergenang air banjir. Rinciannya Kecamatan Arosbaya, Klampis, Sepulu dan Blega.

Amatan RadarMadura.id, kecamatan terparah terdampak banjir adalah Arosbaya dan Blega. Hujan deras dua hari terakhir menyebabkan delapan dusun tergenang. Ketinggian air berkisar 75 centimeter hingga 100 centimeter.

“Selain luapan Sungai Tambangan, banjir dipicu kurang optimalnya fungsi drainase warga. Utamanya, drainase di pasar. Arosbaya banjir karena menerima kiriman air dari Kecamatan Geger,” ucap Rizal Moris, Kepala BPBD Bangkalan.


Dijelaskan, ada delapan dusun terendam banjir dan aktifitas terganggu. Selain itu, beberapa hewan ternak juga ikut hanyut terbawa arus air.

Baca Juga :  Normalisasi Sungai Terakhir 18 Tahun Silam

“Di 8 dusun itu, ada sekitar 600 kepala keluarga (KK). Untuk korban jiwa tidak ada, tapi hewan ternak banyak yang hanyut. Rata-rata ayam,” tambahnya.

Selain BPBD, aparat kepolisian bersama kodim, dan camat turun langsung untuk menangani banjir. Selain membantu arus lalu lintas, BPBD juga memberikan bantuan makanan siap saji.

“Makanan siap saji tersebut cukup hingga esok hari. Tapi, untuk beberapa dusun saja,” tuturnya.

Rizal Moris berharap hujan segera reda dan banjir segera surut. Sehingga, aktifitas kembali normal. 

“Semoga cepat surut. Mengenai bencana banjir, kami juga sudah kami lapor kepada bupati. Harapannya, segera ada tindak lanjut setelah banjir surut,” pungkasnya. (Julian Isna)

Baca Juga :  Lelang Jabatan di 11 OPD
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/