alexametrics
20.8 C
Madura
Tuesday, August 16, 2022

Antisipasi Dini Berikan Bantuan

RSU Lukas dan JPRM Jalin Kerja Sama

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura ­– Rumah Sakit Umum (RSU) Lukas dan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) memberikan pelatihan bantuan hidup dasar kepada masyarakat umum. Tujuannya, supaya masyarakat umum bisa memberikan bantuan pertama ketika menemukan seseorang yang membutuhkan bantuan. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-14 RSU Lukas dan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) yang ke-23.

Dr Achmad Fauzan Rachman selaku pemateri menyatakan, pihaknya ingin memberikan ilmu kepada lingkungan ASN. Khususnya, di dinas kebudayaan dan pariwisata dan dinas perhubungan. ”Ini pelatihan bantuan hidup dasar. Artinya, bagaimana bisa melakukan tindakan manakala menemukan kondisi kegawatdaruratan. Misalnya, ada orang pingsan, kecelakaan, dan terkena serangan jantung,” katanya.

Baca Juga :  Rayakan Ulang Tahun, JPRM dan RSU Lukas Gelar Pengobatan Gratis

Pria yang akrab disapa dr Ojan itu mengatakan, masyarakat umum bisa memberikan pertolongan pertama kepada korban. Dengan pelatihan itu, masyarakat diharapkan bisa mempertahankan nyawa seseorang sampai mendapat bantuan dari tenaga kesehatan.

”Pelatihan yang diberikan seperti pijat jatuh bangun, bagaimana bisa membuka napas seseorang, pemeriksaan nada, memberikan bantuan pernapasan yang benar,” harap pria yang juga menjabat sebagai dokter UGD di RSU Lukas itu.

Ketua pelaksana dr Rika Herawati menambahkan, pelatihan bantuan hidup dasar ada dua lokasi. Yakni, di dinas kebudayaan dan pariwisata serta di dinas perhubungan. Konsepnya sama. Lebih kurang diikuti oleh 30 orang. ”Harusnya semua OPD. Namun, dua OPD ini masih percobaan,” terangnya.

Baca Juga :  Proyek RSU Ketapang Belum Dilelang

Doker Rika menambahkan, pelatihan tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain itu, para peserta pelatihan memperoleh sertifikat dari rumah sakit. ”Bisa memberikan bantuan dasar kepada korban. Itu yang kami harapkan. Jadi, bantuan pertama bisa dilakukan di Bangkalan,” tuturnya.

Kepala JPRM Biro Bangkalan Fathorrahman menyambut baik kerja sama yang dijalin dengan RSU Lukas. Diharapkan, apa yang sudah dilaksanakan bermanfaat dan disambut baik oleh masyarakat. Terutama, yang sudah mengikuti kegiatan tersebut. ”Pelatihan bantuan hidup dasar kegiatan yang positif dan perlu digelorakan. Karena banyak ditemui, ketika ada insiden, masyarakat hanya bisa melihat tanpa memberikan bantuan,” jelas pria yang akrab disapa Oonk itu. (rul/rus)

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura ­– Rumah Sakit Umum (RSU) Lukas dan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) memberikan pelatihan bantuan hidup dasar kepada masyarakat umum. Tujuannya, supaya masyarakat umum bisa memberikan bantuan pertama ketika menemukan seseorang yang membutuhkan bantuan. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-14 RSU Lukas dan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) yang ke-23.

Dr Achmad Fauzan Rachman selaku pemateri menyatakan, pihaknya ingin memberikan ilmu kepada lingkungan ASN. Khususnya, di dinas kebudayaan dan pariwisata dan dinas perhubungan. ”Ini pelatihan bantuan hidup dasar. Artinya, bagaimana bisa melakukan tindakan manakala menemukan kondisi kegawatdaruratan. Misalnya, ada orang pingsan, kecelakaan, dan terkena serangan jantung,” katanya.

Baca Juga :  RSU Lukas Layani Peserta BPJS Kesehatan

Pria yang akrab disapa dr Ojan itu mengatakan, masyarakat umum bisa memberikan pertolongan pertama kepada korban. Dengan pelatihan itu, masyarakat diharapkan bisa mempertahankan nyawa seseorang sampai mendapat bantuan dari tenaga kesehatan.


”Pelatihan yang diberikan seperti pijat jatuh bangun, bagaimana bisa membuka napas seseorang, pemeriksaan nada, memberikan bantuan pernapasan yang benar,” harap pria yang juga menjabat sebagai dokter UGD di RSU Lukas itu.

Ketua pelaksana dr Rika Herawati menambahkan, pelatihan bantuan hidup dasar ada dua lokasi. Yakni, di dinas kebudayaan dan pariwisata serta di dinas perhubungan. Konsepnya sama. Lebih kurang diikuti oleh 30 orang. ”Harusnya semua OPD. Namun, dua OPD ini masih percobaan,” terangnya.

Baca Juga :  RSU Mohammad Noer Bakal Dipindah

Doker Rika menambahkan, pelatihan tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain itu, para peserta pelatihan memperoleh sertifikat dari rumah sakit. ”Bisa memberikan bantuan dasar kepada korban. Itu yang kami harapkan. Jadi, bantuan pertama bisa dilakukan di Bangkalan,” tuturnya.

Kepala JPRM Biro Bangkalan Fathorrahman menyambut baik kerja sama yang dijalin dengan RSU Lukas. Diharapkan, apa yang sudah dilaksanakan bermanfaat dan disambut baik oleh masyarakat. Terutama, yang sudah mengikuti kegiatan tersebut. ”Pelatihan bantuan hidup dasar kegiatan yang positif dan perlu digelorakan. Karena banyak ditemui, ketika ada insiden, masyarakat hanya bisa melihat tanpa memberikan bantuan,” jelas pria yang akrab disapa Oonk itu. (rul/rus)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/