alexametrics
21.2 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Pengajuan Kuota 3.569 CPNS Belum Direspon Kemen PAN-RB

BANGKALAN – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan sudah mengajukan formasi CPNS ke Kemen PAN-RB. Totalnya 3.569 kuota. Namun, hingga saat belum ada jawaban dari pemerintah pusat.

Sekretaris BKPSDA Bangkalan Ari Murfianto mengutarakan, idealnya kuota formasi CPNS turun pada bulan ini. Hanya, dalam praktik dan berkaca pada tahun sebelumnya, Kemen PAN-RB baru memberi kepastian pada akhir tahun.

”Belum turun dan belum ada perkembangan sampai sekarang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Madura Selasa (26/6).

Ari mengingatkan masyarakat tidak gampang termakan informasi hoaks. Sebab, belakangan ini banyak kabar kuota formasi CPNS turun. Padahal, dari Kemen PAN-RB tidak ada pemberitahuan sama sekali ke daerah. ”Yang jelas belum. Makanya, jangan sampai termakan berita-berita hoaks,” imbaunya.

Baca Juga :  Pengajuan Kuota CPNS Belum Direspons

Apalagi, lanjut Ari, misalnya percaya kepada pihak-pihak tak bertanggung jawab yang berjanji bisa meloloskan menjadi CPNS. Itu tidak perlu ditanggapi. Sebab, bisa saja ada unsur penipuan.

”Tidak usah percaya begitu-begituan. Pada saatnya nanti kalau memang ada, pasti kami umumkan,” ujarnya.

Menurut Ari, kuota formasi CPNS yang diajukan ke Kemen PAN-RB berlaku untuk umum. Namun, diprioritaskan untuk bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. ”Tiga bidang yang diprioritaskan. Tentu berdasarkan kebutuhan daerah,” jelasnya.

Terlebih, untuk 2018 terdapat 280 pegawai abdi negara di lingkungan Pemkab Bangkalan yang memasuki usia pensiun. Pengajuan kuota formasi CPNS tentu acuannya juga berdasarkan hal tersebut.

”Dari Juni–Desember ada 280 PNS yang pensiun. Jadi itu juga menjadi dasar,” terangnya.

Baca Juga :  Ketersediaan Mal Pelayanan Masih Minim

Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD Bangkalan Mahmudi mengatakan, sekecil apa pun informasinya mengenai kuota CPNS harus diumumkan. Dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui dan lebih update sehingga tidak mudah tertipu. ”Karena itu sangat penting. Apalagi, mengenai formasi CPNS,” sarannya.

 

BANGKALAN – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan sudah mengajukan formasi CPNS ke Kemen PAN-RB. Totalnya 3.569 kuota. Namun, hingga saat belum ada jawaban dari pemerintah pusat.

Sekretaris BKPSDA Bangkalan Ari Murfianto mengutarakan, idealnya kuota formasi CPNS turun pada bulan ini. Hanya, dalam praktik dan berkaca pada tahun sebelumnya, Kemen PAN-RB baru memberi kepastian pada akhir tahun.

”Belum turun dan belum ada perkembangan sampai sekarang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Madura Selasa (26/6).


Ari mengingatkan masyarakat tidak gampang termakan informasi hoaks. Sebab, belakangan ini banyak kabar kuota formasi CPNS turun. Padahal, dari Kemen PAN-RB tidak ada pemberitahuan sama sekali ke daerah. ”Yang jelas belum. Makanya, jangan sampai termakan berita-berita hoaks,” imbaunya.

Baca Juga :  Evaluasi SAKIP 2018, Sumenep Kembali Raih Predikat B

Apalagi, lanjut Ari, misalnya percaya kepada pihak-pihak tak bertanggung jawab yang berjanji bisa meloloskan menjadi CPNS. Itu tidak perlu ditanggapi. Sebab, bisa saja ada unsur penipuan.

”Tidak usah percaya begitu-begituan. Pada saatnya nanti kalau memang ada, pasti kami umumkan,” ujarnya.

Menurut Ari, kuota formasi CPNS yang diajukan ke Kemen PAN-RB berlaku untuk umum. Namun, diprioritaskan untuk bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. ”Tiga bidang yang diprioritaskan. Tentu berdasarkan kebutuhan daerah,” jelasnya.

Terlebih, untuk 2018 terdapat 280 pegawai abdi negara di lingkungan Pemkab Bangkalan yang memasuki usia pensiun. Pengajuan kuota formasi CPNS tentu acuannya juga berdasarkan hal tersebut.

”Dari Juni–Desember ada 280 PNS yang pensiun. Jadi itu juga menjadi dasar,” terangnya.

Baca Juga :  Sepi, Sulit Dapat PAD dari Terminal

Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD Bangkalan Mahmudi mengatakan, sekecil apa pun informasinya mengenai kuota CPNS harus diumumkan. Dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui dan lebih update sehingga tidak mudah tertipu. ”Karena itu sangat penting. Apalagi, mengenai formasi CPNS,” sarannya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/