
BANGKALAN, RadarMadura.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan meluncurkan Learning Management System (LMS) Kelas Digital di UPTD SMP Negeri 2 Bangkalan, Selasa (27/10).
Sistem tersebut dirancang untuk mengintegrasikan sejumlah kegiatan belajar mengajar (KBM) dalam satu platform digital.
Kepala Dispendik Bangkalan Moch. Musleh mengatakan, peluncuran LMS tersebut disertai workshop media dan strategi pembelajaran interaktif.
Tujuannya, meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi di kelas.
Menurut dia, pemanfaatan teknologi perlu disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran.
Perangkat digital juga tidak menggantikan peran guru dalam mendidik dan membimbing anak didik.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dispendik Bangkalan Muhaimin menyebut LMS di SMPN 2 Bangkalan menjadi yang pertama diterapkan pada tingkat satuan pendidikan SMP di daerah tersebut.
Melalui sistem itu, sejumlah komponen pembelajaran dapat diintegrasikan.
Mulai dari perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, sumber belajar, lembar kerja, hingga penilaian siswa.
”Semua aktivitas akan terekam dalam LMS secara akurat. Termasuk aktivitas siswa, baik secara individual, kelompok, maupun klasikal dalam pembelajaran,” katanya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




